Showing posts with label Liga Super. Show all posts
Showing posts with label Liga Super. Show all posts

Monday, June 21, 2010

Persela Resmi Rekrut Ivan Kolev

Persela Lamongan dengan mantap memilih Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria tersebut bakal dipercaya untuk menangani Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, pada Indonesia Super League (ISL) 2010-2011.

Keputusan untuk merekrut mantan pelatih timnas Indonesia tersebut disampaikan Ketua Umum Persela Masfuk setelah menerima laporan tim pengurus tentang upaya perekrutan Kolev kemarin (16/6). Menurut dia, pengurus Persela selama hampir dua bulan memburu Kolev.

'Setelah dilakukan pembicaraan panjang lebar, termasuk nilai kontrak dan target yang kami sodorkan, akhirnya kedua pihak sepakat. Jadi, bisa dikatakan, kami resmi memakai Ivan Kolev untuk pelatih Persela,' kata Masfuk. Hanya, dia enggan menyebutkan nominal harga kontrak pelatih 59 tahun itu dan target Persela di musim depan.

Soal target, Kolev akan menyampaikannya setelah tiba di Lamongan untuk bertatap muka dengan pengurus. 'Target yang kami sodorkan tentu sangat positif. Tapi, soal kepastian target itu, tunggu saja nanti,' imbuh Masfuk.

Meski target manajemen belum dibeberkan, pria yang juga bupati Lamongan tersebut menyatakan bahwa Kolev sudah pasang target untuk Persela. Pelatih yang memiliki nama lengkap Ivan Venkov Kolev itu berharap, Persela menyediakan sejumlah pemain muda dan mantan Persela U-21. Jumlahnya tidak banyak dan mereka pernah direkomendasikan pelatih tim U-21 agar dimagangkan bersama tim senior.

'Target itu kami sambut baik. Sebab, apa yang dimaui Kolev seirama dengan keinginan kami. Yaitu, meregenerasi tim dengan mengutamakan pemain muda. Kalau bisa, putra daerah,' ujarnya.

Tapi, Masfuk belum memastikan kedatangan Kolev di Lamongan. 'Pastinya sebelum pembubaran tim dia sudah ada di Lamongan,' imbuhnya. (idi/yan/diq/jawapos)
read more...

Wednesday, March 10, 2010

Arema Buktikan Tetap Terbaik di Malang

Jakarta - Arema Indonesia kembali menunjukkan sebagai tim terbaik di kota Malang dengan mempermalukan rival sekotanya Persema Malang 3-1 pada lanjutan Superliga 2009/10 di Stadion Gajayana, Malang, Selasa (9/3).

Kemenangan ini membuat Arema semakin kokoh di puncak klasemen dengan mengemas 48 angka, unggul delapan poin dari peringkat dua Persiba Balikpapan. Sebaliknya, Persema tertahan di posisi keempat.

Hasil ini terbilang luar biasa, karena selain mengulang hasil putaran pertama lalu, proses kemenangan Arema pun juga terulang lagi. Pada laga pertama di Stadion Kanjuruhan, Arema juga lebih dulu kebobolan, sebelum tiga kali memberondong gawang Persema.

Persema sempat mendominasi pertandingan di awal laga. Duet Jairon Feliciano dan Brima Pepito Sanusie yang ditopang keberadaan Siswanto, M Kamri, dan Robby Gaspar, di lini tengah, sempat beberapa kali mengancam pertahanan Arema. Bahkan di menit kedua, Jairon hampir mencetak gol. Sayang tendangannya masih bisa diantisipasi kiper Arema Kurnia Meiga.

Serangan bergelombang Persema membuahkan hasil saat Siswanto sukses membobol gawang Arema, memanfaatkan sodoran Brima Pepito Sanusie.
Gol itu membuat para pemain Arema tergenyak. Permainan cepat dan ngotot pun mulai dipertontonkan Noh Alam Shah dkk. Dan Arema akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Esteban Guillen dari kotak penalti menit ke-33.

Sesaat sebelum turun minum Esteban hampir membawa Arema berbalik unggul ketika ia melakukan spekulasi dengan melepaskan tendangan langsung dari sepak pojok, namun kiper pengganti I Komang Putra masih dapat menepisnya. Komang masuk menggantikan Sukasto Effendi yang mengalami cedera.

Di babak kedua, Arema tidak mengendurkan serangan. Dibawah dukungan penuh Aremania, yang menyemut di Stadion Gajayana, Arema kembali menambah gol melalui tendangan kaki kiri Roman Chmelo.

Berbalik tertinggal menbuat Persema kembali meningkatkan intensitas serangannya. Siswanto hampir saja menyamakan kedudukan bila tendangannya di menit ke-72 tidak mampu ditepis Meiga.

Asyik menyerang membuat lini belakang Persema lengah. Akibatnya serangan balik Arema di menit ke-77 membuahkan gol ketiga ketika umpan Roman Chemleo berhasil dilanjutkan M Ridhuan . Skor 3-1 ini bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

[liga-indonesia]
read more...

Monday, February 22, 2010

Persib di ESPN STAR

ESPN STAR Sports adalah televisi berbayar yang didirikan oleh dua raksasa broadcasting didunia yaitu ESPN Inc yang berbasis di amerika dan Star Corp yang berbasis di Asia. Program-program acara ESPN STAR Sports disiarkan di asia dan sudah meng-cover 24 negara, termasuk Malaysia, Hongkong, India, dll.

Pada tahun 2010 ini, sebuah program acara ESPN STAR bernama Football Asia rencananya akan dikembangkan. Dengan mengusung tagline ‘To Extend The Range Of The Game’, mereka berniat untuk membeli hak siar pertandingan Persib. Hal ini sudah digembar-gemborkan oleh para pembaca berita mereka.
Seperti yang dikatakan oleh wakil direktur utama PT PBB, M Farhan melalui sambungan telepon dari Surabaya. Farhan yang sedang berada di Bali mengatakan bahwa daya tarik permainan Persib menjadi alasan utama pihak ESPN STAR untuk memasukannya dalam program acara mereka.

“Football Asia adalah program acara tiap minggu dari ESPN STAR, menampilkan beberapa pertandingan terbaik di Asia. Dan mulai tahun ini, mereka berencana mengembangkannya. Lalu karena mereka menilai pertandingan-pertandingan Persib termasuk yang terbaik, disamping rating siaran langsungnyapun cukup tinggi. Maka mereka berniat untuk membeli hak siar pertandingan-pertandingan Persib ke pihak ANTV,” jelasnya.

ANTV adalah pemegang hak siar Liga Super Indonesia selama 10 tahun. Pada acara bidding yang dilakukan BLI pada tanggal 19-20 Januari 2007 kepada seluruh televisi nasional kala itu, ANTV berhasil memenangkannya dengan nilai 100 miliar dengan durasi 10 tahun.

Maka dari itu, jika pihak ESPN STAR berniat membeli hak siar setiap tim di Liga Super Indonesia, termasuk Persib, maka negosiasi dilakukan dengan pihak ANTV, dan bukan Persib. Persib hanya mendapatkan fee sebesar 20 jt setiap pertandingan yang akan disiarkan langsung oleh ANTV.

“Memang dari nilai finansialnya, kita bisa dibilang tidak mendapatkan banyak keuntungan. Namun jika dilihat dari banyak sudut, jika memang rumor itu benar, maka Persib dan warga jawa barat lainnya pun mendapatkan banyak keuntungan. Antara lain adalah dengan nilai promosi. Bisa dibilang Persib itu adalah artisnya,” lanjutnya.

Namun, warga Indonesia yang dapat menangkap siaran ANTV tidak usah khawatir pertandingan-pertandingan Persib akan hilang dari chanel ini, karena walaupun hak siar pertandingan Persib dibeli oleh ESPN STAR, ANTV masih terus menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Persib sesuai jadwal.

Farhan sendiri sampai saat ini belum mendapatkan konfirmasi lanjutan dari pihak ANTV terkait rumor pembelian hak siar pertandingan Persib ini.

“Saya sudah coba menghubungi mereka, namun sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak ANTV, Kita tunggu saja,” tutupnya.

[simamaung]
read more...

Tuesday, November 03, 2009

Boaz Solossa Pemain Lokal Termahal

Bambang Pamungkas tak termasuk 10 daftar pemain termahal DISL (Djarum Indonesia Super League) 2009/2010.

Bintang Persipura Jayapura yang juga andalan timnas senior, Boaz TE Solossa, menjadi pemain lokal termahal DISL (Djarum Indonesia Super League) 2009/2010. Meski tak diketahu berapa angka pastinya, pemain lincah tersebut ditaksir mengantongi nilai kontrak Rp1,5 miliar per musim. Sementara, Danilo Fernando de Almeida dari Persisam Samarinda merupakan pemain asing termahal dengan harga yang sama dengan Boaz.
"Kami memang tidak menyebut angka resminya satu persatu. Daftar ini hanya berdasarkan nilai kontrak. Jadi tidak termasuk nilai transfernya," kata Joko Driyono, CEO (Chief Executive Officier) PT Liga Indonesia.

Selain Boaz, pemain lokal yang masuk 10 daftar pemain termahal musim ini adalah Hamka Hamzah, bek Persisam Samarinda. Mantan pemain Persik Kediri dan Persija Jakarta ini dibanderol Rp1 miliar per musim.

Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan, dua punggawa Persija Jakarta tak masuk daftar. Padahal, kedua pemain ini musim lalu merupakan pemain lokal yang masuk daftar pembayaran mahal. Musim lalu, Bambang Pamungkas dibayar Rp1 miliar per musim dan Ismed Sofyan Rp800 juta per musim.


Pemain Dengan Kontrak Termahal (Rp1-1,5 Miliar/Musim)

1. Danilo Fernando Bueno de Almeida (Persisam Samarinda)
2. Ronaldo Dainan Fagundez Olivera (Persisam Samarinda)
3. Tsimi Jacques Joel (Persisam Samarinda)
4. Boaz TE Solossa (Persipura Jayapura)
5. Alberto Goncalves Da Costa (Persipura Jayapura)
6. Fransisco Aldo Barreto Miranda (Bontang FC)
7. Cristian Gonzales (Persib Bandung)
8. Hamka Hamzah (Persisam Samarinda)
9. Ngon A Djam Claude Prafait (Persebaya Surabaya)
10.Julio Lopez (Persiba Balikpapan)

Pemain Dengan Kontrak Termurah (Rp50-20 Juta/Musim)

1. Nanang Khanafi (Persijap Jepara)
2. Alex Fauzi (Persijap Jepara)
3. M Zainal Abidin (Persela Lamongan)
4. Dhanu Rosadhe (Persela Lamongan)
5. Aris Alfiansyah (Persela Lamongan)
6. Khokok Roniarto (Persik Kediri)
7. Aan Andik Prayitno (Persik Kediri)
8. Kristian David Uron (Persiwa Wamena)
9. Jeki Yehezkiel Pigome (Persiwa Wamena)
10.Alan Arthur Aronggear (Persiwa Wamena)

[djarum-super]
read more...

Monday, October 19, 2009

Jacksen: Papua Brasilnya Indonesia

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago mengakui Papua sebagai lumbung pemain sepakbola berbakat. Bahkan dari pengalamannya selama puluhan tahun di Indonesia, mutiara Papua tidak ada duanya.

Kendati demikian, minimnya fasilitas dan pembinaan membuat talenta-talenta Papua itu tidak bisa terangkat ke permukaan. “Papua itu ibarat Brasilnya Indonesia. Orang-orangnya punya bakat olahraga, khususnya sepakbola yang sangat luar biasa. Sayangnya, mereka memiliki keterbatasan baik fasilitas maupun pembinaan, sehingga sulit untuk mengembangkan talenta tersebut," ujar Jacksen.
Selain memiliki bakat yang luar biasa, orang Papua juga dikaruniai postur tubuh yang tergolong ideal bagi seorang pesepakbola. Pemain Papua pun memiliki fisik yang tangguh.

“Orang Papua itu sangat komplet. Mereka berbakat, punya postur ideal dan fisik yang kuat. Mereka tinggal dipoles dengan pembinaan yang baik," lanjut Jacksen.

Jacksen mengatakan, jika didukung pembinaan yang baik, kualitas para pemain Papua bukan hanya di level nasional tapi internasional. “Seandainya ada pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan, orang Papua bukan hanya bisa berbicara di tingkat nasional. Prestasi mereka bisa mendunia."

Namun ironisnya, sambung pelatih asal Brasil itu, selama setahun lebih dirinya melatih di Papua, belum pernah melihat atau mendengar ada SSB (sekolah sepakbola). “SSB itu merupakan salah satu wadah untuk mencetak pemain yang berkualitas sejak usia dini. Tapi di Papua, saya belum pernah melihat ada SSB," ungkapnya.

Jacksen membandingkan kondisi Papua dengan Surabaya yang sangat banyak SSB. Jadi, meski para pemain di Surabaya kurang berbakat, tapi bisa dicetak menjadi pemain profesional.

“Coba di sini (Papua) ada SSB, pasti sejak dini sudah bisa dilakukan pembinaan," lanjut Jacksen.

Menurut Jacksen, hal utama yang perlu dipoles dari pemain-pemain Papua adalah mental serta pola makan yang sehat. “Kalau ingin mencetak pemain hebat, pola makan juga menjadi faktor yang krusial karena menyangkut gizi," tutupnya. [vivanews]
read more...

Sunday, October 11, 2009

PSM Dan Sriwijaya FC Berbagi Angka 1 - 1

PSM Makassar gagal memanfaatkan kesempatan sebagai tuan rumah di laga perdana Superliga untuk mendulang poin penuh, setelah hanya bermain imbang 1-1 atas tamunya Sriwijaya FC.

Skuad tim besutan pelatih Hanafing bahkan nyaris saja dipermalukan "Laskar Wong Kito" dalam laga yang tersaji di Stadion Mattoangin Andi Mattalatta, Makasar, Minggu (11/10).
Itu setelah gelandang Zah Rahan memaksa ribuan suporter tuan rumah terdiam, usai mencetak gol pada menit ke-77, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Beruntung, eksekusi penalti Handi Hamzah sepuluh menit jelang bubaran, mampu menyamakan kedudukan imbang 1-1, sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Sebetulnya, PSM berpeluang mencetak gol lebih dahulu melalui titik putih pada menit ke-51. Sayang karena striker Christian Carrasco yang menjadi algojo gagal menjalankan tugas dengan baik, sehingga tidak mampu mengubah kedudukan.
[goal/indonesia]
read more...

Zada Bawa Persela Tekuk Pelita 2 -1

Penampilan perdana Persela pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 mengesankan. Menjamu Pelita Jaya di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu, 11 Oktober 2009, Laskar Joko Tingkir berhasil unggul 2-1.

Tampil di hadapan ribuan pendukungnya, LA Mania, Persela langsung tampil menekan di awal babak pertama. Hasilnya tuan rumah sudah unggul saat pertandingan baru memasuki menit ke-8 lewat Martin Zada.
Gol ini berawal dari umpan matang Jimmy Suparno melalui sisi kiri pertahanan Pelita. Zada yang berdiri bebas meneruskannya lewat sebuah tendangan first time yang gagal dibendung oleh kiper Pelita, Dian Agus. Persela untuk sementara memimpin 1-0.

Pelita mencoba bangkit. Namun buruknya koordinasi pemain-pemain depan yang digalang oleh Firman Utina, Khusnul Yakin, dan Wirahadi membuat Pelita sulit menembus barisan pertahanan Persela.

Sebaliknya, dengan dukungan ribuan LA Mania, Persela kembali menembar ancaman. Setelah melalui beberapa kali nyaris menjebol gawang Pelita, Zada akhirnya berhasil mencetak gol keduanya pada menit ke-35.

Namun keunggulan 2-0 ini tak bertahan lama. Pasalnya, gelandang serang Pelita, Firman Utina mampu memperkecil ketinggalan lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-36. Gol ini tercipta lewat aksi individu mantan pemain Arema itu.

Setelah melewati beberapa pemain belakang Persela, Firman berhasil melepaskan tendangan keras dari sisi kanan gawang. Kiper Persela, Fauzal Mubaroq tak mampu berbuat banyak sehingga skor berubah 2-1 untuk Persela.

Di penghujung babak pertama, Pelita nyaris menyamakan kedudukan lewat strikernya Wirahadi. Sayang tendangannya memanfaatkan bola yang lepas dari tangkapan Mubaroq masih melebar di sisi kiri gawang. Hingga wasit Jimmy Napitupulu meniup pluit turun minum, skor tak berubah 2-1 untuk Persela.

Babak Kedua
Di babak kedua, Pelita harus kehilangan Firman Utina. Pemain timnas itu ditarik keluar setelah mengalami cedera di penghujung babak pertama.

Ditariknya Firman tak membuat serangan Persela kendur. Di menit ke-52, Pelita bahkan mendapat peluang emas lewat kaki M Ridwan. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis Mubaroq.

Persela tak mau ketinggalan. Lewat kerjasama Syamsul Arif dan Martin Zada pada menit ke-62, Laskar Joko Tingkir kembali mengancam gawang Pelita. Sayang meski sudah berada di kotak penalti, Zada gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Tendangan pemain Brasil itu masih melebar di sisi kiri gawang Dian Agus. Nasib yang sama juga dialami oleh striker Persela, Varney Pas Boakay di menit ke-69. Tendangan ujung tombak Persela itu masih melebar di sisi kiri gawang Pelita.

Persela juga mengancam gawang Pelita lewat Fadli Hariri pada menit ke-80. Namun tendangan spekulasi mantan pemain PSMS itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti Pelita masih bisa ditepis Dian Agus. Hingga pluit panjang ditiup, skor tidak berubah 2-1 untuk Persela.

Susunan Pemain
Persela Lamongan

Fauzal Mubaroq (g), Fabiano, FX Yanuar, Khoman Suharto/Fadli Hariri (53"), Taufik Kasrun, I Wayan Gangga Mudana (kk), Zaenal Arifin/Amsar Reza (57"), Martin Zada (kk), Syamsul Arif, Jimmy Suparno, Varney Pas Boakay
Pelatih : Widodo C Putro

Pelita Jaya
Dian Agus (g), Supradi, Carlos Eduardo (kk), Keri Yudiono/Basri (55"), Johan Ibo (kk), Ardan Aras, M Ridwan, Firman Utina, Khusnul Yakin/Achmad Juprianto (74"), Wirahadi
Pelatih : Fandi Ahmad
[vivanews]
read more...

Maung Bandung Takluk di Kandang Persiba

Penampilan perdana Persib Bandung di pentas Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 berakhir dengan kekalahan. Bertandang ke markas Persiba Balikpapan, Minggu, 11 Oktober 2009, Maung Bandung keok 0-2.

Pada pertandingan ini Persib akhirnya tampil full team. Tujuh pemain yang sebelumnya terancam absen karena skorsing akhirnya bisa memperkuat Maung Bandung.

Namun kesempatan ini gagal dimanfaatkan tim asal Kota Kembang itu. Pasukan Jaya Hartono justru kebobolan saat pertandingan memasuki menit ke-26. Gol pertama Persiba dicetak oleh striker Johan Yoga.
Nasib sial kembali menimpa Persib. Pada menit ke-44, Maung Bandung harus kehilangan Hariono. Gelandang bertahan itu diusir ke luar lapangan setelah mendapat dua kartu kuning.

Bermain dengan 10 pemain, Maung Bandung tak mampu berbuat banyak di babak kedua. Bahkan di menit ke- 58, pemain Argentina milik Beruang Madu, Robertino Pugliara berhasil mencetak gol kedua bagi timnya.

"Saya juga tidak mengerti kenapa seluruh Persib bisa tampil full team. Padahal setahu saya, beberapa pemain mereka sedang dalam hukuman PSSI," kata Daniel Roekito, penasihat teknis Persiba saat dihubungi VIVAnews, Minggu, 11 Oktober 2009.

Mengenai penampilan Persiba, Daniel mengaku gembira. Dia menilai pemain-pemainnya telah mampu menunjukkan permainan diinginkan. "Anak-anak tampil cukup baik. Kami berharap ke depan permainan mereka bisa lebih berkembang lagi," tandas Daniel.
[vivanews]
read more...

Arema Tumbangkan Persija

MALANG, Kesebelasan tuan rumah Arema Malang akhirnya berhasil menundukkan tamunya Persija Jakarta dalam laga Liga Super Indonesia 2009, Minggu (11/10) di Stadion Kanjuruhan Malang. Singo Edan menang 1-0 atas kesebelasan berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Tampil tanpa beban dan bukan sebagai tim favorit pemenang, justru menjadikan para pemain Singo Edan langsung tampil tenang, lepas, dan berani. Dengan dipandu sang kapten Piere Njankayang juga mantan pemain Persija, para pemain Arema justru berhasil menguasai lapangan pertandingan hampir di keseluruhan dua babak.
Keberanian tersebut terlihat baik dalam setiap aksi perebutan bola secara individual. Di mana si kulit bundar berada, di situ pula para pemain Singo Edan siap jatuh bangun merebutnya.

Usaha itu tampaknya membuat grogi Bambang Pamungkas dan rekan-rekannya. Di babak pertama, permainan mereka praktis tidak berkembang di semua lini. Justru di babak ini, sejumlah peluang muncul bagi tuan rumah meski belum berhasil dieksekusi dengan baik.

Merasa frustasi dengan kegigihan anak-anak muda asuhan Robert Rene Albert, para pemain Persija justru mudah terpancing emosinya. Di akhir babak pertama ini, Ismet Sofyan dan Baihakki Khaizan justru harus diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran. Babak pertama berakhir 0-0 untuk kedua kesebelasan.

Usai turun minum, layaknya baterai usai diisi ulang, para pemain Arema justru seperti mendapat suntikan tenaga berlebih. Komunikasi anta remain jalan, disiplin menjaga posisi, dan tenang saat mendapat serangan, menjadikan Singo Edan mendapat peluang di menit ke-53.

Melalui umpan matang Chamelo Roman dari sisi kiri gawang Persija, M.Fakhrudin dengan tubuh kecilnya berhasil menyusup ke dalam jantung pertahanan Persija yang dikawal Abanda Herman. Dengan secepat kilat, Fakhrudin pun menyelesaikan umpan matang tersebut dengan mencetak gol perdana bagi Arema dalam memulai musim kompetisi liga super 2009 ini, sekaligus membuat kiper Persija M Yasir tertunduk lesu.

Sontak 50.000-an Aremania yang memadati stadion (bahkan meluber hingga mendekati tepi lapangan), berseru histeris dan meluapkan kegembiraan seiring selebrasi girang dari para pemain Arema.

Unggul satu poin tidak menjadikan pemain Singo Edan lengah. Mereka tetap dengan disiplin mengawal pertahanan mereka, membantu kerja kiper Markus Horison. Namun hingga pertandingan usai, beberapa peluang Persija gagal diselesaikan oleh Mushafry dan kawan-kawannya menjadi sebuah angka. Kedudukan 1-0, berakhir bagi keunggulan Arema.

Arema kali ini layak menang, karena mereka bermain lebih bagus daripada kami. Babak pertama kami tertekan karena mungkin ada sedikit rasa grogi. Namun di babak kedua kami mulai bangkit dan mulai mendapat sejumlah peluang, meski belum menghasilkan angka, tutur kapten kesebelasan Persija, Bambang Pamungkas.

Adapun pelatih Arema, Robert Rene Albert, mengaku bangga dengan hasil tersebut. Dengan materi pemain muda, dengan sejumlah pemain saya baru pulang dari Singapura (Sabtu, 10/10) mengurus administrasi, saya sangat bangga bahwa pemain Arema bisa tampil gemilang. Ini semua merupakan kerja tim yang bagus dan juga dukungan Aemania, ujar Robert.

Susunan Pemain
Arema : Markus Horison, Zulkifli, Pierre Njanka, Purwaka, Hermawan, Tommy Pranata, Fahrudin/Gerry Setya (78"), Roman Camelio, Bustomi Ahmad, Ridhuan, Noh Alamsyah
Pelatih : Robert Alberts

Persija Jakarta
Susunan Pemain
M Yasir, Ismed Sofyan (kk), Abanda Herman, Baihakki Khaizan(kk), Leo Saputra/Erick Setiawan (86"), Agus Indra, M Ilham, Salim Alaysdrus/Aliyudin (63"), Mustafic Fahrudin, TA Mushafry, Bambang Pamungkas
Pelatih : Maman Suryaman
[kompas]
read more...

Friday, October 09, 2009

Antv Siarkan 159 Pertandingan LSI 2009/2010

Stasiun televisi antv kembali akan memanjakan pecinta sepakbola tanah air. Selama Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 bergulir, antv akan menyiarkan setidaknya 159 laga.

Dalam rilisnya, antv menyatakan akan menayangkan 73 pertandingan untuk putaran pertama dan 84 untuk putaran kedua. Pertandingan perdana yang mendapat jatah siaran langsung adalah Arema Malang vs Persija Jakarta, 11 Oktober 2009.
Duel ini akan ditayangkan pada pukul 15.30 WIB. Penonton selanjutnya akan dimanjakan dengan tayangan langsung Persela Lamongan vs Pelita Jaya. Duel yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan ini bisa dinikmati di layar kaca pada pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, siaran langsung berikutnya akan ditayangkan setiap Senin hingga Minggu. Untuk Senin hingga Jumat, antv akan menayangkan pertandingan LSI pada pukul 15.00 WIB. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu jadwal tayang adalah pukul 15.00 WIB dan 18.30 WIB.

"Dengan pilihan pertandingan untuk musim kali ini, masyarakat pecinta sepakbola akan sangat terhibur dengan tayangan langsung ini," kata Reva Deddy Utama, Head of Sports and Production antv dalam rilis yang diterima VIVAnews, Jumat 9 Oktober 2009.

Selain siaran langsung pertandingan, antv juga akan menayangkan program KAMPIUN. Program yang akan ditayangkan setiap Sabtu ini berisi cuplikan pertandingan, deretan go-gol indah, isu-isu hangat dan gaya hidup para insan sepakbola tanah air. [vivanews]
read more...

Wednesday, September 02, 2009

Indonesia Super League Peringkat 8 Asia

Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) menyatakan bahwa kompetisi Liga Indonesia menempati peringkat kedelapan dari 42 liga yang ada di Asia.

"Di Asia, kini kita menempati peringkat kedelapan. Sedang di ASEAN kita yang terbaik. Sedang untuk urusan sponsorship, kita menempati peringkat kedua di belakang Jepang," kata Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di Jakarta, Selasa.
Sementara soal tataran peminat atau penonton, menurut dia, Indonesia menempati posisi kedua setelah Jepang. Berkat prestasi di atas, beberapa wakil Indonesia berkesempatan menduduki jabatan penting di AFC.

Salah satunya, Ketua Umum PSSI itu ditunjuk menjadi salah satu anggota komite eksekutif liga di AFC, dari 12 anggota yang mewakili 42 federasi yang ada di Asia.

Nurdin juga mengemukakan bahwa Indonesia tetap serius dalam proses pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Indonesia akan bersaing dengan Australia, Inggris, Belgia-Belanda, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Spanyol-Portugal, Qatar dan Meksiko.

"Untuk selanjutnya, proses bidding akan ditangani Komite Bidding yang akan diluncurkan pada Oktober yang diketuai Ginanjar Kartasasmita," katanya.

Ia mengatakan akan melaksanakan "road show" ke sejumlah negara diantaranya ke Argentina dan Brasil.

"Minimal kita akan lobi lima negara dari 24 anggota Komite Tetap FIFA," katanya.

Nurdin juga mengemukakan akan berkomunikasi ke negara-negara Asia dengan menyamakan visi soal calon tuan rumah Asia pada 2022.

"Sekjen PSSI juga akan menjadi narasumber di Jerman dalam seminar soal Piala Dunia dan menuntaskan soal konsultan asing yang membantu Indonesia dalam proses bidding di Swiss," katanya. [antara]
read more...

Saturday, August 15, 2009

Elie Aiboy Berlabuh di Persidafon

Kekuatan Persidafon Dafonsoro semakin tangguh. Itu terjadi setelah gelandang serang timnas Elie Aiboy berlabuh di tim yang baru saja promosi ke Divisi Utama tersebut. Sepekan sebelumnya, Persidafon mendapatkan mantan penyerang Persebaya Purwanto.

'Elie bergabung dengan kami empat hari lalu. Saya yakin, skill dan pengalamannya akan sangat membantu tim ini,' kata pelatih Persidafon Freddy Muli.
Kemarin sore (14/8), Persidafon melakukan latih tanding dengan tim kompetisi internal Persebaya PS Indomaret di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. Dalam pertandingan itu, Elie yang musim lalu memperkuat PSMS Medan dimainkan penuh oleh Freddy.

'Saya ingin melihat hasil latihan permainan kolektif yang kami lakukan dalam beberapa pekan terakhir,' ujar Freddy. Hasil akhir laga kemarin sore adalah 5-2 untuk kemenangan Persidafon.

Dua gol Persidafon dicetak Purwanto. Tiga lainnya lahir dari aksi Uston Nawawi, Isaac Owagai, dan Bejo Sugiantoro. Dua gol Indomaret dicetak Rizal dan Ari Setiawan. [ali/ko/jawapos]
read more...

Friday, August 14, 2009

Budigol Berlabuh Di Persib

Siapa pemain pengganti Bambang Pamungkas yang gagal direkrut manajemen Persib Bandung, kini terjawab sudah. Dia adalah mantan striker Sriwijaya FC, Budi Sudarsono.

Ya, Budigol --begitu julukan bomber timnas Indonesia ini-- dipastikan bakal berbaju Persib untuk kompetisi Superliga edisi kedua musim depan. Itu setelah, manajemen Maung Bandung menemui kata sepakat dengan striker yang dikenal punya 'goyangan' maut ini.
"Tidak sulit untuk bisa menggaet Budi, karena yang bersangkutan sejak awal memang sudah ingin bermain di Persib. Karena itu, negosiasi pun berjalan lancar," sebut Umuh direktur utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

Sayang, ia sendiri enggan menyebutkan berapa besar dana yang digelontorkan untuk merekrut bomber sekelas Budi. yang pasti imbuhnya, perekrutan striker yang diharapkan menjadi 'mesin gol' Persib, sudah melalui pesetujuan pelatih kepala Jaya Hartono.
read more...

Thursday, August 13, 2009

Robertino Berlabuh di Persiba

Pemain asal Argentina, Robertino Pugliara, akhirnya menyepakati harga Rp. 1 miliar yang ditawarkan Persiba Balikpapan dan dipastikan membela klub tersebut di Liga Super Indonesia musim depan.

Kesepakatan harga itu disampaikan langung Edy Syahputra selaku agen Robertino. Menurut Edy, kini tinggal menunggu kehadiran Robertino saja untuk datang ke Indonesia karena saat ini mantan pemain Persija Jakarta tersebut tengah pulang kampung.
"Rencananya, ia akan tiba di Indonesia, Selasa (18/8) mendatang. Setibanya disini, ia langsung bertolak ke Balikpapan dan tinggal melakukan tandatangan kontrak saja,' ujar Edy.

Robertino menjadi pemain kelima yang pergi meninggalkan Persija secara resmi. Sebelumnya sudah ada beberapa nama yang lebih dulu hengkang seperti Hendro Kartiko, Ponaryo Astaman, Abanda Herman (Sriwijaya FC), serta I Wayan Gangga Mudana (Persela Lamongan). Striker Greg Nwokolo pun dikabarkan juga akan menyusul Robertino ke Persiba karena di bawah naungan agen yang sama.

Bahkan beberapa nama juga siap meninggalkan tim berjuluk "Macan Oranye" seperti Bambang Pamungkas, Aliyudin, Ismed Sofyan, Agus Indra, dan M. Ilham. [edp/biangbola]
read more...

Friday, July 24, 2009

Persipura Diskors 1 Tahun Dari Copa Indonesia

Persipura Jayapura mendapat hukuman skorsing dan denda akibat meninggalkan lapangan pertandingan dalam pertandingan final Copa Dji Sam Soe melawan Sriwijaya FC beberapa waktu lalu. PSSI menghukum klub kebanggaan masyarakat Papua itu berupa kehilangan hak untuk mengikuti Copa Dji Sam Soe musim kompetisi 2009/2010. Selain itu, Persipura harus mengembalikan semua match fee dan kontribusi lain, termasuk hadiah, yang diterima selama Copa Dji Sam Soe musim 2008/2009.
Demikian hasil keputusan Sidang Komisi Disiplin PSSI yang digelar di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7). Sidang yang dipimpin Ketua Komdis Hinca Panjaitan itu diikuti anggota antara lain Komdis Bernhard Limbong, M.Nigara, dan Joko Driyono. Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berupa skorsing dan denda itu berdasarkan Pasal 27 Angka 6 Huruf b Peraturan Kode Komisi Disiplin PSSI.

Hinca juga menjabarkan tentang penjelasan Komdis atas tiga pertanyaan pokok pihak Persipura selama Sidang berlangsung. Pertama, soal pertandingan dilangsungkan di kandang Sriwijaya FC, bukan di tempat (stadion dan kota) netral.

“Dalam laga final itu, Sriwijaya FC bukan tuan rumah. Sebab, Stadion Jakabaring sudah ditetapkan oleh Badan Liga Indonesia jauh sebelum final digelar, bukan setelah Sriwijaya dan Persipura lolos ke final. Kebetulan saja Sriwijaya FC melaju ke final. Hal seperti ini juga kerap terjadi di banyak Negara, khususnya terkait sistem kompetisi model Copa Dji Sam Soe seperti Copa Italia dan Piala UEFA,” papar Hinca.

Kedua, tentang bukti-bukti foto dan rekaman TV atas pelanggaran pemain Sriwijaya FC dan wasit Purwanto yang memimpin pertandingan dengan buruk, Hinca mengatakan bahwa dalam (peraturan) sepakbola, bukti-bukti foto di media massa dan rekaman TV tidak bisa menjadi dasar Komdis dalam menjatuhkan hukuman.

“Keputusan wasit lah yang tertinggi dan tidak bisa diganggu gugat. Komdis tidak bisa merubah keputusan wasit. Komdis hanya bisa menghukum siapa saja yang melanggar peraturan pertandingan. Komdis juga tidak bisa mengevaluasi kinerja wasit dalam memimpin pertandingan. Karena itu, wasit Purwanto kami kembalikan ke Badan Perwasitan atau Komite Wasit PSSI,” ujar Hinca.

Pada bagian penjelasannya, Hinca menegaskan: “Kami hanya menjelaskan peraturan kepada mereka, baik Manual Copa Dji Sam Soe maupun Peraturan Kode Disiplin PSSI. Jadi, dalam membuat keputusan, laporan dan bukti-bukti yang disampaikan Persipura tidak bisa dijadikan pertimbangan oleh Komdis. Tidak ada diskusi atau perdebatan. Yang ada, Komdis membacakan peraturan, termasuk hukuman atas setiap pelanggaran.”

Ironisnya, tambah Hinca, pihak Persipura justru banyak yang tidak tahu Peraturan Komdis, bahkan Manual Copa Dji Sam Soe.

“Ketika kami buka dan bacakan peraturan Komdis dan Manual Copa, pihak Persipura justru mengatakan bahwa mereka belum tahu semua itu. Termasuk tidak tahu hukuman yang disebabkan oleh tindakan mogok bermain,” tutur Hinca.

“Ya, boleh jadi, utusan klub ketika Managers Meeting berbeda dengan orang yang mengelola tim. ” (yosef)

Hasil Lengkap Sidang Komdis terkait Kasus Persipura, Kamis (23/7)

1. Pemain Persipura Ernest Jeremiah dihukum skorsing 3 tahun tidak boleh bermain di kompetisi sepakbola Indonesia dan didenda Rp 100 juta karena melanggar Pasal 61, 53, dan 150 Kode Disiplin PSSI, yaitu bertindak buruk (menanduk) wasit.

2. Pemain Persipura Beto Gonzalez diskorsing 3 tahun tidak boleh bermain di Indonesia dan didenda Rp 150 juta karena melanggar Pasal 60, 53, dan 150 Kode Disiplin PSSI tentang Tingkah Laku Buruk.

3. Klub Persipura yang melanggar Pasal 27 angka 6 huruf b Manual Copa Dji Sam Soe tentang klub yang mundur, dijatuhkan hukuman berupa :
(a) Kehilangan hak untuk ikut Copa Dji Sam Soe pada musim 2009/2010
(b) Harus mengembalikan kepada BLI semua match fee dan kontribusi lain, termasuk hadiah, selama mengikuti kompetisi.

4. Ketua Harian Persipura R. Kambuhlah yang bertanggungjawab atas tindakan mogok Persipura dalam pertandingan itu melanggar Pasal 56 ayat 3 Manual Copa Dji Sam Soe,dan ia dijatuhkan hukuman berupa:
(a) Sanksi tidak boleh mengurus sepakbola selama 2 tahun
(b) Denda uang sebesar Rp 100 juta

5. Wasit Purwanto dikembalikan ke Komite Wasit PSSI karena Komdis PSSI tidak bisa mengevaluasi kinerja wasit.

6. Panpel (BLI dan Lokal)yang gagal menciptakan kenyamanan bagi penonton dan pers telah melanggar Pasal 73 dan 74 Manual Copa Dji Sam Soe dan karena itu dihukum berupa denda sebesar Rp 50 juta.[pssi-football]
read more...

Tuesday, June 24, 2008

Jadwal Liga Super Indonesia 2008

jadwal lengkap Liga Super Indonesia 2008 telah dirilis oleh Badan Liga Indonesia pada hari Senin (23/6). Putaran pertama akan berlangsung pada tanggal 12 Juli – 1 Desember 2008. Kompetisi break pada tanggal 2 Desember 2008 – 3 Januari 2009. Pada masa ini sekaligus berlangsung transfer window. Putaran kedua kompetisi kembali dilanjutkan pada tanggal 4 Januari – 24 Mei 2009. (asp)

Jadwal Putaran Pertama Liga Super Indonesia 2008

Sabtu, 12/07/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSIPURA

2. PELITA JAYA - PERSIBA

3. PERSITA - AREMA

Minggu, 13/07/08

1. PSMS - PERSIWA

2. PERSIJAP - PERSIK

3. PSIS - PKT

4. PERSIB - PERSELA

Senin, 14/07/08

1. PERSITARA - PERSIJA

Jumat, 18/07/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSIWA

2. PELITA JAYA - PKT

3. PERSITA - PERSIK

Sabtu, 19/07/08

1. PSM - DELTRAS

2. PERSIJAP - AREMA

Minggu, 20/07/08

1. PSIS - PERSIBA

2. PERSITARA - PERSELA

3. PSMS - PERSIPURA

Senin, 21/07/08

1. PERSIB - PERSIJA

Jumat, 25/07/08

1. PERSIWA - PERSITARA

2. PKT - DELTRAS

Sabtu, 26/07/08

1. PERSELA - PERSIJAP

2. PERSIPURA - PERSIB

3. AREMA - PELITA JAYA

Minggu, 27/07/08

1. PERSIBA - PSM

2. PERSIJA - PERSITA

Senin, 28/07/08

1. PERSIK - PSIS

Jumat, 1/08/08

1. PERSIPURA - PERSITARA

2. PKT - PSM

3. PERSIWA - PERSIB

4. PERSIBA - DELTRAS

5. PERSELA - PERSITA

6. PERSIK - PELITA JAYA

Sabtu, 02/08/08

1. PERSIJA - PERSIJAP

2. AREMA - PSIS

Selasa, 5/08/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSELA

2. PSMS - PERSIJA

3. PERSIJAP - PKT

4. PERSITA - PERSIBA

5. PSM - PERSIWA

6. DELTRAS - PERSIPURA

7. PERSIB - PERSIK

Rabu, 6/08/08

1. PERSITARA - AREMA

Minggu, 10/08/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSIJA

2. PSMS - PERSELA

3. PSM - PERSIPURA

4. PERSIJAP - PERSIBA

5. PERSITA - PKT

Senin, 11/08/08

1. DELTRAS - PERSIWA

2. PERSITARA - PERSIK

3. PERSIB - AREMA

Jumat, 15/08/08

1. PERSIWA - PERSITA

2. PERSIK - DELTRAS

3. PERSIPURA - PERSIJAP

4. PERSELA - PSIS

5. PKT - SRIWIJAYA FC

Sabtu, 16/08/08

1. PERSIB - PERSITARA

2. AREMA - PSM

3. PERSIBA - PSMS

4. PERSIJA - PELITA JAYA

Jumat, 22/08/08

1. PERSIWA - PERSIJAP

2. PERSELA - PELITA JAYA

Sabtu, 23/08/08

1. PERSIPURA - PERSITA

2. PKT - PSMS

Minggu, 24/08/08

1. PERSIJA - PSIS

2. PERSIBA - SRIWIJAYA FC

3. AREMA - DELTRAS

Senin, 25/08/08

1. PERSIK - PSM

Jumat, 12/09/08

1. PSMS - PERSITARA

2. AREMA - PERSIBA

Sabtu, 13/09/08

1. PELITA JAYA - PERSIWA

2. DELTRAS - PERSELA

Minggu, 14/09/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSIB

2. PERSIJAP - PERSITA

3. PERSIK - PKT

4. PSM - PERSIJA

Senin, 15/09/08

1. PSIS - PERSIPURA

Jumat, 19-/09/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSITARA

2. PELITA JAYA - PERSIPURA

3. PERSIK - PERSIBA

4. PSIS - PERSIWA

Sabtu, 20/09/08

1. PSM - PERSELA

2. AREMA - PKT

3. DELTRAS - PERSIJA

4. PSMS - PERSIB

Selasa, 23/09/08

1.PERSITARA - PELITA JAYA

2 PSMS- PSMS

3. PKT - PERSIPURA

4. PERSELA - PERSIK

5. PERSIJA - AREMA

6. PERSIBA - PERSIWA

7. DELTRAS - SRIWIJAYA

8. FC PERSIB - PSIS

Sabtu, 27/09/08

1. DELTRAS - PSMS

2. PERSITARA - PSIS

3. PKT - PERSIWA

4. PERSELA - AREMA

5. PERSIJA - PERSIK

6. PERSIBA - PERSIPURA

7. PERSIB - PELITA JAYA

8. PSM - SRIWIJAYA FC

Jumat, 24/10/08

1. PERSIWA - PERSIJA

2. PKT - PERSIB

3. PERSIPURA - PERSELA

Sabtu, 25/10/08

1. PERSITA - PSM

2. PERSIJAP - DELTRAS

Minggu, 26/10/08

1. PERSIBA - PERSITARA

2. PELITA JAYA - PSMS

Senin, 27/10/08

1. PSIS - SRIWIJAYA FC

Jumat, 31/10/08

1. PKT - PERSITARA

2. PSM - PERSIJAP

3. PERSIPURA - PERSIJA

4. PSIS - PSMS

5. DELTRAS - PERSITA

Sabtu, 1/11/08

1. PERSIWA - PERSELA

2. PERSIBA - PERSIB

3. PELITA JAYA - SRIWIJAYA FC

Senin, 3/11/08

1. PSMS - PERSITA

Selasa, 4/11/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSIJAP

2. PERSIPURA - PERSIK

3. PERSELA - PKT

4. PERSIJA - PERSIBA

5. PERSIWA - AREMA

6. PELITA JAYA - PSM

7. PSIS - DELTRAS

Minggu, 9/11/08

1. SRIWIJAYA FC - PERSITA

2. PSMS - PERSIJAP

3. PERSIPURA - AREMA

4. PERSELA - PERSIBA

Senin, 10/11/08

1. PERSIJA - PKT

2. PERSIWA - PERSIK

3. PELITA JAYA - DELTRAS

4. PSIS - PSM

Jumat, 14/11/08

1. PKT - PERSIBA

2. DELTRAS - PERSIB

Sabtu, 15/11/08

1. PERSITA - PELITA JAYA

2. AREMA - PSMS

Minggu, 16/11/08

1. PSM - PERSITARA

2. PERSIJAP - PSIS

3. PERSELA - PERSIJA

Senin, 17/11/08

1. PERSIK - SRIWIJAYA FC

Jumat, 21/11/08

1. PERSIJAP - PELITA JAYA

2. PERSIPURA - PERSIWA

Sabtu, 22/11/08

1. PERSITA - PSIS

2. PERSIK - PSMS

Minggu, 23/11/08

1. DELTRAS - PERSITARA

2. PSM - PERSIB

Senin, 24/11/08

1. AREMA - SRIWIJAYA FC

Jumat, 28/11/08

1. PERSIB - PERSIJAP

2. PERSITARA - PERSITA

Sabtu, 29/11/08

1. PSIS - PELITA JAYA

2. SRIWIJAYA FC - PSMS

Minggu, 30/11/08

1. PERSIK - AREMA

Senin, 1/12/08

1. PERSITARA - PERSIJAP

2. PERSIB - PERSITA read more...

Thursday, February 14, 2008

Pelatih lokal lebih hebat !

Siapa bilang kualitas pelatih lokal kalah dari pelatih asing? Rahmad Darmawan, pelatih Sriwijaya FC membuktikan bahwa anggapan itu salah besar. Sebab, sejak era Liga Indonesia (Ligina) bergulir, dialah pelatih yang paling sering mengoleksi gelar juara.

Hingga saat ini, Rahmad telah mengoleksi dua gelar jawara Ligina yang terjadi saat membesut Persipura Jayapura pada musim 2005 dan musim ini bersama Sriwijaya FC. Dengan begitu, koleksi gelarnya sama banyak dengan Henk Wullems.

Namun, ada yang membuat Rahmad lebih unggul daripada pelatih asal Belanda tersebut. Sebab, dia menambahnya dengan satu gelar di Copa Indonesia III. Itulah yang membuat dia menjadi satu-satunya pelatih yang sukses mengawinkan gelar di Ligina dan Copa hingga saat ini.

Selain dua pelatih tersebut, belum ada seorang pun pelatih di Ligina, baik asing maupun lokal, yang berhasil membawa tim asuhannya menjadi juara lebih dari sekali di Divisi Utama. Pelatih asal Moldova Serghei Dubrovin nyaris saja meraih dua gelar.

Sayang, tim besutannya di Ligina VI, yakni PKT Bontang, tertahan di partai puncak. Mereka kalah tipis 3-2 dari PSM Makassar yang saat itu dilatih oleh pelatih asing lainnya, Henk Wullems. Gelar juara diraih oleh Dubrovin ketika membesut Petrokimia Gresik di Ligina VIII.

Selain di pentas Divisi Utama Ligina, pelatih lokal lebih unggul soal koleksi gelar juara. Di kompetisi bergengsi lainnya, yakni Copa Indonesia, pelatih lokal kembali unggul. Benny Dollo menjadi pelatih paling sukses di gelaran Copa Indonesia.

Pria yang kini menjabat sebagai pelatih timnas itu dua kali merengkuh gelar juara di Copa Indonesia bersama Arema Malang. Hal tersebut terjadi secara beruntun pada edisi perdana (2005) dan edisi kedua (2006).

Sayang, prestasi Bendol -sapaan Benny Dollo- di Divisi Utama Ligina tidak sama mengilapnya dengan prestasi di Copa Indonesia. Terbukti, tidak ada satu pun tim asuhannya yang berhasil di Ligina, paling banter menembus babak delapan besar.

Selain beberapa pelatih tersebut, semuanya hanya sekali merengkuh gelar juara di Ligina. Mereka adalah Indra Tohir saat menukangi Persib Bandung di Ligina I, Rusdy Bahalwan (Persebaya/Ligina III), Edi Paryono (PSIS/Ligina V), Sofyan Hadi (Persija/Ligina VII), Jaya Hartono (Persik/Ligina IX), Jacksen F. Tiago (Persebaya/LIgina X), dan Daniel Roekito (Persik XII).

Sumber : www.zonabola.com read more...

 

Home | Van Port All | Van Music

Season 2011/2012 © Template Design by Van RaYen