Showing posts with label Idola. Show all posts
Showing posts with label Idola. Show all posts

Tuesday, August 16, 2011

Fabregas resmi jadi pemain Barcelona

Cesc Fabregas menggunakan kostum no. 4
Cesc Fabregas menandatangani kontrak selama lima tahun dengan Barcelona dalam sebuah jual beli senilai £35 juta untuk Arsenal.

Mantan kapten tim London utara berusia 24 tahun itu mengatakan ia pulang kampung untuk menghadapi tantangan terbesar dalam hidupnya.Barcelona mencantumkan klausul dalam kontrak pemain itu senilai £175 juta kalau ada klub yang ingin membeli sebelum masa kontraknya habis.



Fabregas menambahkan: ''Saya menunggu begitu lama untuk saat seperti sekarang ini. Setelah delapan tahun semoga saya meninggalkan kenangan indah untuk kalian (Arsenal) semua.''

Barcelona akan membayar sekitar £25,4 juta didepan, dengan Fabregas merogoh koceknya sendiri sekitar £880.000 untuk menambahi harga yang sudah disepakati.

Arsenal juga akan menerima sekitar £4,4 kalau Barcelona sampai menjuarai dua gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions dalam waktu lima tahun kedepan.

Fabregas mengatakan ia siap diturunkan melawan Real Madrid di leg kedua Piala Super Spanyol, tetapi ia sadar bahwa tak akan mungkin masuk ke tim begitu saja.

''Saya datang ke sini dengan penuh kesadaran, saya perlu banyak belajar dan saya tahu akan bisa banyak belajar dari pelatih dan tim yang hebat ini.''

''Saya telah bermain dengan dua diantara mereka (Lionel Messi dan Gerard Pique) sejak berusia 13 tahun dan juga dengan beerapa yang lain di tim Spanyol di bawah 18 tahun, jadi saya banyak mengenal mereka dengan baik.''

BBC INDONESIA
source


read more...

Wednesday, June 08, 2011

Brasil Menang di Partai Perpisahan Ronaldo

Ronaldo saat juara piala dunia 2002 di Jepang
Sebuah laga emosionil baru saja dilalui Ronaldo Luiz Nazario da Lima bersama timnas Brasil kala menjamu Rumania di Sao Paulo, (7/6). Partai testimonial buat mantan striker berjuluk R9 itu berakhir dengan kemenangan buat Selecao.

Meski hanya bermain kurang dari 20 menit, Ronaldo masih mampu menyajikan permainan menawan. Tubuh yang semakin gemuk tak mempengaruhi stamina legenda Selecao tersebut untuk bermain dari akhir babak pertama hingga turun minum.



Pada saat turun minum, Ronaldo mengucapkan salam perpisahan kepada fans dengan berkeliling lapangan sambil membentangkan bendera Brasil.

"Terima kasih atas apa yang sudah kalian berikan selama karier saya," ucap Ronaldo kepada fans. "Terima kasih telah menerima saya apa adanya. Untuk ikut menangis ketika saya menangis. Tersenyum ketika saya juga tersenyum."

Para fans yang memadati staion memang sengaja hadir untuk ikut merayakan partai perpisahan Ronaldo. Tak heran jika hampir di seluruh penjuru stadion terlihat spanduk-spanduk yang bertuliskan ucapan perpisahan untuk sang bintang.

"Brasil berterima kasih kepada Ronaldo," tulis sebuah spanduk yang dibentangkan oleh fans.

"Cuma ada satu Ronaldo," bunyi pada spanduk lainnya.

Pada awal laga, Pelatoh Selecao, Mano Menezes memang sengaja tak memasang Ronaldo sebagai starter. Posisi trisula ujung tombak dipercayakan kepada Neymar, Robinho, dan Fred. Bahkan, Fred juga yang mampu mencetak satu-satunya gol kemenangan Brasil pada menit ke-21.

Sepuluh menit setelah mencetak gol, Menezes akhirnya menarik keluar Fred, dan digantikan oleh Ronaldo. Sambutan meriah diberikan oleh fans yang hadir di stadion setiap sang legenda menyentuh bola. Sayang dia gagal membukukan gol pada laga ini meski mendapat beberapa peluang.

"Saya punya tiga kesempatan, tapi sayang tak bisa mencetak gol di partai terakhir saya," ucap Ronaldo sedikit menyesal.

Selama kariernya, Ronaldo memang masih menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi Selecao dengan 67 gol dari 104 penampilan. Dia cuma kalah dari legenda lain, Pele yang membukukan 95 gol selama kariernya.

Selama kariernya, Ronaldo sudah beberapa kali pindah klub. Klub pertamanya di Eropa adalah bersama PSV Eindhoven. Puncak karier dirasakan saat berseragam Barcelona, sebelum akhirnya sempat juga bermain bersama Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan.

Debut bersama timnas dirasakan saat usianya menginjak 17 tahun, pada 1994 silam. Puncak prestasi bersama Selecao adalah ketika mencetak dua gol ke gawang Jerman, dan membawa Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya pada 2002.

(Irawan | duniasoccer)
source
read more...

Tuesday, February 15, 2011

Ronaldo pensiun dari sepakbola

Ronaldo Luis Nazario De Lima - Barcelona 96-97
Dalam usia 34 tahun, penyerang Brasil Ronaldo Luiz Nazario de Lima menyatakan pensiun dari sepak bola profesional dengan alasan cedera punggung yang disebutnya sulit pulih sempurna dan menyiksanya. Menurut Sky Sports, keputusan ini berlaku efektif segera setelah pengumuman tersebut.

"Seperti yang bisa Anda bayangkan dan Anda dengar selama sejak akhir pekan lalu, aku berada di sini untuk menyatakan menutup karierku sebagai pesepak bola profesional," kata Ronaldo."Aku tak bisa bermain lebih lama. Aku ingin terus, tetapi aku tak kuat melakukannya lagi. Aku berpikir bisa pulih, tetapi aku tak bisa melakukannya sesuai keinginanku. Waktuku sudah tiba. Adalah badanku yang menyakitiku. Pikiranku mengatakan terus, tetapi tubuhku tak kuat lagi," tambahnya.

Ronaldo mengawali karier sebagai pemain profesional di Cruzeiro pada 1993. Ia kemudian berpindah-pindah ke sejumlah klub besar Eropa, mulai dari PSV Eindhoven (1994–1996), Barcelona (1996-1997), Inter Milan (1997-2002), Real Madrid (2002-2007), AC Milan (2007-2008).

Dari Milan, ia bergabung dengan Corinthians. Pada 2010, ia meneken kontrak baru yang berlaku sampai akhir 2011 dan mengatakan akan pensiun setelahnya. Namun, sesuai pemberitaan Sky Sports, Ronaldo terpaksa mundur lebih cepat dari perkiraannya sendiri.

Selain Milan dan Cruzeiro, semua klub tersebut pernah dibawa Ronaldo meraih sejumlah gelar, misalnya Piala KNVB 1996, Copa del Rey dan Piala Winner 1997, Piala UEFA 1998, Liga BBVA 2002-2003 dan 2006-2007, Campeonato Paulista dan Copa do Brasil 2009.

Untuk karier internasionalnya, Ronaldo membela Brasil pada 1994-2006. Selama periode itu, ia membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 1994 dan 2002, Copa America 1997 dan 1999, dan Piala Konfederasi 1997.

Itu masih ditambah sejumlah prestasi dan rekor pribadi, yaitu Pemain Terbaik Dunia 1996, 1997, dan 2002 dan pemegang rekor gol terbanyak Piala Dunia, yaitu 15 gol dari penampilan di empat turnamen.

Ronaldo pensiun dalam usia relatif muda. Menurut pemberitaan di Eropa dan Brasil, itu karena ketika berada pada masa jaya, Ronaldo tidak disiplin, terutama dalam gaya dan pola hidup.

Namun, mengacu prestasi yang ditorehkannya, ia masih layak pensiun dari dunia sepak bola dengan tetap menyandang julukan "The Phenomenon". Sejumlah media Inggris bahkan menyebutnya sebagai Ronaldo sejati dengan R9.

Itu mengacu kepada sosok Ronaldo lain, yaitu gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang dikenal dengan CR7.
(Tjatur Wiharyo - kompas)
read more...

Wednesday, January 26, 2011

Boaz Bisa Loncat ke Ajax Amsterdam atau ke Liga Spanyol

Boaz Salossa - Persipura Jayapura
Pemain sayap Indonesia, Boaz Salossa, dikabarkan tengah diincar klub Belanda, VVV Venlo. Menurut promotor sepak bola Belanda, Ruud JC Voll, bila sukses direkrut Venlo, masa depan Boaz akan sangat cerah.

"Saya tidak heran kalau Boaz bisa loncat dari Venlo ke Ajax Amsterdam atau bahkan ke liga Spanyol." kata Voll seperti dikutip Radio Nederlan Worldwide, Rabu (26/1).
Voll melaporkan sedang memfasilitasi pendekatan striker Persipura kelahiran 16 Maret 1986 itu dengan klub VVV Venlo. Kata dia, klub sedang mempelajari track record dan video Boaz.

"Termasuk penampilan Boaz Solossa yang membuat mata dunia terbuka, ketika menerobos sisi kiri pertahanan timnas Uruguay dan mengelabuhi kiper Juan Castilo, 16 Oktober 2010," katanya.

Menuruti dia, Boaz bisa menjadi pemain pertama kelahiran Indonesia yang melakoni liga paling bergengsi di Belanda. "Boaz adalah striker terbaik Indonesia saat ini. Kalau dia bisa membobol gawang Uruguay, maka dia juga bisa menembus jala Ajax," ungkap Voll yakin.
(yahoo-news)
source
read more...

Wednesday, January 12, 2011

Lionel Messi Raih FIFA Ballon d’Or 2010

11 Pemain Pilihan FIFA Fifpro World XI
Pemain Barcelona dan bintang Argentina Lionel Messi menangkan FIFA Balon d’Or untuk kategori pemain FIFA terbaik. Messi mengalahkan rekan setimnya Andres Iniesta dan Xavi untuk kategori yang sama.

Bahkan Messi tak hanya memperoleh satu penghargaan diacara tersebut. Messi menjadi satu-satunya pemain yang menerima dua penghargaan sekaligus yaitu FIFA World Player dan Ballon d’Or Last Season. Kemenanganya ini tentu saja tak luput dari prestasi yang diperolehnya sejak tahun lalu sebagai bagian dari Barcelona yang telah memenangkan Divisi Primera dengan mencetak 47 gol disemua kompetisi.



“Ini adalah hari yang sangat istimewa bagi saya,” sambut Messi saat memberi piato singkat akan keberhasilannya ini.

“Saya tidak berharap untuk bisa menang. Berada disini sudah menjadi kehormatan bagi saya, apalagi bisa berkumpul dengan teman-teman saya, dan istimewa sekali saya dapat menjadi pemenangnya,” imbuhnya.

Karir Messi di Barcelona saat ini tercatat telah menghasilkan 155 gol dalam 240 pertandingan, dan 15 gol dalam 53 laga untuk Argentina. Walaupun pemain ini telah gagal untuk menghantarkan Argentina melaju ke babak perempat final di Piala Dunia tahun kemarin, akan tetapi Messi masih dinilai masih mampu meningkatkan kemampuannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Gol lain yang dibuatnya adalah 18 gol di La Liga dari 15 pertandingan, dan 28 gol dalam 26 laga di musim ini. Cesc Fabregas bahkan men-tweet di akun Twitternya dan mengucapkan selamat kepadanya.

“Leo Messi, pemain terbaik dunia! Selamat juga untuk Xavi dan Iniesta. Mereka semua menjaga Spanyol berada diatas dan kami bangga pada kalian,” ungkap Fabregas lewat akun Twitternya. (morie - wartabola)

11 Pemain Pilihan FIFA Fifpro World XI

Klub Barcelona menyumbangkan jumlah pemain paling banyak di Tim Terbaik pilihan FIFA FIFPro. Dari 11 pemain, ada enam yang berasal dari Azulgrana.

Pengumuman FIFA Fifpro World XI ini dilakukan di Zurich, Swiss, hari Senin, 10 Januari 2011. Sukses para pemain Barcelona ini menyusul terpilihnya striker Lionel Messi sebagai Pemain Terbaik Dunia.

Enam pemain Barca yang masuk tim XI adalah Gerrard Pique , Carles Puyol, Xavi, Andres Iniesta, Messi dan David Villa. Inter Milan menyumbang Lucio, Douglas Maicondan Wesley Sneijder. Dua pemain lainnya berasal dari Real Madrid, Iker Casillas dan Cristiano Ronaldo.

FIFA Fifpro World XI
Kiper: Casillas
Belakang: Maicon - Pique - Lucio - Puyol
Tengah: Xavi - Sneijder - Iniesta
Depan: C. Ronaldo - Villa - Messi
(Irvan Beka - vivanews)
source
source
read more...

Monday, May 03, 2010

Pavel Solimin Mulai Mengerti Bahasa Indonesia

Tidak terasa keberadaan striker Pavel Solomin sudah tiga bulan di Sriwijaya FC. Pemain kelahiran Uzbekistan ini 15 Juni 1982 ini mulai belajar banyak tentang kultur yang ada di Indonesia terutama Palembang. Ditemani isteri tercinta, Anastasia saat pulang dari Selangor Malaysia ke Palembang, Pavel banyak bercerita dengan wartawan koran ini.
“Ya, tidak terasa saya sudah tiga bulan di Palembang dan sudah banyak belajar tentang kebiasaan yang ada di Indonesia terutama pada iklim sepak bola. Adaptasi cuaca yang sangat berbeda dengan Uzbekistan tidak ada masalah lagi begitu juga dengan kendala bahasa yang selama ini menjadi masalah sudah saya pelajari sedikit demi sedikit. Begitu juga dengam makanan tidak masalah dan saya paling suka nasi goring dan sop buntut,” ujar Pavel sambil tersenyum kepada isterinya Anastasia saat berada di pesawat Air Asia Kamis kemarin (29/4).
Topskor Liga Uzbekistan tahun 2003 ini belajar banyak bahasa Indonesia dengan Alamsyah Nasution dan Oktavianus. “Alamsyah dan oktavianus adalah guru saya dalam bahasa Indonesia. Saya juga mengajari mereka berdua bahasa Inggris. Jadi saya harus cepat bisa bicara bahasa Indonesia. Saya sudah bisa mengucapkan apa kabar, selamat pagi, mau ke mana? Dan lain sebagainya,” lanjutnya.
Untuk iklim kompetisi sepak bola di Indonesia yang cukup keras tidak terlalu masalah bagi mantan pemain Traktor Tashkent ini. “Memang saya sempat terkejut permainan sepak bola di Indonesia, tapi lama kelamaan saya sudah mengerti dan sekarang tidak ada lagi masalah dan enjoy bermain. Apalagi isteri saya selalu support dan memberi dukungan,” tambahnya.
Sementara itu, sang istri Anastasia untuk sementara cuti sebagai model dan instruktur model di Uzbekistan. Bahkan sejak dikontrak secara resmi oleh Sriwijaya FC Februari lalu, wanita berpaspor Rusia ini turut serta ke Palembang. “Untuk sementara saya cuti dulu dari dunia model dan focus mengurus suami. Sekaligus menikmati bulan madu di Palembang karena kami baru menikah 5 bulan lalu,” ujar model produk kecantikan Neways dari Amerika Serikat ini.
Tak hanya itu wanita kelahiran Rusia, 16 Januari 1988 ini berharap cepat mempunyai momongan. “Saya dan Pavel sudah ada rencana ingin punya dua anak saja. Tapi itu tergantung dari pemberian Tuhan nanti dan kami tetap bersyukur dan sabar menanti kehadiran anak,” pungkas wanita yang sejak umur 14 tahun ini menjadi model di Uzbekistan ini. (31)

[sumeks]
read more...

Friday, February 05, 2010

Kurniawan Ingin Pensiun Pada Usia 35 Tahun

Nama Kurniawan Dwi Julianto sudah tak setenar dulu. Jebolan timnas Primavera itu juga sudah tak gesit lagi. Namun Kurus berniat untuk tetap merumput hingga berusia 35 tahun.

"Sekarang saya sudah menginjak usia 33 tahun. Saya akan pensiun saat usia saya sudah 34 atau 35 tahun," kata Kurniawan belum lama ini.
Menurut striker yang akrab disapa Kurus itu, belum ada gambaran yang jelas mengenai kegiatan yang akan ditekuninya saat pensiun nanti. Dia juga belum terfikir untuk menjadi seorang pelatih.

"Mungkin lebih kepada pembicara pada acara seminar-seminar yang berkaitan dengan sepakbola," katanya.

Kurus menjadi salah seorang legenda hidup sepakbola nasional. Pria kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 itu merupakan jebolan timnas Primavera yang sempat bermain di Liga Swiss bersama FC Laucerne.

Bersama timnas, Kurniawan merupakan striker yang paling ditakuti oleh tim-tim Asia Tenggara. Dari 33 kali berkostum timnas, Kurus mampu mencetak 33 gol. Rekor ini baru mampu dipatahkan oleh Bambang Pamungkas tahun lalu.

Karir Kurus sempat menurun saat dia terjerumus pada narkoba. Namun dia berhasil bangkit dan kembali mewarnai sepakbola nasional.

Pelita menjadi klub Indonesia pertama yang dibela Kurus setelah kembali dari FC Laucerne (1996-1999).

Selepas dari Pelita, Kurus lalu membela PSM Makassar (1999-2001). Bersama Juku Eja, Kurus berhasil merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia 1999/2000.

Selanjutnya Kurniawan pindah ke PSPS Pekanbaru (2001-2003). Kurus diboyong dari PSM dengan bandrol Rp 1 Miliar. Namun sayang, Kurus gagal membawa Askar Bertuah mengikuti jejak PSM.

Kurniawan kembali berganti kostum menjadi pemain Persebaya (2004). Bersama tim Bajul Ijo, Kurus kembali merasakan gelar juara Liga Indonesia.

Namun cedera yang menimpanya membuat karirnya melorot. Setelah gagal menunjukkan performa terbaiknya. di Persija Jakarta (2005), Kurus memutuskan untuk mengadu nasib di negeri Jiran bersama Serawak FC.

Sayang kontraknya bersama tim ini tak berlangsung lama. Dia akhirnya pindah ke PSS Sleman (2006). Setahun kemudian Kurus berlabuh di Persitara sebelum akhirnya pindah ke Persisam (2008/2009).

Bersama Persisam Kurus sempat bersinar. Dia sukses membawa Elang Borneo hingga ke final. Namun perjalananya tidak berakhir mulus. Kurus dipecat karena absen di final melawan PSPS

Saat itu, Kurus meninggalkan Samarinda untuk melangsungkan pernikahannya di Jakarta. Kurus akhirnya didepak dan memilih untuk bergabung bersama Persela Lamongan.

"Dua tahun ke depan akan menjadi tantangan bagi saya untuk bisa mengimbangi pemain-pemain yang ada di Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010," pungkas Kurniawan.

[Marco Tampubolon - vivanews]
read more...

Wednesday, February 03, 2010

Irfan Bachdim Percaya Pepatah Johan Cruijff

Belanda. Walau kecewa gagal mendapat kontrak di Persija dan Persib, Irfan Bachdim tidak patah semangat. Tiga pekan di Indonesia bahkan menebalkan niatnya bisa merumput di Indonesia.

Pepatah yang pertama kali dipakai maestro sepakbola Belanda, Johan Cruijff "Elk nadeel heeft zijn voordeel" yang artinya, 'dibalik setiap kerugian selalu ada keuntungannya.' terlontar dari mulut Irfan Bachdim.

Ungkapan itu mendasari perbincangan di rumah Irfan di Mijdrecht dekat Amsterdam. Pertemuan dengan dua wartawan Radio Nederland, Selasa siang 2-2-2010 itu diiringi cuaca gerimis dan jalan yang masih bersalju.

Walau suhu di luar sangat dingin namun suasana ruang tamu itu terasa hangat. Seperti bisa terasa di video versi bahasa Belanda. Sub-title bahasa Indonesia menyusul.



Persiapan
Bagi cowok ramah 21 tahun itu, tiga pekan di Indonesia memberikan kekayaan pengalaman tentang sepakbola Indonesia. Ia tidak kelihatan marah atau kesal kepada pihak manapun. Ia mengaku kecewa dengan 'terlalu cepat' kembali ke Belanda. Menurutnya karena persiapan yang kurang dari semua pihak, termasuk dirinya.

Momentum

Kegagalan lamaran ke Persib, baginya bukan kesalahan klub Maung Bandung. Dia menyayangkan momentum kedatangannya di Kota Kembang yang tidak pas. Proses pendekatan di Persib kurang mulus karena tim inti sedang main tandang di Kalimantan. "Seharusnya minggu kedua ke Bandung, dan minggu pertama ke Persija dulu." katanya.

Sementara luputnya pendekatan dengan Persija, menurutnya karena momentum yang juga tidak tepat. Dengan penuh kesadaran dan kesabaran dia mengatakan bahwa Macan Kemayoran tidak bisa mengikat dia karena sedang membidik dua pemain lain yang mengenal medan dipandang lebih cocok.

Antusias
Irfan tidak meragukan niat baik semua orang di Jakarta, dari pelatih Benny Dollo, staf, dan sesama pemain semuanya memberikan sambutan yang antusias. Sambutan yang tidak ditemukan di klub yang pernah dia lakoni di Belanda.

"Di Jakarta saya tidak kesulitan berkomunikasi, hampir semua pemain bicara bahasa Inggris." kata pemuda yang mencicipi hidup sepekan di mes Persija. "Apalagi fans Jakmania yang selalu meriah dengan atribut serba Oranye."kata Irfan sambil menunjukkan foto di laptopnya.

Tetap Bermimpi
Di akhir perbicangan Irfan menyatakan bahwa kekecewaan itu adalah rasa yang positif. Karena saya suka dengan sepakbola Indonesia yang hidup dan dinamis. Saya sudah terlanjur jatuh cinta sama sepakbola Indonesia, terutama Persija. "Saya akan berusaha maksimal untuk bisa menjadi bagian dari tim inti di Jakarta."

Tiga pekan kunjungan di Indonesia, 'tanpa hasil' tidak mematahkan niatnya menggapai mimpi. Malah sebaliknya, "Impian itu bahkan semakin menguat sejak kunjungan saya ke Indonesia."

[Eka Tanjung - rnw.nl]
read more...

Tuesday, December 22, 2009

Lionel Messi Pemain Terbaik FIFA 2009

Zurich - Seperti telah diprediksikan, Lionel Messi menggondol penghargaan pemain terbaik FIFA 2009. Pengakuan tersebut melengkapi status terbaik yang dia dapat dari France Football di awal bulan lalu.

Dalam gala yang dilangsungkan di Zurich, Selasa (22/12/2009) dinihari WIB, Messi menggalahkan empat pemain lainnya yang jadi kandidat penghargaan tersebut. Keempat pemain tersebut adalah Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Kaka dan juara tahun lalu Cristiano Ronaldo.
Penghargaan ini melengkapi torehan Messi di sepanjang musim 2008/2009 yang memang sangat fantastis. Pesepakbola 22 tahun asal Argentina itu mengantar Barcelona meraih enam tropi, termasuk Piala Dunia Antar Klub di mana dia mencetak gol penentu kemenangan timnya dalam laga final kontra Estudiantes.

Messi sebelumnya juga sudah dikukuhkan menjadi yang terbaik oleh France Football dan berhak membawa pulang Ballon d'or. Sama seperti penghargaan FIFA ini, dia juga mengalahkan Ronaldo, Kaka, Iniesta dan Xavi.

Penghargaan lain yang sudah diraih Messi sebelumnya adalah pemain terbaik Liga Champions 2008/2009, pemain terbaik versi World Soccer serta top skorer Liga Champions dengan sembilan gol yang dia persembahkan buat The Catalans.

Pemain Terbaik 2009 FIFA
Lionel Messi: 1.073 poin.
Cristiano Ronaldo: 352 poin
Xavi: 196 poin

[detiksport/sepakbola]
read more...

Thursday, December 03, 2009

Laura Basuki Kaget Jadi Host Piala Dunia 2010

Jakarta - Aktris pendatang baru Laura Basuki merasa sangat terkejut ketika dirinya terpilih sebagai host Piala Dunia 2010. Laura tentu kaget, karena baru setahun belakangan dirinya menggandrungi sepakbola.

"Setelah main film Gara-gara Bola, aku makin suka. Tiap kali ada pertandingan aku pasti nonton bola. Suka teriak-teriak sendirian di rumah. Biarpun sampai malam, aku jabanin," kisah Laura yang sempat disebut-sebut mirip Miyabi itu saat ditemui di
Press Conference Pengumuman RCTI & GLOBAL TV Sebagai Licensed TV
Broadcaster 2010 FIFA WORLD CUP South Africa di Indonesia di Electronic City, SCBD, Jakarta, Rabu (2/12/2009).

Bukan hanya menonton semua pertandingan sepakbola yang dilakoni Laura. Ia kini juga melahap semua bacaan tentang si kulit bundar. Bacaan itu bisa didapatkannya dari koran, majalah atau pun internet.

"Sekarang setiap hari baca koran bola. Aku juga suka nyari profil pemain bola di internet. Pokoknya sekarang aku addicted banget, gila bola," jelasnya.

Sayangnya sebagai penggila bola, ada satu yang kurang dari bintang iklan sabun itu. Ia tidak mengumpulkan merchandise bola.

"Nggak boleh sama mama, soalnya suka ngeberantakin rumah," ujar Laura yang hanya punya satu merchandise yaitu kaos tim Barcelona.

Ngomong-ngomong apa persiapan Laura menjelang jadi host Piala Dunia 2010?

"Aku paling diskusi sama Christian (Christian Sugiono menjadi partner Laura-red)," pungkas dara 21 tahun itu.

[detikhot]
read more...

Tuesday, December 01, 2009

Totti Luncurkan Situs Pribadi

Roma - Francesco Totti akan semakin dekat dengan para penggemarnya di seluruh dunia setelah kapten AS Roma itu meluncurkan situs resmi pribadinya. Rencananya francescototti.com akan bisa dikunjungi mulai Selasa (1/12/2009) sore waktu setempat.

Acara peluncuran itu sudah dilakukan dan dihadiri oleh Phillipe Mexes dan Danielle De Rossi, pelatih Il Lupi Claudio Ranieri dan walikota Roma Gianni Alemanno beserta beberapa tamu undangan.
Menurut informasi dari forzaroma.info sudah ada 8000 anggota yang mendaftar ke website tersebut dan setelah aktif akan terbuka bebas untuk pengagum Totti di penjuru dunia.

Ranieri selaku pelatih Totti di Roma menyambut gembira rencana anak asuhnya tersebut. Ia menilai kalau dibuatnya situs tersebut bisa lebih mendekatkan Totti kepada para fansnya dan bisa berefek positif kepada pemain itu sendiri.

"Aku yakin ini adalah suatu hal yang penting untuknya dan seluruh fans yang ingin lebih dekat dengan pemain favoritnya," ungkap Ranieri seperti dikutip Goal.

"Ini adalah berita baik untuk fans dari Italia maupun luar Italia karena Totti adalah pemain berkaliber internasional. Kami kesini untuk sebuah momen yang baik. Tentang derby Roma? Itu akan jadi sebuah momen indah lainnya," tukas Ranieri sembari menunjuk laga melawan Lazio akhir pekan ini.

Totti bagi Roma adalah pemain yang sangat spesial karena sudah jadi simbol serta nyawa klub berlambang Serigala itu. Tanpa Totti Roma seperti serigala tanpa taring.Contohnya musim ini buktinya ketika Totti absen awal Oktober lalu Roma pun limbung dengan hanya meraih dua kemenangan dari dua laganya.

Dua laga terakhir di mana Totti akhirnya merumput usai pulih dari cedera lutut, Roma pun meraup enam poin. Bahkan laga debut Totti melawan Bari dua pekan lalu diwarnai dengan hat-trick penyerang 30 tahun itu.

Suami Ilary Blasy itu adalah produk asli akademi Roma. Memulai debutnya pada tahun 1992, hingga kini Totti sudah tampil sebanyak 553 kali dan menyumbang 239 gol di seluruh kompetisi.

[detiksport/sepakbola]
read more...

Messi Pemain Terbaik Eropa 2009

Paris - Kemampuan Lionel Messi semakin mendapatkan pengakuan. Striker Barcelona ini meraih penghargaan bergengsi dengan dinobatkannya sebagai pemain terbaik Eropa 2009.

Messi telah diumumkan oleh France Football sebagai pemain terbaik Eropa tahun ini atau Ballon d'Or. Striker Barcelona berusia 22 tahun ini berhasil mengalahkan pesaingnya yaitu Cristiano Ronaldo yang juga merupakan peraih gelar sebelumnya.
Striker berusia 22 tahun ini unggul jauh dari Ronaldo dalam voting yang dilakukan para jurnalis di seluruh dunia. Messi mendapatkan 473 poin dan ini adalah sebuah rekor baru, sedangkan Ronaldo mendapatkan 233 suara.

Messi juga menjadi peraih Ballon d'Or termuda sejak Michael Owen memenangi gelar tersebut pada usia 21-tahun di 2001. Ia juga menjadi pemain pertama Argentina yang berhasil meraih penghargaan ini.

Performa Messi bersama Barca selama tahun ini memang luar biasa. Ia memiliki peran penting dalam kesuksesan Barcelona memenangi gelar treble di tahun ini yaitu La Liga, Liga Champions dan juga Copa del Rey.

[detiksport/sepakbola]
read more...

Wednesday, November 04, 2009

Kaka: Grazie, Milanisti

Milan - Untuk pertama kalinya sejak hengkang dari AC Milan, Kaka kembali ke Stadion San Siro sebagai lawan. Kaka berterima kasih kepada Milanisti atas sambutan mereka yang ramah.

Kaka datang ke San Siro bersama Real Madrid, tim yang membelinya dengan harga 72 juta euro, dalam pertandingan lanjutan Liga Champions Grup C, Rabu (4/11/2009) dinihari WIB.
Sebelum pertandingan, para suporter Milan membentangkan spanduk untuk menyambut Kaka dan menyanyikan namanya. Jasa besar Kaka selama enam tahun berbaju Rossoneri belum dilupakan Milanisti.

"Itu sangat indah, seperti yang saya perkirakan. Saya punya banyak kenangan indah di San Siro dan ini adalah salah satu momen emosional. Saya berterima kasih kepada fans atas hadiah ini," kata Kaka dikutip Football Italia.

"Tidaklah mudah menghadapi beragam emosi seperti ini, tapi saya sudah siap dan tahu ini akan berat. Saya mencoba menepikan perasaan itu dan fokus ke sepakbola," tukas gelandang berusia 27 tahun itu.

Faktor Kaka telah membuat laga Milan kontra Madrid menjadi spesial. Sebelum pertandingan, sempat muncul riak-riak kecil seperti saat Marco Boriello menyebut kemampuan Kaka turun sejak berbaji Los Blancos.

"Saya datang ke ruang ganti Milan sebelum kick off dan bercanda soal itu. Dia bilang itu bukan maksud dia, hal itu cuma pelintiran media. Itu tidak masalah," tuntas Kaka.

[detiksport/sepakbola]
read more...

Wednesday, October 21, 2009

Akhirnya, Ngon A Djam Gabung Persebaya

Setelah menunggu tiga bulan, akhirnya pertanyaan fans Persebaya Surabaya terjawab. Ngon A Djam, striker asal Kamerun itu telah mendarat di Kota Pahlawan.

Kegelisahan Bonekmania, suporter fanatik Bajul Ijo akhirnya reda. Kedatangan Ngon juga membuat manajemen Persebaya bernapas lega.

Selasa 20 Desember 2009, Ngon A Djam telah muncul di Mes Eri Erianto (markas Persebaya). Ia langsung bergabung untuk mengikuti latihan bersama dengan skuad Green Force.

Meski sudah mengikuti latihan bersama para pemain Persebaya lainnya di Stadion 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Pengurus Persebaya masih belum bisa memastikan apakah mantan striker Sriwijaya FC itu akan dibawa dalam laga away melawan Pelita Jaya.

Persebaya akan melakoni laga tandang perdana di Liga Super Indonesia (ISL) lawan Pelita di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu 25 Oktober 2009.

"Kalau untuk urusan dibawa atau tidak saat melawan Pelita Jaya kita serahkan ke pelatih. Minimal beban kita (kekuarangan pemain depan) sudah berkurang," kata Asisten Manajer Persebaya, Cholid Goromah di sela latihan bersama Persebaya, Selasa sore, 20 Oktober 2009.

Sementara itu, Pelatih Danurwindo mengaku akan mengambil keputusan pada Jumat pagi, 23 Oktober 2009, atau jelang bertolaknya tim menuju laga away. "Dia harus beradaptasi dulu dengan temannya. Sedangkan dibawa atau tidak lawan Pelita Jaya tergantung Jumat besok," kata Danur usai memimpin latihan.

Ngon A Djam juga sempat menjelaskan keterlambatannya datang ke Kota Pahlawan. Ia harus bertahan lebih lama di Kamerun karena ibunya meninggal dunia pada 9 September 2009 lalu.

Dari pantauan VIVAnews, pemain asal Kamerun ini sangat bersemangat berlatih bersama para pemain lainnya. Saat latihan game, Ngon hanya terlihat duduk santai di pinggir lapangan sambil mengamati strategi yang diterapkan sang pelatih, Danurwindo.

Kedatangan Ngon, tentu sangat menggembirakan Danurwindo. Pasalnya, Persebaya minim stok pemain di lini depan.

Ngon A Djam terbukti mampu tampil tajam bersama Sriwijaya FC, musim lalu. Posturnya yang jangkung juga menjadi keunggulan tersendiri untuk memenangkan duel bola-bola atas.

Dengan hadirnya Ngon, Persebaya tinggal menunggu satu legiun asing lainnya asal Liberia, John Tarkpor. Juga duet yang "dipinjam" timnas U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2009 Laos, Djayusman Triasdi dan Lucky Wahyu.

[vivanews]
read more...

Friday, October 09, 2009

Markus Horison Calon Pemain Terbaik Asia 2009

Jakarta - Asosiasi sepakbola Asia AFC merilis 15 nama yang masuk nominasi pemain terbaik tahun 2009. Dalam daftar tersebut terdapat nama penjaga gawang tim nasional Indonesia, Markus Horison Rihihina.

Daftar yang dikutip dari situs resmi AFC pada hari Kamis (8/10/2009) tersebut didominasi oleh Jepang, Arab Saudi, dan Korea Utara. Terdapat tiga pemain asal Negeri Sakura, serta masing-masing dua pemain dari Arab dan Korut.
Ada pun penentuan nama-nama calon pemain terbaik dilihat berdasarkan penampilan mereka di setiap ajang internasional yang diikuti baik itu di tingkat klub atau pun tim nasional.

Laga final Piala Dunia memiliki poin tertinggi yakni 60, diikuti oleh final Piala Asia, Olimpiade (keduanya 40 poin), kualifikasi Piala Asia (25 poin), kualifikasi Piala Dunia putaran keempat (25 poin), kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga (20 poin).

Sementara itu di tingkat klub akan dihitung dari penampilan di Liga Champions Asia (15 poin) dan AFC Cup (10 poin).

Selain tampil memperkuat Indonesia di ajang internasional bersama tim Merah Putih, Markus juga membela PSMS Medan di kancah AFC Cup. Penjaga gawang yang musim depan membela Arema Malang tersebut membawa Ayam Kinantan hingga 16 Besar sebelum dikandaskan Chonburi 0-4.

Ada pun penganugerahan gelar pemain terbaik digelar pda 24 November di Hotel Shangri-la, Kuala Lumpur, Malaysia.


Nominasi Pemain Terbaik Asia 2009 (berdasarkan Abjad)

Nama-Asal Negera-Klub

Alexander Geynrikh (Uzbekistan; Pakhtakor,Uzbekistan)
Ali Ashfaq (Maladewa; VB, Maladewa)
Baba Malick (Qatar; Umm Salal, Qatar)
Firas Al Khatib (Suriah; Al Arabi/Al Qadisya, Kuwait)
Hadi Aghily (Iran; Sepahan, Iran)
Hong Yong Jo (Korea Utara; Rostov, Rusia)
Kengo Nakamura (Jepang; Kawasaki Frontale, Jepang)
Li Weifeng (China; Suwon Bluewings, Korea Selatan)
Markus Rihihina (Indonesia; PSMS Medan, Indonesia)
Maya Yoshida (Jepang; Nagoya Grampus, Jepang)
Mohammed Noor (Arab Saudi; Al Ittihad, Arab Saudi)
Nassir Al Shamrani (Arab Saudi; Al Shahab, Arab Saudi)
Ri Myong Guk (Korea Utara; Pyongyang Athletics Club, Korea Utara)
Sayed Mohamed Adnan (Bahrain; Al Khor, Qatar)
Yasuhito Endo (Jepang; Gamba Osaka, Jepang)
[detiksport/sepakbola - The AFC]
read more...

Tuesday, October 06, 2009

Penghormatan untuk Park Terus Mengalir

Suwon - Penghormatan Korea Selatan untuk Park Ji Sung terus mengalir. Nama pesepakbola yang memperkuat Manchester United ini kini diabadikan untuk sebuah pusat pelatihan sepakbola di kota Suwon.

Park bisa dikatakan ia merupakan pesepakbola paling sukses di Negeri Ginseng. Setelah bergabung dengan PSV Eindhoven ia hijrah ke klub raksasa MU.
Tak seperti pemain Asia lainnya yang memperkuat klub besar Eropa hanya demi aspek bisnis, Park mampu membuktikan kualitasnya. Itu sebabnya The Red Devils tidak ragu untuk menahan Park di Old Trafford lebih lama.

Prestasi Park menjadikannya sebagai pahlawan bagi Korea Selatan. Nama pemain berusia 28 tahun ini sudah diabadikan sebagai nama jalan, taman, serta hutan di Korea Selatan.

Penghargaan dan penghormatan dari Korea Selatan untuk salah satu putra terbaiknya itu ternyata masih terus mengalir. Kini nama Park diabadikan untuk pusat pelatihan sepakbola di Suwon, kota tempat tinggal pemain MU bernomor punggung 13 itu.

"Saya mulai bermain sepakbola dan menghabiskan masa muda saya di kota ini. Saya berharap pusat pelatihan sepakbola ini bisa membantu pengembangan fisik dan mental para pemain muda melalui sepakbola dan membuat mereka menikmati olahraga ini," ujar Park ketika menghadiri peletakan batu pertama Park Ji Sung Football Centre, seperti dilansir dari AFP.

Pembangunan Park Ji Sung Football Centre menurut rencana selesai bulan Mei tahun depan. Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah dua lapangan sepakbola, sebuah clubhouse, klinik, museum, dan perpustakaan.

Sasaran utama dari pusat pelatihan sepakbola ini adalah anak-anak berusia enam hingga 13 tahun. Ke depannya akan dikembangkan juga program untuk anak yang berusia di atas 13 tahun. [detiksport/sepakbola]
read more...

Wednesday, September 09, 2009

Zizou Bangun Kompleks Olahraga

Marseille - Usai pensiun dari lapangan hijau pada 2006 silam, kehidupan Zinedine Zidane tampaknya tak bisa lepas dari olahraga, khususnya sepakbola. Kini Zizou pun dikabarkan akan membangun kompleks olahraga lengkap di Prancis.

Seperti diberitakan AFP, legenda hidup sepakbola Prancis itu, Selasa (8/9/2009) waktu setempat itu telah mendapat persetujuan dari pemerintah Milles, sebuah kota kecil di Provinsi Aix-en, bagian Selatan Prancis. Proyek pembangunan tersebut hasilnya nanti akan diperuntukkan bagi para anak muda di kota tersebut untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga khusunya sepakbola.
Zidane tak sendiri dalam mendirikan kompleks olahraga itu, pria 37 tahun itu pun turut mengikutsertakan saudara dan teman karibnya dari kampung halamannya, Marseille. Proyek ini direncanakan akan rampung pada September 2010. Sebenarnya Zidane menargetkan bangunan itu akan didirikan di Marseille, namun karena tak menemukan tempat yang pas maka urung dilakukannya.

"Ini adalah proyek yang saya sudah rencanakan beberapa kali bersama saudara-saudara dan teman-teman saya untuk Marseille dan daerah sekitarnya," ungkap Zizou.

"Dengan karir sepakbola saya, saya ingin membuka sesuatu di area itu yang berhubungan dengan sepakbola dan anak muda," sambungnya.

Niatan baik mantan pemain terbaik dunia tiga kali itu pun mendapat sambutan baik dari deputi walikota Aix-en Maryse Joissains. Ia mengatakan kalau Zidane sudah menjadi idola bagi masyarakat Prancis dan sebagai balasannya maka wajar Zidane pun ingin membagi pengalaman selama karir sepakbolanya dengan generasi muda di negara itu.

"Dia (Zidane) adalah simbol yang bagi mobilitas sosial anak muda dan nilai dari republiknya (Prancis). Dia bekerja dengan para anak muda untuk menunjukkan bahwa usahanya itu tidak sia-sia," tukasnya.

Nantinya, bila kompleks itu jadi bakal ada auditorium pusat yang dapat menampun 200 orang serta dikelilingi oleh tujuh lapangan bola, stadion utama, sarana kebugaran dan restoran. Proyek senilai empat juta euro atau senilai Rp 56 miliar ini bekerja sama dengan produsen apparel terkenal asal Jerman, Adidas, yang juga menjadi sponsor bagi Zidane hingga sekarang.[detiksport/sepakbola]
read more...

Monday, September 07, 2009

Rp 3,8 M Sepekan untuk Messi

Barcelona - Lionel Messi dalam waktu dekat akan menjadi pesepakbola dengan gaji tertinggi. Barcelona sudah menyiapkan kontrak baru untuk pesepakbola Argentina itu dengan nilai Rp 3,8 miliar per tujuh hari.

Diberitakan Dailymail, Barcelona tak cuma akan menawarkan Messi kontrak dengan jumlah besar. Tak mau pemainnya itu diburu kompetitor sesama raksasa Eropa, The Catalans juga mengikat Messi untuk jangka panjang, hingga 2016.
Jumlah gaji mingguan yang nantinya akan diterima Messi adalah 230.000 poundsterling, atau sekitar Rp 3,8 milliar. Jumlah yang luar biasa tersebut masih mungkin bertambah bergantung pada performanya di atas lapangan. Jika dipotong pajak pendapatan di Spanyol, jumlah bersih yang diterima Messi adalah Rp 2,7 miliar.

Dengan uang sebanyak itu, Messi dipastikan menjadi pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia. Mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, Emmanuel Adebayor dan Robinho di Manchester City serta John Terry di Chelsea.

Ketiga pemain tersebut saat ini masing-masing dibayar 160.000 poundsterling atau Rp 2,6 miliar. Namun setelah dipotong pajak, yang besarnya 50%, jumlah bersih yang mereka terima berada di kisaran 80.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar.

"Messi layak mendapat kontrak baru karena dia pemimpin dalam tim dan juga pemain terbaik di dunia. Messi pemain yang hebat. Sulit melihat tim Barcelona tanpa dia," ungkap Presiden Juan Laporta seperti dikutip dari Goal.

Messi belum lama ini dianugrahi penghargaan Pemain Terbaik Klub UEFA. Dengan keberhasilannya mengantar Barcelona menjuarai treble musim kemarin, dia dijagokan menjadi pemain terbaik Eropa dan dunia tahun ini.[detiksport/sepakbola]
read more...

Tuesday, August 25, 2009

Kurniawan Ingin Terus Bermain Hingga Usia 35

Kurniawan Dwi Julianto memang tak lagi muda. Namun, nama besarnya masih menjadi magnet yang menarik klub-klub di tanah air. Musim depan, penyerang 33 tahun itu siap membela Persela Lamongan di pentas Indonesia Super League (ISL).

Secara fisik, tidak banyak yang berubah pada sosok Kurniawan Dwi Julianto. Kepala plontos, bodi ramping, dan penampilan yang flamboyan. Tapi, dari segi performa di lapangan, pemain yang akrab disapa Kurus itu jelas jauh berbeda dari era 90-an lalu. Insting golnya sudah tidak tinggi. Gerakannya tak lagi cepat. Pun kondisi staminanya tak lagi sempurna.
Kemarin sore (20/8), untuk kali pertama setelah dikontrak Persela Lamongan pada 16 Agustus lalu, Kurniawan turun dalam pertandingan resmi. Pelatih Persela Widodo C. Putra memasukkan Kurniawan pada babak kedua dalam laga uji coba melawan Delta Putra Sidoarjo (Deltras) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Kurniawan masuk pada menit ke-58 menggantikan penyerang muda Persela Syamsul Arif.

Hingga laga berakhir, aksi Kurniawan tidak begitu istimewa. Pemain yang telah 60 kali membela timnas PSSI tersebut tampak belum bisa padu dengan rekan-rekannya. Hasilnya, dalam 32 menit berada di lapangan, dia tidak banyak melakukan aksi-aksi yang membahayakan gawang lawan.

Setelah laga, Kurniawan mengaku butuh waktu untuk beradaptasi dengan tim barunya. 'Baru juga tiga hari bergabung, Mas,' ujar pemain yang pernah membela klub Swiss FC Lucerne dan sempat bermain di pentas Piala Intertoto itu.

Setelah malang melintang di sejumlah klub, Kurniawan memutuskan bergabung dengan Persela. Tentu bukan tanpa alasan. Selain faktor kedekatan secara pribadi dengan pelatih Widodo, pemain kelahiran Magelang, 13 Juli 1976, itu menilai Persela memiliki manajemen yang 'sehat'. Pun dukungan melimpah suporter tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. 'Saya senang pada fanatisme suporter Persela,' katanya.

Dengan usia yang sudah 33 tahun, banyak yang menyangsikan pemain yang pernah berguru ke Italia (Sampdoria) bersama tim Primavera itu bisa berbuat banyak untuk Persela. Namun, Kurniawan tetap percaya diri. Dia yakin pada kemampuannya. 'Akan saya buktikan bahwa saya masih mampu. Secara pribadi, saya juga ingin memecahkan mitos bahwa para striker Indonesia sudah habis setelah menapaki usia 30 tahun,' tegasnya.

Penegasan Kurniawan tersebut layak dibuktikan. Musim lalu, saat membela Persisam Samarinda, dia masih bisa menyumbang 13 gol. Padahal, dia tidak sempat tampil dalam babak final. Manajemen Persisam memutus kontraknya menjelang bergulirnya babak puncak Divisi Utama 2008/2009. Penyebabnya, si Kurus dianggap bertindak indisipliner dengan meninggalkan tim begitu saja.

Meski begitu, tekad Kurniawan untuk terus beraksi di lapangan hijau sangat besar. Dia ingin memberi contoh kepada para pemain muda bahwa bertambahnya usia bukan halangan untuk terus berprestasi. 'Saya akan terus bermain hingga usia 35 tahun,' cetusnya. [bolaindo]
read more...

Tuesday, August 18, 2009

C.Ronaldo Pengganti D.Beckham

Coventry - David Beckham sekian lama menjadi sebuah brand paling terkenal dari kalangan pesepakbola. Setelah popularitas Beckham surut, kini Cristiano Ronaldo siap jadi penggantinya.

"Ada kekosongan untuk brand utama sepakbola saat ini," ujar Profesor Simon Chadwick, pengajar Strategi Bisnis dan Manajemen Olahraga di Universitas Coventry, Inggris, seperti dilansir AFP.

"Beckham, akibat usianya dan tempat di mana dia berkarir sekarang, sudah kehilangan itu. Ronaldo adalah penerus ideal dari gelar 'brand Beckham', terutama bagi anak-anak dan remaja," tukas Chadwick.
Ronaldo memang sangat populer. Selain punya kemampuan olah bola yahud, pemuda Portugal berusia 24 tahun itu juga punya tampang menjual. Kemahsyuran Ronaldo bertambah saat Real Madrid menjadikannya pemain termahal dunia.

Selama ini, Ronaldo sudah menjadi ikon untuk sejumlah produk dan jasa seperti Pepe Jeans, Nike, Coca Cola, video game FIFA Street 2 serta tak lupa sebuah produk Indonesia: Extra Joss.

Tahun lalu, saat Ronaldo masih di Manchester United, ia menghasilkan 19,6 juta dolar AS (Rp 196 miliar) untuk menjadi pendukung sejumlah produk. Sedangkan Beckham masih unggul jauh dengan perolehan 42,5 juta dolar AS (Rp 425 miliar).

Namun citra Ronaldo akan semakin terangkat dengan kepindahannya ke Madrid; mengekor jejak Beckham yang juga ke sana pasca memperkuat MU. Alhasil, kabar pencapaian Ronaldo yang melebihi Beckham tinggal menunggu waktu saja.

"Dia berada dalam posisi fantastis. Kedua klub sangat hebat dalam memasarkan brand dan pemain mereka serta punya basis fans yang besar," demikian opini Jamie Wynne-Morgan, Direktur M&C Saatchi Sport and Entertainment.

"Dia hanya harus berhati-hati agar tidak diekspos terlalu berlebihan dan membuat keputusan strategi yang benar, bukan sekadar mendapatkan deal-deal kecil," tuntas Wynne-Morgan.[detiksport/sepakbola]
read more...

 

Home | Van Port All | Van Music

Season 2011/2012 © Template Design by Van RaYen