Showing posts with label Champions League. Show all posts
Showing posts with label Champions League. Show all posts

Thursday, April 07, 2011

Rooney Jawab Kritik dengan Gol Fantastis

Wayne Rooney cetak gol di menit 24''
London - Wayne Rooney membiarkan kakinya berbicara dengan gol babak pertama yang luar biasa dalam pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions melawan Chelsea di kandang Chelsea, Stamford Bridge, Kamis 7 april 2011. Rooney mengantarkan klubnya, Manchester United unggul 1-0.



Gol Rooney itu adalah "jawaban" dari segala kritik dan tekanan yang dari berbagai pihak. Pemain bengal ini sedang menghadapi ancaman sanksi dari FA karena umpatannya dalam siaran live TV Sabtu lalu. Waktu itu setelah membuat hattrick, Rooney di depan kamera mengejek dan mengumpat pendukung West Ham. Tapi, tekanan itu ternyata tak membuatnya tampil buruk dalam pertandingan Liga Champions itu.

Gol Rooney tercipta berkat kerja sama dengan gelandang kiri Ryan Giggs. Rooney yang mendapat umpan dari Giggs langsung menyambar bola. Tendangan keras Rooney kemudian membentur tiang dalam dan bergetarlah gawang Chelsea.



Meski bermain di kandang lawan, dalam pertandingan itu Setan Merah berhasil tampil lepas. Mereka justru mendominasi pertandingan. Ini hal yang tak lazim bagi MU saat bermain melawan musuh bebuyutan mereka Chelsea, apalagi ini bermain di kandang The Blues. Tapi, Rooney dan kawan-kawan tampil prima. Rooney memberikan banyak inspirasi bagi lini tengah dan depan MU. Kerja kerasnya pun berbuah kemenangan dan itu membuat Chelsea punya PR sulit pada pertandingan Liga Champions putaran kedua di Old Trafford Selasa depan. Kemenangan itu juga membuka peluang MU untuk melaju ke semi final Liga Champions.

"Wayne dalam kondisi luar biasa," kata bos United Alex Ferguson dalam sebuah wawancara televisi. "Dia memberi kami sebuah kesempatan hebat untuk sampai ke semi final Liga Champions.”



"(Ia) bermain sangat baik, benar-benar luar biasa. Keinginannya untuk bermain mengagumkan," Ferguson menambahkan. Ferguson tahu Rooney banyak mendapat pelecehan pada malam pertandingan itu. Dia mendapat banyak tackle. "Ttapi dia bangkit dan bermain. Ini menunjukkan keberanian pemain. Dia mendapat penghargaan yang besar."

Bagi Chelsea, kekalahan ini adalah pukulan telak. Harapan mereka untuk mengejar gelar di ajang Liga Primer sudah pupus. Mereka tak bisa mengejar Manchester United yang duduk di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Mereka juga tak bisa menggeser Arsenal yang ada di posisi kedua. Piala Liga Champions adalah satu-satunya kesempatan yang tersisa bagi Chelsea dan pasukan asuhan Carlo Ancelotti itu. Sayangnya, dalam permainan Kami itu, Chelsea bermain terlalu datar. Hanya sesekali tercipta peluang gol. Di antaranya saat tembakan Frank Lampard dihadang Patrice Evra sebelum turun minum.



Kemenangan MU itu juga sekaligus menorehkan rekor baru. United belum pernah menang di Stamford Bridge sejak 2002. MU terakhir kali mengalahkan Chelsea saat final Liga Champions pada2008 melalui adu penalti.

Hasil pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions :

Chelsea 0 - Manchester United 1
Tempat: Stamford Bridge, London
Pencetak gol: Wayne Rooney 24
Babak pertama: 0-1



Chelsea : Cech 1-Petr, 17-Jose Bosingwa (12-John Obi Mikel 79), 2-Branislav Ivanovic, 26-John Terry, Cole 3-Ashley; 7-Ramires, 8-Frank Lampard, Essien 5-Michael, 18 Yuri Zhirkov-Malouda 15-Florent 70); 11-Didier Drogba (39-Nicolas Anelka 70), Torres 9-Fernando.



Manchester United : van der Sar 1-Edwin; da Silva 21-Rafael (17-Nani 51), 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, Patrice Evra 3-; Valencia 25-Antonio, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-sung (12-Chris Smalling 90 +4), 14-Javier Hernandez (9-Dimitar Berbatov 78), 10-Wayne Rooney.

Wasit : Alberto Undiano Mallenco (Spanyol)



(REUTERS | ERWIN Z | TEMPO INTERAKTIF)
source
read more...

Thursday, November 04, 2010

Imbangi AC Milan 2-2, Real Madrid ke 16 Besar Liga Champions (Group G)

Khedira, Ibra, Ramos, Maria
Milan - Real Madrid memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Dalam laga sengit dan terjadi saling susul keunggulan, Rossoneri dan Los Merengues berbagi poin usai bermain imbang 2-2.

Di San Siro, Kamis (4/11/2010) dinihari WIB, Madrid lebih dulu unggul melalui Gonzalo Higuain jelang turun minum. Rossoneri mampu membalikkan keadaan lewat dua gol Filippo Inzaghi di menit 69 dan 77.



Namun kemenangan yang sudah di depan mata tersebut harus menguap kembali setelah Pedro Leon mencetak gol kedua Los Merengues di babak masa injury time.



Tambahan satu poin membuat Madrid kini punya koleksi 10 poin dari empat laga. Meski masih ada dua laga tersisa di fase grup, anak didik Jose Mourinho sudah memastikan tiket ke babak 16 besar.

Sementara buat Milan, dengan lima poin yang kini dimiliki mereka masih berhak duduk di posisi dua. Andrea Pirlo cs bakal dapat persaingan sengit dari AJ Auxerre dan Ajax Amsterdam untuk memperebutkan tiket kedua dari grup ini.



Di pertandingan lainnya, Auxerre memetik kemenangan pertama setelah menundukkan Ajax dengan skor tipis 2-1. Klub Prancis itu kini masih duduk di posisi terbawah dengan poin tiga, sementara sang raksasa Belanda berada di atasnya dengan poin empat.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung berusaha menekan saat pertandingan dimulai. Namun justru Madrid yang punya peluang pertama di menit kedua ketika tendangan Gonzalo Higuain dari luar kotak penalti ditepis Cristian Abiatti sambil menjatuhkan diri.



Setelah tandukan Pepe menyongsong umpan tendangan bebas masih melayang tipis di atas mistar, Milan membalas melalui Kevin Prince Boateng. Dapat umpan dari sisi kanan, sepakan gelandang asal Ghana itu tepat mengarah ke pelukan Iker Casillas.

Milan benar-benar berada dalam tekanan di menit-menit berikutnya. Angel Di Maria berhasil mematahkan perangkap offside dan mengalahkan Gianluca Zambrotta di dalam kotak penalti, namun sepakannya melenceng tipis dari tiang dekat Abbiati. Sebelumnya tendangan firts time Xabi Alonso juga cuma tipis luput dari sasaran.



Dua penyelamatan gemilang oleh Pirlo. Dengan kepalanya gelandang internasional Italia itu membuang bola tandukan Higuain tepat di garis gawang, sementara upaya rebound Di Maria dengan sepakan kaki kanannya juga mentah di kepala pemain berjuluk Metronom itu.

Di menit 22 Milan punya peluang bersih pertamanya saat Zlatan Ibrahimovic lolos dari jebakan offside. Namun striker Swedia itu gagal mengalahkan Casillas saat tinggal berhadapan duel satu lawan satu.



Sebuah kesalahan yang dibuat Casillas nyaris membuat Ibra membawa Milan unggul. Mencungkil bola melewati kepala Casillas yang keluar dari sarangnya, si kulit bundar gagal diarahkan dengan sempurna ke dalam gawang oleh mantan pemain Barcelona itu dan cuma menghasilkan tendangan gawang.

Milan akhirnya harus menyudahi babak pertama dalam posisi tertinggal setelah Higuain menjebol gawang Abiatti di menit 45. Menerima umpan pendek dari Angel Di Maria yang menyelinap di antara banyak pemain tuan rumah, Higuain terlepas dari pengawalan bek Milan dan memperdaya Abiatti untuk membawa Los Merengues mempimpin 1-0.



Baru dua menit babak kedua berjalan Abiatti kembali harus jatuh bangun mengamankan gawangnya saat harus menepis tendangan jarak jauh CR7.

Selanjutnya Milan terus berada di bawah dominasi Madrid. Meski terlihat mulai menurunkan tempo permainan dibanding babak pertama, Los Merengues tetap bisa mengurung Rossoneri di sekitar 10 menit awal paruh kedua.



Di menit 58 Ronaldinho ditarik keluar dan digantikan Filippo Inzaghi. Keputusan yang dibuat Massimilliano Allegri ini ternyata membuahkan hasil positif karena sembilan menit berselang dia mencetak gol penyama.

Gol balasan Milan yang tercipta di menit 69 tersebut diawali kegagalan Marcello mengamankan bola saat berada dalam tekanan Zlatan Ibrahimovic. Sepakan striker Swedia itu dari dalam kotak penalti mampu ditepis Iker Casillas, tapi Pippo bisa me-rebound dengan kepalanya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.



Pippo!! Milan balik unggul di menit 77 kembali melalui striker gaeknya itu. Gol ini berbau kontroversi karena Inzaghi terlihat jelas berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Gattuso. Super Pippo mampu memenangi duel dengan Pepe untuk kemudian menceploskan bola ke dalam gawang.

Milan sepertinya akan memetik tiga poin karena hingga menit 90 mereka mampu mempertahankan keunggulan. Namun di masa injury time Pedro Leon mampu menjebol gawang Abiatti. Mendapat umpan terobosan dari Karim Benzema, sepakan Pedro Leon menyelinap di antara kaki Abiatti dan membungkam publik San Siro.

Skor akhir sama kuat 2-2.



Susunan Pemain

Milan : Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Boateng, Pirlo, Gattuso (Seedorf 84); Ronaldinho (Inzaghi 59); Pato (Ambrosini 72), Ibrahimovic

Real Madrid : Casillas; Sergio Ramos, Pepe (Pedro Leon 80), Carvalho, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira; Cristiano Ronaldo, Ozil (Raul Albiol 94), Di Maria; Higuain (Benzema 73) (Doni Wahyudi - detiksport)



source

read more...

Thursday, February 25, 2010

Inter Bekuk Chelsea 2-1

Milan - Misi Inter Milan untuk meraih kemenangan atas Chelsea terlaksana. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter sukses menekuk pasukan asal London itu dengan skor 2-1.

Pertandingan leg I perdelapanfinal Liga Champion yang dihelat di Stadion Giseppe Meazza, Kamis (25/2/2010) dinihari WIB, ini relatif berjalan seimbang untuk kedua tim. Inter sempat meraih keunggulan di menit-menit awal laga lewat tendangan Diego Milito, namun berhasil disamakan oleh gol Salomon Kalou di awal babak kedua.
Gol penentu kemenangan La Beneamata atas The Blues akhirnya tercipta di pertengahan babak kedua lewat sepakan Esteban Cambiasso. Hasil yang bisa dibilang tak terlalu buruk untuk kedua tim.

Dengan kemenangan ini, Inter sedikit unggul. Tetapi dengan satu gol tandang peluang Chelsea juga masih terbuka. 'Si Biru' pun masih memiliki kesempatan untuk membalas di leg kedua yang akan dihelat di Stamford Bridge pada 16 Maret mendatang.

Jalannya Pertandingan

Inter Milan ngebut selepas start. Baru tiga menit pertandingan berjalan mereka sudah bisa membobol jala Chelsea lewat sepakan Milito.

Chelsea dikejutkan dengan serangan cepat tuan rumah. Berawal dari bola sodoran Samuel Eto'o, Wesley Sneijder dengan cerdik memberikannya kepada Milito yang berada di sisi kiri.

Lewat satu sentuhan, Milito kemudian sukses mengecoh John Terry yang mengawalnya. Ruang pun terbuka untuknya dan dengan satu sepakan kaki kanan penyerang asal Argentina ini berhasil membobol jala Petr Cech.

Didier Drogba sempat memberikan balasan pada menit 15. Namun, usaha penyerang asal Pantai Gading ini melalui sebuah tendangan bebas belum membuahkan hasil. Sepakannya masih membentur tiang gawang dan akhirnya dijinakkan oleh Julio Cesar.

Sepuluh menit menjelang turun minum, Eto'o kembali membuat pertahanan Chelsea terancam. Menerima operan Sneijder dari sisi kiri, bomber dari Kamerun ini mungkin saja akan mencetak gol atas namanya, jika ia bisa mengeksekusi tendangan kaki kirinya dengan baik.

Upaya Chelsea mengejar ketinggalan atas Inter Milan membuahkan hasil di menit 51. Sepakan jarak jauh Salomon Kalou gagal diantisipasi Julio Cesar dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyama The Blues ini bermula dari tusukan Branislav Ivanovic di sisi kanan. Dalam posisi terjepit di muka kotak penalti, dia kemudian mengirim bola pada Kalou.

Sepakan yang dilepaskan Kalou dari luar kotak penalti ssungguhnya tak terlalu keras dan terlihat bisa diantisipasi Julio Cesar, namun si kulit bundar tak kena ditepis kiper Brasil itu dan berarang di gawang Inter.

Inter akhirnya kembali unggul pada menit 55 setelah umpan lambung Sneijder dimentahkan oleh barisan pertahanan Chelsea.. Namun, bola muntah langsung disambar oleh Cambiasso dengan sebuah sepakan keras.

Usaha pertama gelandang asal Argentina itu masih bisa diblok oleh Branislav Ivanovic. Tetapi usaha keduanya langsung membuahkan hasil. Sepakannya bersarang di pojok bawah tiang jauh dari Cech.

Di sisa pertandingan, Chelsea terus berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Namun mereka tak kunjung berhasil menciptakan gol kedua. Kemenangan dengan skor 2-1 pun menjadi milik Inter.

Susunan Pemain

Inter Milan: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Javier Zanetti, Maicon, Esteban Cambiasso, Welsey Sneijder, Thiago Motta (Mario Balotelli 58), Dejan Stankovic (Sulley Muntari 84), Diego Milito, Samuel Eto'o (Goran Pandev 68).

Chelsea: Petr Cech (Henrique Hilario 62), John Terry, Ricardo Carvalho, Branislav Ivanovic, John Obi Mikel, Florent Malouda, Frank Lampard, Michael Ballack, Salomon Kalou (Daniel Sturridge 78), Didier Drogba, Nicolas Anelka.

[Rossi Finza Noor - detiksport]
read more...

Wednesday, February 24, 2010

Barcelona Diimbangi Stuttgart 1 - 1

Stuttgart - Langkah juara bertahan untuk lolos ke babak delapan besar terbuka cukup lebar. Sempat lebih dulu tertinggal, Barcelona membawa satu poin dari lawatan ke VfB Stuttgart setelah bermain imbang 1-1.

Di Mercedes-Benz Arena, Rabu (24/2/2010) dinihari WIB, tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan melalui Cacau di menit 26. Gol balasan sang juara bertahan di lesakkan Zlatan Ibrahimovic saat babak kedua baru berjalan enam menit.
Meski gagal menang, hasil imbang sudah cukup menguntungkan Barcelona mengingat mereka bertindak sebagai tim tamu. Di laga leg kedua, langkah anak didik Pep Guardiola ini makin ringan karena cuma butuh hasil imbang.

Kondisi bertolak belakang terjadi di kubu Stuttgart. Kehilangan keunggulan harus dibayar mahal karena misi berat sudah menunggu di pertandingan kedua. Kemenangan atau hasil imbang lebih dari satu gol harus didapat wakil Jerman ini untuk bisa mendapat tiket ke babak delapan besar.

Jalannya Pertandingan


Mendominasi penguasaan bola, Barcelona lebih dulu punya peluang membuka keunggulan di menit kelima. Menusuk ke kotak penalti dari sisi kanan, Lionel Messi justru terpeleset di kotak terlarang usai memperdaya pemain lawan.

Di menit-menit selanjutnya tim tamu masih bersabar membangun serangan dari bawah, namun rapatnya barisan tengah dan belakang Stuttgart membuat Andres Iniesta cs lebih banyak berputar di lapangan tengah. Justru Stuttgart beberapa kali bisa mengancam lewat permainan cepat mengandalkan bola pendek.

Salah satu peluang yang dimiliki Die Rotten adalah sepakan jarak jauh Cacau dan tandukan Timo Gebhart yang luput dari sasaran. Namun di menit 24 pendukung tuan rumah akhirnya bersorak menyusul bobolnya gawang Barca.

Datang dari blind side Carles Puyol, Cacau menanduk dengan sempurna bola yang diumpan dari sisi kanan oleh Gebhart. Valdes yang mencoba menggapai si kulit bundar tak kuasa menjangkaunya. 1-0 Stuttgart mempimpin.

Tak lama berselang Stuttgart mengklaim penalti menyusul bola umpan Progebnyak yang menyentuh tangan Pique di kotak terlarang. Namun wasit tak menunjuk titik putih tanda diberikannya penalti menyusul insiden tersebut.

Tak diperkuat Dani Alves dan Eric Abidal, Barcelona sering kecolongan serangan di kedua sayapnya. Gerrard Pique dan Rafael Marquez yang diplot sebagai bek tengah juga tampil kurang kompak yang membuat beberapa kali gawang Valdes dalam ancaman serius.

Alhasil laga selanjutnya berjalan dengan Barca yang lebih banyak ditekan. Pavel Pogrebnyak nyaris menggandakan keunggulan andai tusukannya dari tengah lapangan tak dihalau Valdes dalam posisi satu lawan satu. Sementara akselerasi Cacau usai mengalahkan Marquez dalam perebutan bola di dalam kotak penalti juga tak membuahkan hasil, bola yang diarahkannya ke gawang terhalang Puyol yang datang sambil menjatuhkan diri.

Enam menit sebelum turun minum kesempatan menyamakan kedudukan dimiliki Barcelona. Sepakan Messi gagal diblok dengan sempurna oleh Jens Lehmann, yang membuat bola bergulir pelan ke dalam gawang. Namun gol urung tercipta karena si kulit bundar malah membentur tiang hingga dengan mudah dipunggut kembali oleh Lehmann.

Barcelona tak harus menunggu lama di babak kedua untuk bisa menyamakan kedudukan. Enam menit waktu berjalan. Ibra berhasil menjebol gawang Jens Lehmann untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Ibra mencetak gol ke gawang Jens Lehmann sebagai hasil dari kemelut di muka gawang VfB Stuttgart. Sepakan pertamanya setelah mendapat bola yang dipantulkan dengan kepala oleh Gerrard Pique masih terhalang Jens Lehmann. Namun bola yang kembali ke kakinya langsung diarahkan kembali ke dalam gawang, kali ini berujung gol.

Kedua kesebelasan selanjutnya saling menciptakan peluang. Stuttgart membuang kesempatan mencetak gol kedua karena tendangan Khedira menyambar umpan Hleb masih melenceng jauh di menit 62.

Sementara empat menit berselang, upaya Ibra menghukum kesalahan Lehmann yang tangkapannya lepas saat menghalau umpan diagonal juga terbuang percuma. Sepakan striker Swedia itu di depan gawang yang sudah ditinggal penjaganya terbentur tubuh Molinaro. Kubu The Catalans sempat mengajukan protes karena menganggap bola menyentuh tangan Molinaro, namun wasit bergeming.

Di menit 71 Valdes membuat penyelamatan gemilang saat dia menghalau tendangan Marica dari jarak dekat. Ancaman tersebut muncul menyusul tendangan bebas cepat yang diambil Stuttgart yang dilanjutkan umpan Hleb ke tengah kotak penalti.

Di 15 menit akhir penghujung laga, Barcelona tampil monoton. Seperti puas dengan hasil 1-1, sang juara bertahan banyak memainkan bola di daerahnya sendiri. Kondisi ini membuat penonton yang memadati Mercedes-Benz Arena kerap menyoraki back pass yang makin sering dilakukan pemain Barcelona.

Lewat serangan cepat Stuttgart punya beberapa kesempatan mengancam gawang Valdes. Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor bertahan di angka 1-1.

Susunan Pemain


Stuttgart: Lehmann, Celozzi, Tasci, Delpierre, Molinaro; Gebhart (Rudy 84'), Trösch (Kuzmanovic 58'), Khedira, Hleb, and Pogrebnyak Cacau (Marica 63').

Barcelona: Valdés; Puyol, Márquez (Milito 58'), Piqué, Maxwell; Touré (Henry 53'), Busquets, Xavi; Messi, Ibrahimovic, Iniesta.

[Doni Wahyudi - detiksport]
read more...

Thursday, November 26, 2009

Milan Diimbangi Marseille

MIlan - AC Milan kembali gagal menang di San Siro. Menjamu Olympique Marseille, Kamis (26/11/2009) dinihari WIB, Rossoneri dipaksa berusah payah sebelum bermain imbang 1-1.

Cuma menambah sat poin dari laga matchday kelima membuat Milan harus lengser ke posisi teratas klasemen Grup C. Dengan nilai delapan, Milan terpaut dua angka atas Real Madrid yang pada pertandingan lain menekuk FC Zurich dengan skor 1-0.
Milan sesungguhnya bisa memastikan lolos ke 16 besar jika memenangi laga ini. Namun karena kemudian cuma bermain imbang 1-1, Andrea Pirlo cs wajib menang saat mendatangi FC Zurich demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan lebih dulu unggul melalui Marco Borriello. Gol penyama tercipta masih di babak pertama melalui Lucho Gonzalez. Diavolo Rosso layak bersyukur bisa mengakhiri laga dengan tambahan satu poin karena di menit-menit akhir mereka dapat ancaman serius dari lawannya.

Jalannya pertandingan

Peluang pertama Milan datang melalui Gianluca Zambrotta saat dia menerima umpan terukur Andrea Pirlo, namun sepakan wingback senior itu saat tinggal berhadapan dengan kiper gagal betbuah gol. Juga dengan rebound Ronaldinho yang melayang jauh di atas mistar.

Milan membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Gol pembuka Rossoneri ke gawang Marseille datang dari Marco Borreillo.

Borriello menjebol gawang Marseille setelah dia mendapat umpan dari Alexandre Pato di sebelah kiri pertahanan tim tamu. Menusuk ke kotak penalti, dia sempat memperdaya seorang pemain bertahan lawan dan melepaskan tendangan kaki kiri yang menerobos di antara kaki kiper Steve Mandanda.

Namun keunggulan Diavolo Rosso tak bertahan lama karena enam menit berselang gawang Dida dibobol Lucho Gonzalez. Gol ini diawali kegagalan Massimo Oddo mengamankan daerahnya di sisi kanan. Mamadou Niang yang menusuk ke kotak penalti melepaskan umpan yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Dida. Bola yang mental ke tengah kotak penalti langsung disambar Lucho Gonzalez untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Borriello nyaris membuat gol keduanya di menit 24 saat dia tinggal berhadapan dengan kiper, namun belum sempat melepaskan tembakan dia dihadang tekel bersih dari Souleymane Diawara.

Peluang lainnya buat tuan rumah adalah saat barisan pertahanan Marseille tak kompak saat melepas umpan panjang Thiago Silva dan tak tahu ada Pato berdiri di belakangnya. Marseille beruntung karena bola lambung yang dilepaskan Si Bebek meleset tipis dari sasaran.

Lewat sebuah skenario tendangan bebas, Marseille punya kesempatan untuk balik unggul di menit 58. Namun Benoit Cheyrou gagal menyepakbola yang melintas di depannya, padahal saat itu pemain Milan tak ada yang memperhatikan pergerakannya di dalam kotak penalti.

Saat Milan tak kunjung bisa menembus pertahanan Marseille, anakskuad besutan Didier Deschamp kembali membuat Milanisti di San Siro was-was. Menusuk ke dalam kotak penalti, Niang melepaskan umpan mendatar ke arah tiang jauh di mana Brandao berada. Menghadapi gawang yang kosong, sepakan striker Brasil itu tepat di muka gawang membentur mistar.

Rossoneri baru benar-benar membuat peluang matang melalui tendangan Clarence Seedorf. Mencoba menyambar bola yang lepas dari aki Patodi dalam kotak penalti saat ditekan bek lawan, sepakan gelandang Belanda itu mentah terhadang defender Marseille yang lain.

Sepuluh menit sebelum bubaran Dida melakukan penyelamatan saat dia menepis bola umpan silang Laurent Bonnart yang mengarah ke gaangnya setelah sempat membentur Zambrotta. Lima menit kemudian Borriello mensia-siakan peluang saat tandukannya meneruskan umpan diagonal Ronaldinho masih terlalu lemah dan arahnya masih melebar.

Marseille nyaris membawa pulang kemenangan dari Milan saat tandukan Diawara menyongsong tendangan sudut diselamatkan tiang gawang di menit 86.

Susunan Pemain

AC Milan: 1-Dida; 44-Massimo Oddo (20-Ignazio Abate 28), 33-Thiago Silva, 13-Alessandro Nesta, 15-Gianluca Zambrotta; 23-Massimo Ambrosini, 10-Clarence Seedorf, 21-Andrea Pirlo; 7-Alexandre Pato, 22-Marco Borriello, 80-Ronaldinho.

Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 24-Laurent Bonnart, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 6-Edouard Cisse, 7-Benoit Cheyrou (23-Fernando Morientes 85), 18-Fabrice Abriel, 8-Lucho Gonzalez (14-Bakari Kone 67); 9-Brandao, 11-Mamadou Niang (10-Hatem Ben Arfa 73).

[detiksport/sepakbola]
read more...

Kalahkan Zurich 1 - 0, Madrid Puncaki Grup

Madrid - Real Madrid memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0 saat menjamu FC Zurich. Gol tunggal dari Gonzalo Higuain dalam laga tersebut mengantar Los Merengues memuncaki klasemen Grup C.

Higuain mencetak gol satu-satunya Madrid saat pertandingan memasuki menit 21. Dibarengi hasil imbang 1-1 antars AC Milan kontra Marseille, kemenangan tersebut membawa skuad besutan Manuel Pellegrini memuncaki klasemen Grup C.
Madrid kini mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan, unggul dua angka atas Rossoneri. Di laga terakhir menghadapi Marseille dua pekan dari sekarang, Iker Casillas cs tinggal butuh hasil imbang untuk memastikan lolos ke babak 16 besar.

Sementara buat Zurich, kekalahan keempat ini membuat mereka dipastikan masuk kotak. Klub tersebut juga tak mungkin berlaga di Europa League karena apapun hasil laga terakhir kontra Milan mereka tetap akan menjadi penghuni posisi juru kunci.

Jalannya pertandingan

Kaka membuat peluang pertama buat Madrid saat laga baru berjalan empat menit. Lolos dari jepitan dua pemain lawan sepakan kaki kiri gelandang Brasil itu masih bisa ditepis kiper Johnny Leoni.
Madrid Unggul Lewat Higuain

Di menit 10 dan 11 Xabi Alonso dan Gonzalo Higuain melepaskan tembakan keras untuk memecah kesulitan menembus pertahanan tim tamu. Kedua eksekusi tersebut tak mambuahkan hasil karena Johnny Leoni dengan sigap mampu meredamnya.

Madrid akhirnya memimpin di menit 20. Higuain mengantar Madrid unggul satu gol setelah dia dapat umpan terobosan terukur dari Kaka yang membelah barisan pertahanan tim tamu. Dengan satu sontekan dingin, striker Argentina itu memperdaya kiper Leoni.

Zurich spereti sama sekali tak bereaksi dengan gol tersebut karena dominasi pertandingan masih dipegang Madrid dalam beberapa menit setelahnya. Namun kembali Leoni menjadi pahlawan tim tamu saat dia memblok sepakan jarak jauh Alonso.

Setelah upaya Marcello menambah jumlah keunggulan Madrid dari proses tendangan sudut cuma membentur mistar, Marseille menciptakan peluang pertamanya saat laga tersisa lima menit. Tendangan Alexandre Alphonse yang nyaris bersarang di gawang Iker Casillas seakan mengingatkan Madrid untuk tetap memperhatikan barisan pertahanannya.

Di awal babak kedua, Madrid masih melanjutkan dominasinya. Namun Los Merengues tak lagi bermain seatraktif di babak pertama. Alhasil tak banyak kesempatan dimiliki tuan rumah untuk memperbesar keunggulan, padahal di sisi lain Zurich juga tak punya cukup kekuatan untuk meladeni lawannya.

Alhasil Madrid baru kembali menebar ancaman di menit 67 melalui Rafael van der Vaart. Tendangan voli gelandang Belanda itu untuk menyongsong crossing Marcelo bisa diantisipasi Leoni.

Pada menit 70 Pellegrini memasukkan Cristiano Ronaldo untuk menggantikan Raul Gonzales. Ini merupakan laga kompetitif perdana CR9 setelah absen cukup lama akibat cedera pada kakinya.

Di selang dua menit terakir pertandingan Leoni sukses menghindarkan Zurich dari kekalahan dengan skor lebih besar. Setelah menghalau upaya Van der vaart di menit 89, dia juga berhasil meredam aksi Ronaldo di menit 91.

Susunan Pemain

Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 18-Raul Albiol, 3-Pepe, 2-Alvaro Arbeloa (23-Rafael van der Vaart 58); 22-Xabi Alonso, 10-Lassana Diarra; 8-Kaka (24-Esteban Granero 89), 7-Raul (9-Cristiano Ronaldo 67), 12-Marcelo; 20-Gonzalo Higuain.

FC Zurich: 1-Johnny Leoni; 13-Florian Stahel, 21-Heinz Barmettler, 30-Hannu Tihinen, 16-Philippe Koch; 20-Milan Gajic (8-Johan Vonlanthen 75), 7-Silvan Aegerter, 19-Alain Rochat, 14-Dusan Djuric (27-Marco Schonbachler 88); 5-Xavier Margairaz, 12-Alexandre Alphonse (25-Admir Mehmedi )
read more...

MU 0 - 1 Besiktas, Kekalahan Pertama MU Di Liga Champions

Manchester - Manchester United tertunduk di kandangnya sendiri. Bertanding menghadapi Besiktas di matchday V Liga Champions, MU kalah dengan skor tipis 0-1.

Di Stadion Old Trafford, Kamis (26/11/2009) dinihari WIB, MU tampil dengan sejumlah pemain lapis kedua sejak awal pertandingan. Tak ada nama-nama seperti Wayne Rooney, Dimitar Berbatov atau pun Ryan Giggs. Sebagai gantinya Sir Alex Ferguson memainkan Danny Welbeck, Federico Macheda Darron Gibson dan Gabriel bertan sejak awal.
MU tampil dominan, tetapi mereka kesulitan untuk membongkar pertahanan Besiktas. Sang lawan sendiri berhasil memaksimalkan sebuah peluang emas di babak pertama menjadi gol. Yang menjadi pendulangnya adalah Rodrigo Tello.

Tello menciptakan golnya dengan cara yang cukup bagus. Ia melepaskan sebuah tendangan dari jarak 30 meter. Bola sempat mengenai bahu Rafael da Silva sebelum akhirnya merobek jala Ben Foster.

Hasil ini sudah tak berpengaruh bagi The Red Devils lantaran mereka sudah memastikan diri lolos dari fase grup Liga Champions. Mereka tetap berada di puncak klasemen Grup B dengan nilai 10. Sementara berada di urutan empat dengan nilai empat.

Jalannya Pertandingan

MU langsung mengancam pertahanan Besiktas ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Rafael memberikan umpan terobosan kepada Obertan yang kemudian melepaskan sebuah crossing terukur ke arah kotak penalti. Di sana telah berdiri Macheda. Namun, penyerang muda asal Italia itu tak mampu menjangkau bola yang lewat di depan gawang.

Macheda mendapatkan kesempatan lagi pada menit 19. Kali ini, usai mengecoh dua pemain Besiktas, ia melepaskan sebuah sepakan melengkung dengan kaki kiri. tetapi, alih-alih berbuah menjadi gol, bola malah melebar tipis di sisi gawang.

Terus menyerang, MU akhirnya malah dikejutkan oleh Besiktas pada menit 21. Tello melepaskan sebuah sepakan keras dari jarak 30 meter. Bola sempat mengenai Rafael namun masih meluncur deras ke arah gawang. Foster pun tak mampu menghalaunya. Gawang MU bobol dan Besiktas unggul 0-1.

Tertinggal satu gol, tuan rumah berusaha membalas. Sepuluh menit kemudian, Welbeckmemberikan operan kepada Obertan. nama terakhir berlari mengejar bola operan tersebut dan nyaris mendapatkannya kalau saja tak kalah cepatd ari kiper Rustu Recber.

Empat menit menjelang turun minum, gantian Besiktas yang mendapatkan kans emas. Operan Tello kepada Michael Fink dilanjutkan dengan sebuah tendangan oleh nama terakhir. Namun sepakan Fink masih melenceng tipis di samping gawang.

Pada menit 57, Darron Gibson beraksi sendirian menerobos pertahanan Besiktas. Di depan kotak penalti lawan, ia melakukan operan satu-dua dengan Welbeck dan memberikan umpan terobosan kepada Park Ji Sung di sisi kiri. Park kemudian melepaskan tendangan kaki kiri, tetapi bola belum menemui sasaran.

Obertan menunjukkan tajinya pada menit 62. Ia menggiring bola sendirian dari lini tengah dan melewati dua pemain Besiktas. Aksinya diakhiri dengan sebuah sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tetapi Rustu dengan sigap berhasil menepisnya.

Semenit berselang Obertan kembali mengancam pertahanan Besiktas. Umpan Macheda dari sisi kiri diasmbutnya dengan sebuah sundulan. Sial baginya, bola malah melambung melewati mistar gawang.

Hingga akhir laga, MU tetap gagal mencetak gol penyama kedudukan. Besiktas pun pulang dari Inggris dengan membawa kemenangan.

Susunan Pemain

Manchester United: Ben Foster, Nemanja Vidic, Wes Brown, Rafael da Silva (Patrice Evra 74), Gary Neville, Anderson, Darron Gibson (Michael Carrick 74), Park Ji Sung (Michael Owen 69), Gabriel Obertan, Danny Welbeck, Federico Macheda.

Besiktas: Rustu Recber, Ibrahim Toraman (Erham Guven 67), Matteo Ferrari, Ibrahim Uzulmez, Ibrahim Kaz, Fabian Ernst, Michael Fink, Bobo (Batuhan Karadeniz 84), Rodrigo Tello (Ugur Incerman 75), Ismail Koybasi, Ekrem Dag.
read more...

Wednesday, November 04, 2009

Hasil Matchday 4 > 03 November 2009 [Group A,B,C,D]

Bayern Munich 0 - 2 Bordeaux (37' [0 - 1] Y. Gourcuff, 90' [0 - 2] M. Chamakh)

Maccabi Haifa FC 0 - 1 Juventus (45' [0 - 1] M. Camoranesi)

Besiktas 0 - 3 Wolfsburg (14' [0 - 1] Z. Misimovic, 80' [0 - 2] C. Gentner, 87' [0 - 3] E.Dzeko)

Manchester United 3 - 3 CSKA Moscow (25' [0 - 1] A.Dzagoev, 29' [1 - 1]M.Owen, 31' [1 - 2] M.Krasic, 47' [1 - 3] V.Berezutski, 84'[2 - 3] P.Scholes , 90'[ 3 - 3 ] L.A.Valencia)

AC Milan 1 - 1 Real Madrid (29' [0 - 1] K.Benzema, 35' [1-1] Ronaldinho(pen.))

Marseille 6 - 1 Zurich (3' [1-0] S.Aegerter(o.g.), 11' [2-0] F.Abriel, 31' [2-1] A.Alphonse, 51' [3-1] M.Niang, 80' [4-1] Hilton, 87' [5-1] B.Cheyrou, 90' [6-1] Brandao)

APOEL Nicosia 0 - 1 FC Porto (84' [0 - 1] R.Falcao)

Atletico Madrid 2 - 2 Chelsea (66' [1 - 0] S.Agüero, 82' [1 - 1] D.Drogba, 88' [1-2] D.Drogba, 90' [2-2] S.Agüero)
read more...

Milan Ditahan Madrid Di San Siro 1 - 1

Milan gagal mengulang sukses mereka menaklukkan Real Madrid seperti dua pekan silam. Bermain di San Siro, Rabu (4/11) dinihari WIB, kedua tim bermain imbang 1-1.

Dengan hasil ini, pemandangan di papan klasemen Grup C Liga Champions sedikit mengalami perubahan. Real Madrid tak lagi memuncaki klasemen dan kali ini mengubah perolehan angka mereka menjadi tujuh angka.
Milan juga mengumpulkan angka yang sama. Hanya saja, karena unggul head-to-head dari Madrid, Milan berhak duduk di peringkat satu.

Tampil di hadapan publiknya sendiri, Milan tampil tertekan. Bahkan hingga 20 menit pertama pertandingan berjalan, belum sekali pun Milan melepas tendangan ke arah gawang.

Sebaliknya Real Madrid yang bertindak sebagai tim tamu malah tampil ganas. Sejumlah peluang sempat tercipta, tapi tak satu pun yang menghasilkan gol.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit 29. Adalah Karim Benzema yang mencetak gol lebih dulu setelah dengan sempurna memaksimalkan bola rebound hasil tendangan keras Kaka yang gagal diamankan Dida.

Namun keunggulan Madrid tak bertahan lama. Berawal dari handball Pepe di kotak terlarang, Ronaldinho tak menemui kesulitan berarti menaklukkan Iker Casillas lewat tendangan 12 pas.

Milan sempat mencetak satu gol tambahan beberapa menit kemudian lewat tendangan keras Alex Pato dari dalam kotak penalti. Akan tetapi gol tersebut dianulir karena wasit menilai terjadi pelanggaran terlebih dahulu sebelum gol tercipta.

Memasuki babak kedua, Real Madrid masih tampil cukup dominan. Namun Milan bisa mengimbangi dengan permainan kolektifnya.

Kedua tim saling menyerang dari berbagai lini untuk bisa unggul. Sejumlah peluang memang sempat diciptakan kedua tim, akan tetapi tak sampai memaksa Casillas di kubu Madrid, atau pun Dida di pihak Milan mengambil bola dari gawangnya.

Peluang terbaik dimiliki Filippo Inzaghi di menit 83. Malang bagi Milan, bola kiriman Pato gagal dikontrolnya dengan baik yang akhirnya kesempatan membawa Milan unggul menghilang begitu saja.

Real Madrid juga sempat memberi tekanan kepada Dida lewat sepakan keras Marcelo dan Raul Gonzalez. Namun skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain:
AC Milan: 1-Dida; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 23-Massimo Ambrosini, 21-Andrea Pirlo, 10-Clarence Seedorf; 7-Alexandre Pato, 22-Marco Borriello (9-Filippo Inzaghi 79), 80-Ronaldinho.

Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 3-Pepe, 18-Raul Albiol, 2-Alvaro Arbeloa; 8-Kaka, 10-Lassana Diarra, 22-Xabi Alonso, 12-Marcelo; 11-Karim Benzema (17-Ruud Van Nistelrooy 82), 20-Gonzalo Higuain (7-Raul 75).

[goal/indonesia]
read more...

Selamat Dari Kekalahan 3 - 3, MU lolos ke 16 besar

Manchester United patut berterima kasih pada Antonio Valencia. Karena tendangan keras pemain berposisi gelandang serang itu di masa injury time yang sempat mengenai pemain belakang Georgy Shchennikov, United bisa terhindar dari kekalahan memalukan di Old Trafford saat menjamu CSKA Moskwa. Rabu (4/11) dinihari WIB, kedua tim bermain imbang 3-3.

Meski hanya bisa meraih satu angka, United tetap menjadi penguasa klasemen sementara Grup B dengan sepuluh angka. Runner up Liga Champions musim lalu itu juga bisa menyegel tiket lolos langsung ke babak 16 besar di matchday keempat.
Sementara bagi CSKA, tambahan satu angka membuat peluang mereka masuk ke babak lanjutan Liga Champions tetap terbuka, terlebih-lebih untuk bisa mendapat satu tiket ke Liga Europa.

Bertanding di puluhan ribu pendukung United di Old Trafford, CSKA tampil lepas. Bahkan mereka mampu mencetak gol lebih dulu lewat kontribusi Alan Dzagoev.

Pemain muda CSKA itu sukses mengelabuhi Wes Brown dan melepas tendangan keras ke gawang Edwin Van Der Sar tanpa bisa dihentikan kiper veteran asal Belanda itu. 1-0 untuk CSKA di menit 25.

Akan tetapi, United langsung bangkit. Michael Owen berhasil menyamakan kedudukan empat menit kemudian setelah mampu memaksimalkan bola sodoran Nani yang sebelumnya bekerja sama dengan Antonio Valencia.

Dua menit kemudian, fans United kembali dipaksa terhenyak setelah Milos Krasic membuat tim tuan rumah kembali dalam posisi tertinggal lewat sontekannya. Keunggulan 2-1 ini bisa dipertahankan CSKA hingga turun minum.

Dua menit setelah istirahat pertandingan, fans United kembali dikejutkan oleh gol dari tim tamu. Kali ini Vasili Berezutskiy yang membobol gawang Van Der Sar dengan sundulannya.

United akhirnya bereaksi dan memegang kendali pertandingan, memaksa CSKA bermain di daerahnya sendiri dan hanya mengandalkan serangan balik yang tidak efektif.

Setelah beberapa kali membuka peluang, Paul Scholes akhirnya bisa memaksimalkan salah satu di antara kesempatan yang ada pada menit 84 dengan sundulannya.

Gol tersebut semakin melecut semangat pasukan Alex Ferguson untuk mencetak, setidaknya, satu gol lagi. Upaya itu membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki masa injury time lewat tendangan keras Antonio Valencia yang mengenai badan salah satu pemain CSKA Georgy Shchennikov, mengubah arah bola dan akhirnya mengecoh penjaga gawang Igor Akinfeev.

Dikartumerahnya Devydas Semberas sesaat setelah gol tercipta melengkapi kegagalan CSKA meraih poin penuh. United pun selamat dari kekalahan memalukan dan menyudahi pertandingan dengan skor 3-3.

Susunan Pemain:
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 20-Fabio (3-Patrice Evra 59), 23-Jonny Evans, 6-Wes Brown, 2-Gary Neville; 25-Antonio Valencia, 24-Darren Fletcher, 18-Paul Scholes, 17-Nani (10-Wayne Rooney 58); 27-Federico Macheda (26-Gabriel Obertan 82), 7-Michael Owen

CSKA Moskwa: 35-Igor Akinfeyev; 42-Georgy Shchennikov, 4-Sergei Ignashevich, 24-Vasily Berezutsky, 6-Alexei Berezutsky; 11-Pavel Mamayev (25-Elvir Rahimic 70), 22-Yevgeny Aldonin, 2-Deividas Semberas, 17-Milos Krasic; 10-Alan Dzagoyev (7-Daniel Carvalho 72), 89-Tomas Necid (23-Nika Piliev 86)

[goal/indonesia]
read more...

Thursday, October 22, 2009

Klasemen Sementara Matchday 3 UEFA Champions League

Group A
1. Bordeaux [7]
2. Juventus [5]
3. Bayern Munich [4]
4. Maccabi Haifa [0]

Group B
1. Manchester United [9]
2. Wolfsburg [4]
3. CSKA Moskva [3]
4. Beşiktaş [1]

Group C
1. AC Milan [6]
2. Real Madrid [6]
3. Marseille [3]
4. Zürich [3]

Group D
1. Chelsea [9]
2. FC Porto [6]
3. APOEL [1]
4. Atlético Madrid [1]

Group E
1. Lyon [9]
2. Fiorentina [6]
3. Liverpool [3]
4. Debrecen [0]

Group F
1. Barcelona [4]
2. Dynamo Kiev [4]
3. Rubin Kazan [4]
4. Internazionale Milan [3]

Group G
1. Sevilla [9]
2. Unirea Urziceni [4]
3. FC Stuttgart [2]
4. Glasgow Rangers [1]

Group H
1. Arsenal [7]
2. Olympiacos [6]
3. AZ [2]
4. Standard [1]

read more...

Hasil Matchday 3 > 21 Oktober 2009 [Group A,B,C,D]

FC Girondins de Bordeaux 2 - 1 FC Bayern München (6' M.Ciani (o.g.), 27' M.Ciani, 40' M.Planus)

Juventus 1 - 0 Maccabi Haifa FC (47' G.Chiellini)

PFC CSKA Moskva 0 - 1 Manchester United FC (86' L.A.Valencia)

VfL Wolfsburg 0 - 0 Beşiktaş JK

Real Madrid CF 2 - 3 AC Milan (19' Raul, 62' A.Pirlo, 66' A.Pato, 76' R.Drenthe, 88' A.Pato)

FC Zürich 0 - 1 Olympique de Marseille (69' G.Heinze)

FC Porto 2 - 1 APOEL FC (22' A.Pereira (o.g.), 33' Hulk, 48' Hulk(pen.))

Chelsea FC 4 - 0 Club Atlético de Madrid (41' S.Kalou, 52' S.Kalou, 69' F.Lampard, 90' L.A.Perea(o.g.))
read more...

Pato Berikan Milan Kemenangan

Alexandre Pato menjadi bintang kemenangan AC Milan atas tuan rumah Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions Grup C, Kamis (22/10/2009) dinihari WIB. Dua golnya memenangkan Rossoneri 3-2.

Awalnya Madrid tampak superior di hadapan Milan, di depan Madridista di Santiago Bernabeu. Hampir di sepanjang babak pertama mereka membuat bola lebih banyak bergulir di wilayah permainan tim tamunya itu.
Meski demikian shot on goal pertama dilakukan oleh Milan melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti oleh Andrea Pirlo. Namun bola melesat di atas mistar gawang Iker Casillas.

Semenit kemudian Madrid membalas. Dari crossing Sergio Ramos, Esteban Granero berhasil menyambar bola meski ditempel ketat oleh Massimo Oddo. Dida berhasil menghentikan serangan tersebut.

Di menit 13 Madrid menyerang lagi melalui penetrasi Karim Benzema. Saat masuk kotak penalti, ia dijatuhkan Gianluca Zambrotta. Tayangan ulang memperlihatkan Zambrotta mengayuhkan kai kanan dan kirinya untuk menghentikan Benzema hingga terjatuh. Namun wasit Frank De Bleeckere asal Belgia tidak memberi tuan rumah hadiah penalti.

Sampai saat itu Milan lebih bermain menunggu sambil sesekali mencoba melakukan counter attack melalui trio penyerang Pato, Pippo Inzaghi dan Ronaldinho. Strategi yang diterapkan pelatih Leonardo adalah menumpuk pemain di lini tengah untuk melambatkan tempo serangan Madrid.

Di menit 18 publik Bernabeu bergemuruh melihat gawang Milan bergetar. Berawal dari serangan Benzema, striker Prancis itu mengoper pendek kepada Granero, yang kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Dida berhasil meredam tendangan itu, tapi tidak benar-benar berhasil mengamakan keadaan. Tangkapannya luput, dan bola segera diserobot Raul Gonzalez, yang dengan cepat menceploskannya ke gawang yang sudah kosong. Madrid memimpin 1-0 dan Raul melanggengkan statusnya sebagai pemilik rekor gol terbanyak di Liga Champions dengan 66 gol.

Peluang emas diperoleh Milan di menit 24 lewat umpan silang terukur dari Clarence Seedorf. Namun, Inzaghi yang sudah berdiri bebas sendirian, luput tendangan volinya. Di penghujung babak pertama Madrid memberi sebuah tekanan lain melalui tendangan keras Marcelo, tapi Dida menepisnya.

Di babak kedua Milan mencoba bermain lebih terbuka dengan tetap mencoba memperlambat tempo permainan Madrid, yang masih tanpa pemain termahal dunia Cristiano Ronaldo yang masih cedera.

Sementara Madrid masih menyerang. Tembakan kaki kiri Raul melebar, sedangkan Kaka, yang lebih sering beroperasi di sayap kiri, menjajal Dida dengan tendangan dari jarak dekat, tapi kiper Brasil itu mematahkannya. Dida juga melakukan penyelamatan dengan menepis sepakan Benzema dari luar kotak penalti.

Di menit 59 Leonardo menarik keluar Inzaghi dan memasukkan Marco Boriello. Dua menit kemudian Milan berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh Pirlo. Tembakan gelandang internasional Italia itu tidak sangat keras, tapi cantik dan arahnya ke tiang dekat. Casillas tak berhasil menjangkau bola yang menembus gawangnya di sebelah kanan.

Madrid tampak lengah di lini belakang. Empat menit kemudian mereka kembali kebobolan. Massimo Ambrosini memberi umpan dari titik tengah ke arah Pato. Casillas keluar wilayahnya untuk menyongsong, tapi ia tak mungkin menggerakkan tangannya. Alhasil bola mampu dikuasai Pato dan striker Brasil itu dengan mudah menggetarkan gawang El Real. Milan berbalik unggul 2-1.

Keadaan itu berubah lagi di menit 76. Drenthe, yang masuk ke lapangan di menit 67, memperpanjang nafas tuan rumah. Menerima bola sepak pojok dari Raul, bek kiri Belanda itu langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan mengarahkannya ke pojok kiri gawang Milan. Dida tak mampu menjangkaunya dan gol keempat dalam laga itu tercipta.

Tensi pertandingan meningkat drastis. Di menit 83 Dida meredam tembakan Kaka, tapi Raul me-rebound-nya dan gol. Namun wasit menganulir gol itu karena kapten Madrid itu sudah offside.

Semenit berselang giliran Casillas melakukan penyelamatan krusial. Berhadapan satu lawan satu dengan Pato, kiper nomor satu Spanyol itu mampu menahan tembakan jarak dekat musuhnya itu dengan kaki.

Dari sepak pojok tersebut lahir dua insiden. Pertama, Thiago Silva berhasil menanduk bola dan mengoyak jala Madrid. Wasit tidak mengesahkan gol itu karena bek asal Brasil itu dianggap melakukan pelanggaran saat menyundul bola di udara.

Keputusan itu diprotes para pemain Milan. Raul yang "terjebak" di antara kerumunan pemain-pemain Milan dikeplak oleh Ronaldinho. Rekan-rekan Raul terpancing emosinya, dan kericuhan antarpemain merebak. Keputusannya adalah Raul, Ronaldinho dan Alessandro Nesta dikartu kuning.

Drama memuncak ketika di menit 88 tercipta sebuah gol lagi dan itu memunculkan pemenang. Dari serangan balik, Clarence Seedorf menarik perhatian bek-bek Madrid di kotak penalti sebelum mengirim umpan kepada Pato. Drenthe terlalu jauh dari Pato, dan pemain berkostum merah-hitam bernomor punggung 7 itu menyambar bola Seedorf dengan tendangan voli untuk menaklukkan Casillas dan menghancurkan hati Madridista.

Upaya terakhir Madrid untuk menyamakan kedudukan dilakukan Xabi Alonso dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun Dida berhasil menghalaunya dan ia layak dipandang sebagai salah satu bintang Milan, walaupun blunder fatalnya di babak pertama terlanjur tercatat.

Milan pun memenangi duel besar di Madrid itu dengan skor 3-2. Kaka, sosok yang paling dinantikan dalam reuni pertamanya dengan Milan, dan ramai-ramai dipeluk rekan-rekan lamanya dari San Siro sebelum kickoff, tertunduk lesu dalam balutan kostum putih-putih.

Susunan pemain:

Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 3-Pepe, 18-Raul Albiol, 12-Marcelo; 8-Kaka, 10-Lassana Diarra, 22-Xabi Alonso, 24-Esteban Granero (15-Royston Drenthe 66); 11-Karim Benzema, 7-Raul.

AC Milan: 1-Dida; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 23-Massimo Ambrosini, 21-Andrea Pirlo, 10-Clarence Seedorf; 7-Alexandre Pato, 9-Filippo Inzaghi (22-Marco Borriello 60), 80-Ronaldinho (16-Mathieu Flamini 90+1).

[detiksport/sepakbola]
read more...

Valencia Menangkan United

Manchester United berhasil mencatat rekor kemenangan 100 persen di fase grup Liga Champions dengan meraih kemenangan 1-0 atas tuan rumah CSKA Moskwa di Luzhniki Stadium, Kamis (21/10) dinihari WIB.

Adalah Antonio Valencia yang menjadi pahlawan kemenangan United di pertandingan ini dengan golnya ketika pertandingan menyisakan empat menit lagi.
Dengan tambahan tiga angka, United kini mengoleksi sembilan angka dan menduduki puncak klasemen Grup B. Sementara CSKA Moskwa masih tertahan di posisi tiga dengan tiga poin.

Di 30 menit pertama pertandingan, minim tercipta peluang mencetak gol dari masing-masing kubu. Kiper Edwin Van Der Sar dan Igor Akinfeev masih mudah mengamankan gawangnya.

Di menit 37, Gary Neville melepas tendangan keras yang masih tidak tepat sasaran. Empat menit kemudian Dzagoyev memaksa fans dari tim tamu berdebar-debar dengan tendangan bebasnya, meski tak sampai berbuah gol.

Memasuki babak kedua, CSKA masih tampil dominan. Gol bahkan sempat tercipta di menit 56 lewat tendangan Dzagoyev. Beruntung bagi United karena gol tersebut dianulir. Dzagoyev dinilai dalam posisi offside sebelum mencetak gol.

Beberapa menit berselang, Akinfeev membuat penyelamatan penting dengan memblok bola sundulan Nani. Pemain Portugal itu juga gagal memaksimalkan kesempatan kedua yang dimilikinya enam menit kemudian.

Usaha tim tamu baru membuahkan hasil di menit 86. Mendapat bola sodoran dari Dimitar Berbatov, Antonio Valencia dengan sempurna melesakkan bola ke gawang Akinfeev dengan tendangan kerasnya.

Di masa injury time, Anderson nyaris saja menggandakan keunggulan United jika saja bola hasil tendangan bebasnya tidak melebar. Skor 1-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain:
CSKA Moscow: 35-Igor Akinfeyev; 15-Chidi Odiah, 24-Vasily Berezutsky, 4-Sergei Ignashevich, 6-Alexei Berezutsky; 17-Milos Krasic, 2-Deividas Semberas, 25-Elvir Rahimic (7-Daniel Carvalho 90), 42-Georgy Shchennikov (11-Pavel Mamayev 62); 89-Tomas Necid (23-Nika Piliyev 73), 10-Alan Dzagoyev.
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 2-Gary Neville, 5-Rio Ferdinand (6-Wes Brown 57), 15-Nemanja Vidic, 22-John O’Shea; 25-Antonio Valencia, 18-Paul Scholes (7-Michael Owen 71), 8-Anderson, 20-Fabio (16-Michael Carrick 88), 17-Nani; 9-Dimitar Berbatov.

[goal/indonesia]
read more...

Wednesday, October 21, 2009

Hasil Matchday 3 > 20 Oktober 2009 [Group E,F,G,H]

Debreceni VSC 3 - 4 ACF Fiorentina (2' P. Czvitkovics, 6' A. Mutu, 10' A. Gilardino, 20' A. Mutu, 28' G. Rudolf, 37' M.A.Santana, 88' A.Coulibaly)

Liverpool FC 1 - 2 Olympique Lyonnais (41' Y.Benayoun, 72' M.Gonalons, 90' C.Delgado)

FC Barcelona 1 - 2 FC Rubin Kazan (2' A.Ryazantsev, 48' Z.Ibrahimovic, 73' G.Karadeniz)

FC Internazionale Milano 2 - 2 FC Dynamo Kyiv (5' T.Mikhalik, 35' D.Stankovic, 40' Lucio(o.g.), 47' W.Samuel)

Rangers FC 1 - 4 FC Unirea Urziceni (2' Ricardo(o.g.), 32' M. Bilasco, 49' K.Lafferty (o.g.), 59' L.McCulloch(o.g.), 65' P.D.Brandán)

VfB Stuttgart 1 - 3 Sevilla FC (23' S. Squillaci, 55' J. Navas, 72' S.Squillaci, 74' Elson)

AZ Alkmaar 1 - 1 Arsenal FC (36' C.Fabregas, 90' D.Mendes)

Olympiacos FC 2 - 1 R. Standard de Liège (37' I.d.Camargo, 43' K.Mitroglou, 90' I.Stoltidis)
read more...

Inter Imbang Lagi

Milan - Tiga pertandingan telah dilakoni Inter Milan dan belum sekalipun mereka memenanginya. Dalam laga hari Rabu (21/10/2009) dinihari WIB di kandang sendiri, mereka dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Dynamo Kiev.

Inter bahkan dua kali tertinggal dari tamunya yang berasal dari Ukraina itu. Namun Dejan Stankovic dan Walter Samuel membuat skuad Jose Mourinho terhindar dari kekalahan, walaupun juga gagal meraup poin penuh.
Publik Giuseppe Meazza dibuat terkejut oleh gol Kiev di menit kelima melalui tembakan Taras Mikhalik. Stankovic menyamakan kedudukan di menit 35, tapi Lucio melakukan bunuh diri yang membuat Inter tertinggal 1-2 di akhir babak pertama.

Samuel menjadi penyelamat kedua Inter lewat gol sundulannya beberapa menit setelah turun minum. Sampai akhir pertandingan skor tidak berubah lagi, tetap 2-2.

Hasil ini membuat Inter bahkan harus menunggui dasar klasemen sementara Grup F dengan nilai tiga. Mereka sementara kalah satu angka dari tiga rivalnya, Barcelona, Rubin Kazan, dan Kiev.

Jalannya pertandingan

Samuel Eto'o sudah pulih dari cedera dan dimainkan sebagai starter. Ia menjadi striker tungal, ditopang oleh Stankovic dan Wesley Sneijder, yang bermain gemilang saat pemegang titel scudetto dalam empat musim terakhir itu menang telak 5-0 atas Genoa dalam laga domestik akhir pekan lalu.

Dynamo tampil agresif di awal pertandingan dan sudah memperoleh tendangan sudut di menit ketiga. Tak lama kemudian mereka bahkan mendulang gol yang bermula dari tendangan bebas. Dua pemain Inter gagal menyapu bola dan Mikhailik memanfaatkannya dengan melepaskan tembakan ke arah gawang, dan gawang Cesar pun jebol.

Inter tidak cepat mereaksi gol tersebut karena permainannya mandeg. Dynamo bahkan memberi tekanan lagi ketika sundulannya tipis di atas mistar gawang Inter. Catatan buat Shevchenko adalah dia pernah mencetak 14 gol untuk AC Milan dalam 20 pertandingan melawan La Beneamata.

Permainan Inter membaik selepas menit ke-20. Hasilnya, di menit 35 Stankovic berhasil menyamakan kedudukan. Ia mengalahkan seorang bek lawan dan kiper Stanislav Bogush yang menyongsongnya jauh dari wilayahnya, setelah mendapat umpan terobosan dari Lucio.

Ironisnya buat Lucio, lima menit kemudian ia melakukan kesalahan fatal yang merugikan timnya. Bek internasional Brasil itu menceploskan bola ke gawang sendiri saat menghadapi sepak pojok. Skor 2-1 untuk Dynamo bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Mourinho menarik Sulley Muntari dan memasukkan David Suazo. Tak seberapa lama, Inter mencetak gol balasan yang kedua buatan Samuel. Ia menyundul masuk bola tendangan sudut Sneijder. Itulah gol kedua Samuel dalam 49 penampilannya di Liga Champions.

Eto'o mendapat sebuah peluang tapi dipatahkan kiper Bogush. Sebaliknya, Cesar pun mematahkan serangan Dyanmo melalui Milos Ninkovic.

Di menit 73 terjadi keadaan yang mencekam buat fans tuan rumah. Kesalahan Lucio membuat Shevchenko punya kesempatan besar untuk menciptakan gol karena tinggal berhadapan dengan Cesar. Akan tetapi tendangan Shevchenko melebar.

Suazo memperoleh peluang terbesar di menit 85. Setelah Javier Zanetti bekerja keras menyerbu dari sayap kanan, Suazo mendapat sodoran manis di dalam kotak penalti, tapi tembakannya melenceng!

Susunan pemain:

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Chivu; Zanetti, Cambiasso (Materazzi 86), Muntari (Suazo 46); Stankovic (Vieira 86), Sneijder; Eto'o

Dynamo Kiev: Bogush; Eremenko, Khacheridi, Leandro Almeida, Magrao (Betao 70); Shevchenko, Mikhalik, Vukojevic, Ninkovic (Yusev 69), Yarmolenko; Milevskiy (Kravets 92)

[detiksport/sepakbola]
read more...

Barca Dipukul Rubin 1-2

Barcelona - Juara Rusia Rubin Kazan mengejutkan juara bertahan Liga Champions Barcelona. Bermain di kandang lawan, Stadion Nou Camp, Rubin justru pulang dengan kemenangan 2-1.

Dua gol Rubin dalam pertandingan Grup F yang dihelat Rabu (21/10/2009) dinihari WIB itu dicetak oleh Alexander Ryazantsev dan Gokdeniz Karadeniz. Zlatan Ibrahimovic menjadi sumber gol tunggal Barca.

Walau kalah, Barca tetap berhak duduk di posisi teratas Grup F dengan nilai empat dari tiga laga. Sementara Rubin tetap di peringkat tiga meski jumlah nilainya sama karena mereka kalah selisih gol.

Memisahkan Barca dengan Rubin adalah Dynamo Kiev yang di pertandingan lainnya menahan Inter Milan 2-2. Inter sendiri tetap berada di posisi buncit grup yang sama karena baru memetik tiga poin dari tiga pertandingan yang sudah mereka lakoni.

Jalannya pertandingan

Rubin langsung menyengat Barca di kesempatan pertama di menit pembuka. Tendangan keras Ryazantsev menembus gawang Barca, dengan kiper Victor Valdes terlihat out of position.

Barca mencoba membalasnya tiga menit berselang. Lolos dari jebakan off-side, Ibrahimovic mengincar tiang jauh Rubin dengan tendangannya, tapi kiper Sergei Ryzhikov sigap menepisnya keluar.

Seperempat jam pertandingan, umpan Pedro Rodriguez dari saya kiri disikat Dani Alves dengan tendangan deras dari luar kotak penalti, tapi arahnya melambung tipis di atas mistar.

Ryzhikov menyelamatkan gawang Rubin di menit 23. Dari umpan Alves yang dilepas dari sayap kanan, sundulan Pedro mengancam gawang Rubin, namun Ryzhikov menepisnya keluar lapangan.

Satu lagi peluang Barca gagal di menit 28. Bukan Ryzhikov yang menggagalkannya, tapi tendangan Xavi Hernandez dari luar kotak 16 masih melayang tipis di atas gawang Rubin.

Empat menit sebelum turun minum, Rubin gagal menambah golnya saat tendangan bebas Alejandro Dominguez sedikit di luar kotak penalti Barcelona jatuh tepat di pelukan Valdes.

Babak kedua baru berlangsung dua menit, El Barca sukses menyamakan skor jadi 1-1. Dari umpan panjang Xavi, Ibra menguasai bola dengan dada sebelum tendangan mendatarnya menjebol gawang Ryzhikov.

Ryzhikov menggagalkan kans Barca untuk berbalik unggul di menit 57. Sebuah tendangan Pedro hasil dari kerjasama Andres Iniesta dengan Ibrahimovic diusir kiper lawan keluar lapangan.

Delapan menit kemudian, Lionel Messi yang tampil kurang impresif mendapat peluang. Dari umpan tumit Alves, Messi melepas tendangan yang terlalu lemah dan Ryzhikov dengan mudah menjinakannya.

Rubin justru kembali unggul di menit 72. Dari serangan balik, Dominguez mengirim umpan terobosan kepada Karadeniz yang dengan tendangan terarahnya merobek gawang Barca dan membuat Rubin melaju 2-1.

Peluang terbaik Barca untuk setidaknya menyelamatkan diri dari kekalahan hadir di menit 78. Tapi tendangan Ibrahimovic melanjutkan umpan sundulan Messi melabrak mistar Rubin. Sial bagi Barca.

Di masa injury time, Ibrahimovic mencoba melakukan tendangan salto dari dalam kotak penalti, tetapi upaya penyerang Swedia itu tak menemui hasil karena arahnya melebar.

Wasit pun meniup peluit panjang tanda usainya pertandingan dengan Rubin tetap berhak atas kemenangan dengan skor 2-1.


Susunan pemain
Barcelona: Valdes; Alves (Busquets 90), Pique, Marquez (Keita 80), Abidal; Xavi, Yaya Toure, Iniesta; Messi, Ibrahimovic, Pedro (Bojan 66)

Rubin: Ryzhikov; Navas, Sharonov, Ansaldi, Salukvadze; Ryazantsev (Kasaev 84), S. Semak (Murawski 43), Noboa, Karadeniz (Popov 90); Dominguez, Kaleshin

[detiksport/sepakbola]
read more...

Liverpool Ditaklukkan Duo Supersub Lyon

Liverpool - Liverpool masih sengsara dan kembali menelan kekalahan. Menjamu Lyon di Liga Champions Grup E di Anfield, mereka kalah 1-2 dan gol penentu kekalahan itu tercipta di injury time.

Dalam matchday 3 yang berlangsung Rabu (21/10/2009) dinihari WIB, Liverpool sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Yossi Benayoun di menit 41. Namun Lyon berhasil menyamakan kedudukan di menit 71, dan bahkan mencuri gol kemenangan di menit 90.

Kemenangan ini membawa Les Gones kokoh di puncak klasemen sementara dengan nilai sembilan hasil dari tiga laga. Sementara "Si Merah" berada di tangga ketiga dengan poin tiga, hasil dari sekali menang dan dua kali kalah.

Catatan buruk untuk Liverpool adalah ini merupakan kekalahan kedua secara berturut-turut yang dialami armada Rafael Benitez di Liga Champions musim ini, setelah di matchday sebelumnya dibekap Fiorentina. Akhir pekan lalu mereka juga kalah dari Sunderland di Liga Inggris, dan di pekan sebelumnya lagi oleh Chelsea.

Jalannya Pertandingan

Liverpool memiliki peluang pertama di menit kedua melalui sepakan Steven Gerrard. Namun usaha kapten Liverpool, yang sempat membentur pemain belakang Lyon, masih melenceng tipis dari sasaran.

Lyon balik mengancam di menit ke-10. Sebuah umpan dari Ali Cissokho disambut oleh tandukan Lisandro Lopez, yang selanjutnya digagalkan oleh Pepe Reina.

Liverpool sempat mencetak gol di menit ke-15 melalui sundulan kepala Dirk Kuyt. namun wasit menganulir gol tersebut karena menilai telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu. Tuan rumah harus bermain tanpa Gerrard sejak menit ke-24. Manajer Rafael Benitez menarik keluar Stevie G dan menukarnya dengan Fabio Aurelio.

Sepuluh menit menjelang jeda, Liverpool memiliki kans mencetak gol. Berawal dari kemelut di muka gawang Lyon, David Ngog yang berdiri di sisi kiri gawang tim tamu melepaskan tembakan. Namun upayanya masih bisa dihentikan kiper Hugo Lloris.

Memasuki menit ke-38, Lyon balik menekan. Bola lambung yang dikirim Kim Karlstrom ke kotak penalti Liverpool, disambut oleh sepakan Sidney Govou. Namun tendangannya tidak mengarah ke sasaran.

Gol yang dinanti publik Anfield tiba di empat menit menjelang jeda. Gol pembuka 'Si Merah' dipersembahkan oleh Yossi Benayoun.

Gol ini berawal dari bola silang mendatar yang dilepas Fabio Aurelio dari sayap kiri. Benayoun yang tak terlalu terkawal menyambut bola dengan sepakan kaki kanannya yang sukses menaklukkan Hugo Lloris.

Skor 1-0 bertahan hingga peluit tanda turun minum ditiupkan.

Di awal babak kedua, Lyon mengambil inisiatif serangan. Sepakan Anthony Reivellere di menit keempat babak kedua masih melayang di atas gawang Pepe Reina.

Di menit ke-55, Benayoun nyaris mencetak gol keduanya. Namun sundulan pemain asal Israel ini yang menyambut umpan Dirk Kuyt masih melenceng di kiri gawang Lyon.

Dua menit berselang David Ngog giliran memiliki kesempatan untuk membawa The Reds memperlebar jarak. Usai menerima umpan dari Martin Kelly, Ngog sejenak mengontrol bola dengan dada. Namun eksekusi yang dia lancarkan masih melenceng dari sasaran.

Satu jam laga berjalan, Lloris sukses menyelamatkan gawangnya dari sundulan Kuyt.

Upaya Lyon menemui hasil di menit ke-71 usai sundulan Maxime Gonalons sukses berbuah menjadi gol penyama. Gol ini berawal dari kemelut di depan gawang Pepe Reina yang tercipta dalam situasi sepak pojok.

Reina sempat dua kali mematahkan tendangan yang dilepas Jeremy Toulalan dan Aly Cissokho. Selanjutnya bola muntah mengarah ke Gonalons. Tandukan pemain yang baru masuk di menit ke-43 ini sukses mendaratkan bola ke gawang The Reds.

Petaka hadir bagi Liverpool di masa injury time. Lagi-lagi pemain pengganti menjadi momok bagi The Anfield Gank. Adalah Cesar Delgado yang baru masuk di menit ke-85, yang sukses menjaringkan bola ke gawang Reina.

Gol ini berawal dari umpan silang mendatar yang dilepaskan Govou dari sayap kanan. Si kulit bundar bergulir ke arah Delgado yang tidak terlalu terkawal yang selanjutnya tanpa ampun melesakkan bola ke gawang tuan rumah.

Skor untuk Lyon 2-1 bertahan hingga laga ditutup.

Susunan Pemain

Liverpool: 25-Pepe Reina; 34-Martin Kelly (37-Martin Skretel 76'), 23-Jamie Carragher, 5-Daniel Agger, 22-Emiliano Insua; 20-Javier Mascherano, 21-Lucas; 15-Yossi Benayoun (10-Andriy Voronin 83'), 8-Steven Gerrard (12-Fabio Aurelio 24'), 18-Dirk Kuyt; 24-David Ngog

Olympique Lyon: 1-Hugo Lloris; 13-Anthony Reveillere, 3-Cris (41-Maxime Gonalons 43'), 28-Jeremy Toulalan, 20-Aly Cissokho; 17-Jean Makoun, 6-Kim Kallstrom; 14-Sidney Govou, 8-Miralem Pjanic, 10-Ederson (18-Bafétimbi Gomis 61'); 9-Lisandro Lopez (19-Cesar Delgado 85')

[detiksport/sepakbola]
read more...

Thursday, October 01, 2009

MU Taklukkan Wolfsburg 2-1

Manchester United kembali meraup poin penuh dalam lanjutan kualifikasi Grup B Liga Champions Eropa dengan menumbangkan tamunya Vfl Wolfsburg dengan skor 2-1.

Hasil ini sebenarnya bisa jauh lebih besar jika dua gol tuan rumah sebelumnya tidak dianulir. Keputusan menganulir dua gol tersebut juga sedikit kontroversial karena tidak tepat.

Namun demikian, MU tetap bisa menyegel tiga poin penuh. Hasilnya, 'Setan Merah' bisa nangkring di puncak klasemen Grup B dengan enam poin sempurna dari dua laga mereka. Sebelumnya, MU menang 1-0 atas Besiktas.

Sementara VfL Wolfsburg bertahan di peringkat dua dengan tetap mengantungi tiga poin, berkat kemenangan di laga pertama mereka.

MU langsung menyerang sejak peluit dibunyikan dan peluang pertama didapat Antonio Valencia. Akan tetapi bola hasil sepakannya masih tidak tepat sasaran.

Wayne Rooney berhasil membawa MU memimpin di menit 28 dengan memaksimalkan umpan Dimitar Berbatov. Akan tetapi wasit menganulirnya karena hakim garis menganggap Berbatov dalam posisi offside sesaat sebelum mengirim umpan. Keputusan tersebut sedikit kontroversial mengingat bukan Berbatov yang dalam posisi offside, melainkan John O'Shea yang sama sekali tidak menyentuh bola.

Di menit berikutnya, Michael Carrick dan Berbatov bergantian melepas sepakan keras ke arah gawang Wolfsburg, tapi tak ada satu pun yang menuai hasil.

Memasuki babak kedua, Diego Benaglio membuat penyelamatan penting dengan menepis bola hasil tendangan Anderson.

Di menit 56, MU dikejutkan oleh gol Edin Dzeko. Striker yang diminati Milan itu berhasil mencuri gol setelah umpan Makoto Hasebe berhasil dilesakkannya ke gawang MU dengan kepalanya.

Tapi MU berhasil membalas tiga menit berselang. Ryan Giggs menjadi penyama kedudukan setelah bola hasil tendangan bebasnya mengenai badan salah satu pemain Wolfsburg danyang kemudian berubah arah dan mengecoh Benaglio.

Giggs berhasil membawa MU balik memimpin di menit 69, tapi golnya dianulir karena sebelumnya terjadi pelanggaran.

MU baru bisa unggul sembilan menit kemudian lewat tendangan cantik Carrick yang mengarah ke sudut atas gawang Wolfsburg. 2-1 untuk MU.

Wolfsburg berusaha mengejar ketertinggalan, sementara MU ingin mengamankan keunggulan mereka. Tak ada lagi gol tercipta di laga tersebut.
[goal/indonesia]
read more...

Ro-Ka Menangkan Madrid, Real Madrid CF 3-0 Olympique de Marseille

Cristiano Ronaldo dan Kaka kembali menjadi bintang untuk Real Madrid di laga mereka. Duet keduanya di lini tengah membuat Olympique Marseille bertekuk lutut 3-0 di Santiago Bernabeu, Kamis (1/10) dinihari WIB.

Dengan hasil itu, Real Madrid memuncaki Grup C fase grup Liga Champions dengan nilai sempurna enam poin. Sementara Marseille masih berstatus tanpa poin.
Meski menang, Madrid sempat mendapat tekanan di awal babak pertama. Sejumlah peluang juga dimiliki tim tamu lewat aksi Benoit Cheyrou dan Stephane M'Bia. Akan tetapi belum ada yang bisa memaksa Iker Casillas mengambil bola dari gawangnya.

Di menit berikutnya, gantian Madrid yang tampil menyerang. Kaka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema bergantian memberikan ujian kepada Steve Mandanda. Akan tetapi kiper Marseille itu masih mampu mengamankan gawangnya.

Mamadou Niang nyaris membobol gawang Madrid di menit 25. Akan tetapi, bola hasil tendangan keras striker asal Senegal itu berhasil diamankan Casillas.

Di babak kedua, Madrid tampil lebih efektif. Setelah usaha pertamanya di menit 52 gagal, Cristiano Ronaldo akhirnya bisa membawa timnya memimpin enam menit kemudian.

Mendapat bola hasil kiriman Pepe, Ronaldo dengan cerdas menipu Mandanda dengan melesakkan bola dengan tendangan mendatar.

Dua menit kemudian, Marseille dipaksa bermain dengan sepuluh orang setelah Souleymane Diawara mendapat kartu kuning kedua usai melakukan pelanggaran di kotak penalti. Kaka yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan membawa timnya memimpin 2-0.

Real Madrid akhirnya meraih keunggulan meyakinkan setelah Ronaldo mencetak gol keduanya di pertandingan ini di menit 64.

Kalah jumlah pemain membuat Marseille makin kesulitan melakukan balasan. Sementara Real Madrid terus menekan. Akan tetapi tidak ada gol tambahan di pertandingan tersebut dan Madrid menang 3-0. [goal/indonesia]
read more...

 

Home | Van Port All | Van Music

Season 2011/2012 © Template Design by Van RaYen