Saturday, May 28, 2011
Pemain MU Bersenjata iPad
Dalam iPad tersebut, para staf kepelatihan United sengaja memasukkan unduhan tentang statistik lengkap kekuatan pemain Barcelona. Meski dianggap sebagai figur yang menerapkan gaya kepelatihan tradisional, Alex Ferguson juga telah merangkul penggunaan teknologi itu. Ia ingin 'Setan Merah' menggunakan semua perangkat teknologi yang ada jika bisa mendatangkan manfaat bagi tim.
Ini bukan kali pertama para pemain United menggunakan kekuatan teknologi. Ketika memenangkan trofi Piala Carling dari Tottenham Hotspur dua tahun lalu, mantan kiper Ben Foster menonton nukilan para pemain Spurs ketika menjadi algojo penalti dari perangkat iPod sebelum pertandingan.
Penggunaan teknologi khususnya iPad, diakui Rio Ferdinand memberikan masukan berharga bagi rekan setimnya. Menurutnya, mereka bisa mendapat data tak ternilai dari Barcelona, dari soal info penguasaan bola hingga data wilayah-wilayah kekuasaan yang kerap menjadi kekuatan paling berbahaya dari Los Cules di lapangan.
Secara pribadi, kami memasukan semua data ke iPad pribadi tentang data pemain tertentu. Ini alat yang canggih, klaim Ferdinand kemarin. Ini tentang skenario pertandingan. Kami menggunakannya di tiap permainan. Kami melihat pemain berbeda melakukan hal berbeda dan kebiasan mereka.
United, menurut Ferdinand, baru mempelajari kekuatan Barcelona pekan ini. Ia menyatakan rekan setimnya juga menyempatkan menonton kembali tayangan video ketika mereka kalah dari Barcelona di final dua tahun lalu. "Beberapa dari kami menonton secara pribadi dan beberapa lainnya menonton ramai-ramai," ujarnya.
Ia menerangkan tayangan itu dijadikan sebagai riset sebelum kembali berlaga dengan Barcelona. Menurutnya, kunci dalam menghadapi anak-anak Pep Guardiola adalah bermain sabar. Biasanya, kami akan menghadapi satu atau dua striker. "Namun, Barcelona adalah tim berbeda dan sangat berbahaya," katanya.
Kakak dari Anton Ferdinand itu melihat Barcelona tidak akan menganggap remeh kekuatan United. Ia berharap timnya bisa menyeimbangkan kekuatannya ketika menyerang dan bertahan. "Jika kami bisa melayani Barcelona, maka kami bisa memenangkan pertandingan ini," paparnya.
(SOCCERNEWS | BAGUS WIJANARKO | TEMPOINTERAKTIF)
source read more...
Friday, May 27, 2011
Rooney Jadikan MU Raja Premier League
Bermain sebagai tamu, MU nyaris unggul melalui tandukan Nani pada menit keempat. Namun, bola hasil umpan Wayne Rooney itu hanya membentur mistar gawang.Nani kemudian menjajal keberuntungannya dengan melepaskan sebuah tembakan jarak jauh pada menit kesembilan dengan memanfaatkan umpan Ryan Giggs. Kali ini, bola meleset ke sisi kiri gawang tuan rumah.
Ancaman beruntun tim tamu direspons oleh Blackburn dengan menambah daya serang. Sempat terlibat perebutan bola, mereka berhasil menciptakan peluang pertama melalui Chris Samba pada menit kesebelas. Namun, tembakannya dari tengah kotak penalti melesat ke atas gawang Tomasz Kuszczak.MU belum menciptakan ancaman baru ketika Kuszczak terlambat mengantisipasi sebuah back-pass. Untung, sebelum kesalahan itu dimanfaatkan Jason Roberts, bek Nemanja Vidic membuang bola.
Belum genap semenit lepas dari bahaya itu, MU kecolongan gol tuan rumah yang dicetak oleh Brett Emerton. Dari tengah kotak penalti, ia menyambut umpan silang Martin Olsson dengan tendangan kaki kiri yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang Kuszczak, yang merespons tembakan itu dengan menjatuhkan diri ke arah tiang kiri gawang.
Setelahnya, kedua kubu beberapa kali bertukar serangan, tetapi tak ada peluang berarti diciptakan, sampai pada menit ke-35 Javier "Chicharito" Hernandez menembakkan umpan Ryan Giggs dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang tuan rumah, yang bisa diamankan oleh Paul Robinson.
Blackburn membalasnya dengan sebuah tembakan kaki kiri Martin Olsson pada menit ke-38, dengan memanfaatkan umpan Michel Salgado. Namun, bola melesat ke sisi kanan gawang MU.
Setelah itu, MU menciptakan dua peluang beruntun melalui Vidic, Rooney, dan Nani. Sementara eksekusi Nani diblok, tembakan Rooney dan Nani meleset dari sasaran.
Pada babak kedua, MU lebih dulu menciptakan peluang. Bukan satu, melainkan tiga secara beruntun, yaitu melalui Michael Carrick pada menit ke-49, Nani (59), dan Gigg (60). Namun, semua tembakan akurat itu dimentahkan oleh Robinson.
Blackburn membalasnya dengan dua tembakan Martin Olsson pada menit ke-63 dan ke-65. Sementara usaha pertamanya berhenti di tangan Kuszczak, eksekusi berikutnya membentur tiang kanan gawang MU.
Sekitar lima menit setelah tembakan Wayne Rooney pada menit ke-68 diblok, MU mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran Paul Robinson terhadap Chicharito. Wayne Rooney yang melakukan eksekusi secara akurat mengirim bola ke sudut kanan atas gawang, sedangkan Robinson menjatuhkan diri ke arah sebaliknya.
Setelah gol itu, MU memainkan penguasaan bola. Meski kemudian tak lagi sering menciptakan peluang, mereka berhasil mempertahankan kedudukan sampai peluit berbunyi panjang.
Sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 76 persen dan menciptakan dua peluang emas dari 12 kali usaha. Adapun tuan rumah melepaskan dua tembakan akurat dari enam kali percobaan.
Dengan satu angka itu, MU menguasai klasemen dengan 77 poin atau unggul tujuh angka dari pesaing terdekat Chelsea, yang telah memainkan 36 dari 38 laga.
MU kini menjadi tim yang paling banyak menjuarai Premier League, yaitu 19 kali. Sebelumnya, mereka berbagi reputasi itu dengan Liverpool.
Susunan pemain:
Blackburn: Paul Robinson; Phil Jones, Christopher Samba (Keith Andrews 78), Gael Givet, Michel Salgado; Jermaine Jones (David Dunn 74), Brett Emerton, Steven Nzonzi, Martin Olsson, David Hoillett (Morten-Gamst Pedersen 59); Jason Roberts
Man United: Tomasz Kuszczak; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Jonny Evans, Fabio (Paul Scholes 62); Ryan Giggs, Michael Carrick, Nani (Dimitar Berbatov 81), Antonio Valencia; Javier Hernandez, Wayne Rooney
Wasit: Philip Dowd
Tjatur Wiharyo | Kompas
source read more...
Thursday, May 26, 2011
Gary Neville Mengakhiri Pengabdiannya Pada Manchester United
Dalam laga testimonial sebagai penghormatan terhadap bek kanan yang pensiun pada Februari lalu, United dikalahkan Juventus 2-1.
Laga itu menampilkan skuad dari Class '92 yang memunculkan sejumlah pemain hebat United seperti Gary dan adiknya Phil Neville, sang legenda David Beckham, Paul Scholes dan Nicky Butt.
Kecuali Giggs yang sudah bersinar lebih dulu, angkatan Neville dkk muncul bersamaan dan menjadi pilar United selama satu dekade. Diawali dengan meraih titel Liga Primer Inggris pada 1994 dan puncaknya mereka memenangi treble, termasuk Liga Champions pada 1999.
Lagu 'This is the One' yang dibawakan The Stone Roses yang mengawali pertandingan seolah makin meneguhkan bila mereka adalah satu. Saat pemain memasuki lapangan, pada satu bagian tempat duduk, suporter membentuk mosaik yang menggambarkan wajah Neville dengan bertuliskan 'is a Red'.
Tiket hasil pertandingan yang disaksikan 42.000 penonton itu akan disumbangkan Neville pada proyek untuk membantu suporter United. Kepeduliannya pada suporter dan loyalitas Neville yang hanya membela satu klub menjadikan pemain berusia 36 ini sebagai salah satu kesayangan suporter.
Dalam laga testimonial itu, manajer Sir Alex Ferguson tak takut memainkan Scholes, Giggs dan Wayne Rooney. Padahal, mereka akan menjadi pilar kekuatan United pada final Liga Champions melawan Barcelona, Sabtu ini. Setelah bermain selama setengah jam, mereka digantikan Bebe, Gabriel Obertan dan Darron Gibson.
"Yang penting pemain tidak mengalami cedera. Dan yang paling penting, kami menang di pertandingan Sabtu," kata Neville dalam kata sambutan perpisahan yang disambut meriah oleh suporter. Ya, semua menghormati 'Red Nev' yang selama ini dikenal sebagai pemain yang selalu mengutamakan kepentingan klub dan tim ketimbang dirinya.
Manchester United: Kuszczak (Lindegaard, 45); Neville (Wootton, 85), Brown, O'Shea (Rafael, 65), P Neville; Beckham, Butt, Scholes (Gibson, 30), Giggs (Obertan, 30); Rooney (Bebe, 30), Owen (Anderson, 65). Cadangan tidak digunakan: Fabio, Evans, Gill, Smalling, Fletcher.
Juventus: Storari (Manninger, 45); Motta (Marchisio 45), Chiellini (Bonucci, 45), Melo (Giandonato, 69), De Creglie (Traore, 10); Pepe (Sorensen, 45), Krasic, Aquilani (Martinez, 45), Barzagli (Salihamidzic, 65); Toni (Matri, 45), Del Piero (Boniperti, 65). Cadangan tidak digunakan: Buffon.
(Ivena Kasatyo | Goal Indonesia)
read more...
Wednesday, November 03, 2010
MU Singkirkan Bursaspor 0 - 3 - Liga Champions Grup C
Bermain di kandang Bursaspor, Stadion Bursa Ataturk, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, MU harus berterima kasih kepada tiga pemainnya yang mencetak gol, Darren Fletcher, Gabriel Obertan dan Bebe.
Dengan kemenangan ini, MU pun berhak duduk di puncak klasemen sementara Grup C dengan nilai 10 dari empat laga. Pasukan Sir Alex Ferguson pun tinggal butuh hasil seri di laga berikut untuk lolos ke 16 Besar.
Sementara Bursaspor yang belum mendapat satu pun angka dipastikan tersingkir setelah Valencia di saat bersamaan menekuk Glasgow Rangers 3-0.
Jalannya pertandingan
Meski berstatus sebagai tamu, MU tetap berusaha tampil menguasai pertandingnan. Namun Bursaspor yang enggan menyeran pun terlihat memberikan perlawanan ketat.
Sebuah peluang menghampiri MU di menit 11. Sebuah tendangan deras dari Dimitar Berbatov dari luar kotak penalti gagal menaklukkan kiper Dimitar Ivankov.
Pada menit ke-20, giliran Bursaspor yang mendapatkan sebuah kesempatan. Lolos dari jebakan off-side, Sercan Yildirim mencoba menaklukkan kiper Edwin van der Sar dengan tendangan chipnya, tapi Van Der Sar menepisnya.
Di menit 38, MU sukses menjebol gawang Bursaspor lewat Paul Scholes. Namun gol itu dianulir wasit akibat Scholes sudah lebih dahulu handball saat menguasai bola.
Dua menit menjelang turun minum, kesalahan Van Der Sar nyaris membuat pemain Bursaspor bisa mencetak gol. Namun kegagalan Van Der Sar menghadang sepakan Gustav Svensson tidak berujung gol karena bola melayang.
Pertandingan berubah drastis di babak kedua. Dua menit laga berjalan, umpan terobosan Michael Carrick berhasil diteruskan oleh Fletcher dengan tendangannya untuk menjadi gol. 1-0 buat tim tamu.
Bursaspor nyaris memberikan jawaban instan dua menit kemudian. Namun gol gagal tercipta karena tendangan Ivan Ergic dari jarak 25-an meter bisa ditepis oleh Van Der Sar.
Van Der Sar dipaksa bekerja keras kali ini. Di menit 51, Federico Insua menusuk ke kotak penalti MU dan mengakhiri aksinya dengan tendangan kaki kiri yang bisa ditepis Van Der Sar keluar.
MU kemudian menggandakan keunggulannya saat laga memasuki menit 72. Sebuah tendangan kaki kanan Gabriel Obertan memanfaatkan umpan Park Ji-sung sukses membuat 'Setan Merah' melaju 2-0.
Empat menit berselang, MU mengunci tiga angka dengan gol ketiga dalam laga ini. Umpan terobosan Scholes diteruskan oleh Bebe dengan sepakan kaki kanan dan skor pun berubah jadi 3-0 buat MU.
Skor 3-0 buat kemenangan tim tamu ini pun akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Susunan pemain
Bursaspor: Ivankov; Tandogan, Ozturk, Erdogan, Wederson; Bahadir, Ergic, Svensson, Sen (Odabasi 81); Yildirim (Ipek 74), Insua (Nunez 74)
MU: Van der Sar; Rafael, Vidic, Smalling, Evra (Fabio 81); Carrick, Scholes; Nani (Park 29) Fletcher (Bebe 63), Obertan; Berbatov (Arya Perdhana - detiksport)
source
read more...
Monday, August 09, 2010
Gelar Ke-18 Community Shield Red Devils
Manchester United membuka musim 2010-11 dengan baik. Menghadapi Chelsea di ajang Community Shield di Stadion Wembley, Minggu (8/8), Red Devils menang dengan skor 3-1.
Pertandingan babak pertama berlangsung dengan ketat dan keras. Tekel keras Paul Scholes terhadap Florent Malouda pada awal pertandingan memperlihatkan tensi pertandingan yang berlangsung tinggi.
Pada menit ke-16, Chelsea mendapatkan peluang emas. Hasil umpan tendangan bebas Malouda berhasil disundul Branislav Ivanovic yang memenangkan duel udara melawan rekan senegaranya, Nemanja Vidic. Tetapi dengan gemilang Edwin Van Der Sar menepis sundulan Ivanovic.
Empat menit sebelum babak pertama berakhir, The Red Devils membuka keunggulan. Berawal dari crossing datar Wayne Rooney, Antonio Valencia berhasil mengecoh penjaga gawang The Blues, Henrique Hilario. Babak pertama berakhir dengan keunggulan MU 1-0.
Pada awal babak kedua, MU mengganti tiga pemainnya sekaligus. Rooney, Michael Owen dan Park Ji-Sung ditarik keluar digantikan Javier "Chicharito" Hernandez, Dimitar Berbatov dan Luis Nani.
Tetapi kendali serangan tetap dikuasai oleh anak-anak asuhan Carlo Ancelotti yang tertinggal satu gol saat jeda. Keasyikan menyerang, gawang Chelsea kembali bobol.
Melalui sebuah serangan balik, Valencia melepaskan umpan silang ke tiang jauh, menuju Chicharito yang tak terkawal. Gol dia terbilang unik. Bermaksud melakukan tendangan voli, bola yang ditembaknya lebih dulu membentur wajahnya. Namun, bola tetap bergulir masuk gawang Hilario.
The Blues tidak tinggal diam. Pada akhirnya serangan Chelsea membuahkan hasil pada menit ke-83. Sepakan pemain pengganti, Daniel Sturridge dapat ditepis Van Der Sar. Bola muntah mengarah ke kaki Salomon Kalou yang tanpa kesulitan dapat memperkecil ketinggalan The Blues.
Memasuki menit kedua tambahan waktu, MU memastikan kemenangan lewat aksi Berbatov. Umpan terobosan Nani dapat dimaksimalkan oleh Berbatov yang dengan cerdik melambungkan bola melewati kepala Hilario. Gol tersebut merupakan gol terakhir yang tercipta, sehingga skor menjadi 3-1 untuk kemenangan MU.
Ini adalah keberhasilan ke-18 MU di ajang Community Shield, yang dulu bernama Charity Shield. Atau gelar ke-14 secara individu mengingat 4 gelar lainnya berstatus juara bersama. (Okky)
Chelsea (4-3-3): Hilario; Ferreira (Bruma 78), Ivanovic, Terry (c), Cole (Zhirkov 78); Essien, Mikel (Drogba 59), Lampard; Kalou, Anelka (Sturridge 59), Malouda (Benayoun 72).
Gol: Kalou (83)
Manchester United (4-4-2): Van der Sar; O'Shea, Vidic, Evans, Fabio (Smalling 70); Valencia, Scholes (Giggs 79), Carrick (Fletcher 79), Park (Nani H-T); Rooney (Hernandex (H-T), Owen (Berbatov H-T).
Gol: Valencia (41), Hernandez (76), Berbatov (92).
Top 10 Peraih Gelar Terbanyak :
Manchester United 18 (14/4)
Liverpool 15 (10/5)
Arsenal 12 (11/1)
Everton 9 (8/1)
Tottenham 7 (4/3)
Chelsea 4
Wolverhampton 4 (1/3)
Manchester City 3
Leeds United 2
Burnley 2 (1/1)
West Brom 2 (1/1)
source
read more...





