Monday, August 01, 2011

Jadwal Tanding Timnas Indonesia Grup E Pra Piala Dunia 2014

Boaz Salossa / vivanews
JAKARTA - Dari hasil drawing, Timnas Indonesia tergabung dalam grup E kualifikasi grup Pra-Piala Dunia 2014 Brasil. Firman Utina Cs akan melakoni laga pertama menghadapi Iran, tim unggulan Grup E.
Laga yang digelar 2 September mendatang di Teheran melaewan Iran. Kemudian pasukan Garuda akan menjamu Bahrain di Stadion Glora Bung Karno, 6 September. Berikut jadwal pertandingan Timnas Indonesia di ajang Pra-Piala Dunia 2014:

2 September 2011
Iran vs Indonesia
Bahrain vs Qatar
6 September 2011
Qatar vs Iran
Indonesia vs Bahrain

11 Oktober 2011
Iran vs Bahrain
Indonesia vs Qatar

11 November 2011
Qatar vs Indonesia
Bahrain vs Iran

15 November 2011
Qatar vs Bahrain
Indonesia vs Iran

29 Februari 2012
Iran vs Qatar
Bahrain vs Indonesia

Adi Suhendi | TribunNews
read more...

Wednesday, June 08, 2011

Brasil Menang di Partai Perpisahan Ronaldo

Ronaldo saat juara piala dunia 2002 di Jepang
Sebuah laga emosionil baru saja dilalui Ronaldo Luiz Nazario da Lima bersama timnas Brasil kala menjamu Rumania di Sao Paulo, (7/6). Partai testimonial buat mantan striker berjuluk R9 itu berakhir dengan kemenangan buat Selecao.

Meski hanya bermain kurang dari 20 menit, Ronaldo masih mampu menyajikan permainan menawan. Tubuh yang semakin gemuk tak mempengaruhi stamina legenda Selecao tersebut untuk bermain dari akhir babak pertama hingga turun minum.



Pada saat turun minum, Ronaldo mengucapkan salam perpisahan kepada fans dengan berkeliling lapangan sambil membentangkan bendera Brasil.

"Terima kasih atas apa yang sudah kalian berikan selama karier saya," ucap Ronaldo kepada fans. "Terima kasih telah menerima saya apa adanya. Untuk ikut menangis ketika saya menangis. Tersenyum ketika saya juga tersenyum."

Para fans yang memadati staion memang sengaja hadir untuk ikut merayakan partai perpisahan Ronaldo. Tak heran jika hampir di seluruh penjuru stadion terlihat spanduk-spanduk yang bertuliskan ucapan perpisahan untuk sang bintang.

"Brasil berterima kasih kepada Ronaldo," tulis sebuah spanduk yang dibentangkan oleh fans.

"Cuma ada satu Ronaldo," bunyi pada spanduk lainnya.

Pada awal laga, Pelatoh Selecao, Mano Menezes memang sengaja tak memasang Ronaldo sebagai starter. Posisi trisula ujung tombak dipercayakan kepada Neymar, Robinho, dan Fred. Bahkan, Fred juga yang mampu mencetak satu-satunya gol kemenangan Brasil pada menit ke-21.

Sepuluh menit setelah mencetak gol, Menezes akhirnya menarik keluar Fred, dan digantikan oleh Ronaldo. Sambutan meriah diberikan oleh fans yang hadir di stadion setiap sang legenda menyentuh bola. Sayang dia gagal membukukan gol pada laga ini meski mendapat beberapa peluang.

"Saya punya tiga kesempatan, tapi sayang tak bisa mencetak gol di partai terakhir saya," ucap Ronaldo sedikit menyesal.

Selama kariernya, Ronaldo memang masih menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi Selecao dengan 67 gol dari 104 penampilan. Dia cuma kalah dari legenda lain, Pele yang membukukan 95 gol selama kariernya.

Selama kariernya, Ronaldo sudah beberapa kali pindah klub. Klub pertamanya di Eropa adalah bersama PSV Eindhoven. Puncak karier dirasakan saat berseragam Barcelona, sebelum akhirnya sempat juga bermain bersama Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan.

Debut bersama timnas dirasakan saat usianya menginjak 17 tahun, pada 1994 silam. Puncak prestasi bersama Selecao adalah ketika mencetak dua gol ke gawang Jerman, dan membawa Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya pada 2002.

(Irawan | duniasoccer)
source
read more...

Saturday, May 28, 2011

Pemain MU Bersenjata iPad

Manchester - Era sepak bola modern tak luput dari penggunaan teknologi canggih. Hal itu dilakukan Manchester United yang memberi setiap pemainnya komputer tablet keluaran Apple, iPad, untuk menghadapi Barcelona pada babak final Liga Champions dini hari nanti.
Dalam iPad tersebut, para staf kepelatihan United sengaja memasukkan unduhan tentang statistik lengkap kekuatan pemain Barcelona. Meski dianggap sebagai figur yang menerapkan gaya kepelatihan tradisional, Alex Ferguson juga telah merangkul penggunaan teknologi itu. Ia ingin 'Setan Merah' menggunakan semua perangkat teknologi yang ada jika bisa mendatangkan manfaat bagi tim.

Ini bukan kali pertama para pemain United menggunakan kekuatan teknologi. Ketika memenangkan trofi Piala Carling dari Tottenham Hotspur dua tahun lalu, mantan kiper Ben Foster menonton nukilan para pemain Spurs ketika menjadi algojo penalti dari perangkat iPod sebelum pertandingan.

Penggunaan teknologi khususnya iPad, diakui Rio Ferdinand memberikan masukan berharga bagi rekan setimnya. Menurutnya, mereka bisa mendapat data tak ternilai dari Barcelona, dari soal info penguasaan bola hingga data wilayah-wilayah kekuasaan yang kerap menjadi kekuatan paling berbahaya dari Los Cules di lapangan.

Secara pribadi, kami memasukan semua data ke iPad pribadi tentang data pemain tertentu. Ini alat yang canggih, klaim Ferdinand kemarin. Ini tentang skenario pertandingan. Kami menggunakannya di tiap permainan. Kami melihat pemain berbeda melakukan hal berbeda dan kebiasan mereka.

United, menurut Ferdinand, baru mempelajari kekuatan Barcelona pekan ini. Ia menyatakan rekan setimnya juga menyempatkan menonton kembali tayangan video ketika mereka kalah dari Barcelona di final dua tahun lalu. "Beberapa dari kami menonton secara pribadi dan beberapa lainnya menonton ramai-ramai," ujarnya.

Ia menerangkan tayangan itu dijadikan sebagai riset sebelum kembali berlaga dengan Barcelona. Menurutnya, kunci dalam menghadapi anak-anak Pep Guardiola adalah bermain sabar. Biasanya, kami akan menghadapi satu atau dua striker. "Namun, Barcelona adalah tim berbeda dan sangat berbahaya," katanya.

Kakak dari Anton Ferdinand itu melihat Barcelona tidak akan menganggap remeh kekuatan United. Ia berharap timnya bisa menyeimbangkan kekuatannya ketika menyerang dan bertahan. "Jika kami bisa melayani Barcelona, maka kami bisa memenangkan pertandingan ini," paparnya.

(SOCCERNEWS | BAGUS WIJANARKO | TEMPOINTERAKTIF)
source
read more...

Friday, May 27, 2011

Rooney Jadikan MU Raja Premier League

BLACKBURN — Penyerang Manchester United (MU), Wayne Rooney, mencetak gol yang membawa timnya mendulang hasil seri 1-1 dari Blackburn Rovers di Ewood Park, Sabtu (14/5/2011). Dengan hasil itu, gelar juara Premier League musim ini resmi menjadi milik "Setan Merah".

Bermain sebagai tamu, MU nyaris unggul melalui tandukan Nani pada menit keempat. Namun, bola hasil umpan Wayne Rooney itu hanya membentur mistar gawang.Nani kemudian menjajal keberuntungannya dengan melepaskan sebuah tembakan jarak jauh pada menit kesembilan dengan memanfaatkan umpan Ryan Giggs. Kali ini, bola meleset ke sisi kiri gawang tuan rumah.


Ancaman beruntun tim tamu direspons oleh Blackburn dengan menambah daya serang. Sempat terlibat perebutan bola, mereka berhasil menciptakan peluang pertama melalui Chris Samba pada menit kesebelas. Namun, tembakannya dari tengah kotak penalti melesat ke atas gawang Tomasz Kuszczak.MU belum menciptakan ancaman baru ketika Kuszczak terlambat mengantisipasi sebuah back-pass. Untung, sebelum kesalahan itu dimanfaatkan Jason Roberts, bek Nemanja Vidic membuang bola.



Belum genap semenit lepas dari bahaya itu, MU kecolongan gol tuan rumah yang dicetak oleh Brett Emerton. Dari tengah kotak penalti, ia menyambut umpan silang Martin Olsson dengan tendangan kaki kiri yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang Kuszczak, yang merespons tembakan itu dengan menjatuhkan diri ke arah tiang kiri gawang.



Setelahnya, kedua kubu beberapa kali bertukar serangan, tetapi tak ada peluang berarti diciptakan, sampai pada menit ke-35 Javier "Chicharito" Hernandez menembakkan umpan Ryan Giggs dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang tuan rumah, yang bisa diamankan oleh Paul Robinson.



Blackburn membalasnya dengan sebuah tembakan kaki kiri Martin Olsson pada menit ke-38, dengan memanfaatkan umpan Michel Salgado. Namun, bola melesat ke sisi kanan gawang MU.



Setelah itu, MU menciptakan dua peluang beruntun melalui Vidic, Rooney, dan Nani. Sementara eksekusi Nani diblok, tembakan Rooney dan Nani meleset dari sasaran.



Pada babak kedua, MU lebih dulu menciptakan peluang. Bukan satu, melainkan tiga secara beruntun, yaitu melalui Michael Carrick pada menit ke-49, Nani (59), dan Gigg (60). Namun, semua tembakan akurat itu dimentahkan oleh Robinson.



Blackburn membalasnya dengan dua tembakan Martin Olsson pada menit ke-63 dan ke-65. Sementara usaha pertamanya berhenti di tangan Kuszczak, eksekusi berikutnya membentur tiang kanan gawang MU.



Sekitar lima menit setelah tembakan Wayne Rooney pada menit ke-68 diblok, MU mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran Paul Robinson terhadap Chicharito. Wayne Rooney yang melakukan eksekusi secara akurat mengirim bola ke sudut kanan atas gawang, sedangkan Robinson menjatuhkan diri ke arah sebaliknya.



Setelah gol itu, MU memainkan penguasaan bola. Meski kemudian tak lagi sering menciptakan peluang, mereka berhasil mempertahankan kedudukan sampai peluit berbunyi panjang.



Sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 76 persen dan menciptakan dua peluang emas dari 12 kali usaha. Adapun tuan rumah melepaskan dua tembakan akurat dari enam kali percobaan.



Dengan satu angka itu, MU menguasai klasemen dengan 77 poin atau unggul tujuh angka dari pesaing terdekat Chelsea, yang telah memainkan 36 dari 38 laga.



MU kini menjadi tim yang paling banyak menjuarai Premier League, yaitu 19 kali. Sebelumnya, mereka berbagi reputasi itu dengan Liverpool.

Susunan pemain:
Blackburn: Paul Robinson; Phil Jones, Christopher Samba (Keith Andrews 78), Gael Givet, Michel Salgado; Jermaine Jones (David Dunn 74), Brett Emerton, Steven Nzonzi, Martin Olsson, David Hoillett (Morten-Gamst Pedersen 59); Jason Roberts

Man United: Tomasz Kuszczak; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Jonny Evans, Fabio (Paul Scholes 62); Ryan Giggs, Michael Carrick, Nani (Dimitar Berbatov 81), Antonio Valencia; Javier Hernandez, Wayne Rooney

Wasit: Philip Dowd

Tjatur Wiharyo | Kompas
source
read more...

Thursday, May 26, 2011

Gary Neville Mengakhiri Pengabdiannya Pada Manchester United

Dalam setiap pertandingan kandang Manchester United di Old Trafford, banyak suporter yang sudah meninggalkan kursi meski peluit akhir belum dibunyikan. Terutama bila United sudah pasti mengantongi kemenangan. Namun, itu tak berlaku pada sebuah pertandingan testimonial untuk menghormati mantan kapten United Gary Neville, Rabu (25/5) dinihari WIB.

Dalam laga testimonial sebagai penghormatan terhadap bek kanan yang pensiun pada Februari lalu, United dikalahkan Juventus 2-1.

United unggul lebih dulu pada menit ke-18, ketika umpan silang Ryan Giggs disambut sontekan Wayne Rooney dari jarak dekat. Namun Juventus mampu menyamakan kedudukan sebelum jeda. Tandukan Simone Pepe lewat crossing Milos Krasic dari sayap kanan tak mampu diblok Kuszczak. Manuel Giandonato menjadi penentu kemenangan. Tendangan bebasnya dari sayap kiri melengkung ke tiang jauh gawang United di menit ke-78.





Laga itu menampilkan skuad dari Class '92 yang memunculkan sejumlah pemain hebat United seperti Gary dan adiknya Phil Neville, sang legenda David Beckham, Paul Scholes dan Nicky Butt.



Kecuali Giggs yang sudah bersinar lebih dulu, angkatan Neville dkk muncul bersamaan dan menjadi pilar United selama satu dekade. Diawali dengan meraih titel Liga Primer Inggris pada 1994 dan puncaknya mereka memenangi treble, termasuk Liga Champions pada 1999.



Lagu 'This is the One' yang dibawakan The Stone Roses yang mengawali pertandingan seolah makin meneguhkan bila mereka adalah satu. Saat pemain memasuki lapangan, pada satu bagian tempat duduk, suporter membentuk mosaik yang menggambarkan wajah Neville dengan bertuliskan 'is a Red'.





Tiket hasil pertandingan yang disaksikan 42.000 penonton itu akan disumbangkan Neville pada proyek untuk membantu suporter United. Kepeduliannya pada suporter dan loyalitas Neville yang hanya membela satu klub menjadikan pemain berusia 36 ini sebagai salah satu kesayangan suporter.



Dalam laga testimonial itu, manajer Sir Alex Ferguson tak takut memainkan Scholes, Giggs dan Wayne Rooney. Padahal, mereka akan menjadi pilar kekuatan United pada final Liga Champions melawan Barcelona, Sabtu ini. Setelah bermain selama setengah jam, mereka digantikan Bebe, Gabriel Obertan dan Darron Gibson.





"Yang penting pemain tidak mengalami cedera. Dan yang paling penting, kami menang di pertandingan Sabtu," kata Neville dalam kata sambutan perpisahan yang disambut meriah oleh suporter. Ya, semua menghormati 'Red Nev' yang selama ini dikenal sebagai pemain yang selalu mengutamakan kepentingan klub dan tim ketimbang dirinya.



Manchester United: Kuszczak (Lindegaard, 45); Neville (Wootton, 85), Brown, O'Shea (Rafael, 65), P Neville; Beckham, Butt, Scholes (Gibson, 30), Giggs (Obertan, 30); Rooney (Bebe, 30), Owen (Anderson, 65). Cadangan tidak digunakan: Fabio, Evans, Gill, Smalling, Fletcher.



Juventus: Storari (Manninger, 45); Motta (Marchisio 45), Chiellini (Bonucci, 45), Melo (Giandonato, 69), De Creglie (Traore, 10); Pepe (Sorensen, 45), Krasic, Aquilani (Martinez, 45), Barzagli (Salihamidzic, 65); Toni (Matri, 45), Del Piero (Boniperti, 65). Cadangan tidak digunakan: Buffon.





(Ivena Kasatyo | Goal Indonesia)
read more...

Thursday, April 07, 2011

Rooney Jawab Kritik dengan Gol Fantastis

Wayne Rooney cetak gol di menit 24''
London - Wayne Rooney membiarkan kakinya berbicara dengan gol babak pertama yang luar biasa dalam pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions melawan Chelsea di kandang Chelsea, Stamford Bridge, Kamis 7 april 2011. Rooney mengantarkan klubnya, Manchester United unggul 1-0.



Gol Rooney itu adalah "jawaban" dari segala kritik dan tekanan yang dari berbagai pihak. Pemain bengal ini sedang menghadapi ancaman sanksi dari FA karena umpatannya dalam siaran live TV Sabtu lalu. Waktu itu setelah membuat hattrick, Rooney di depan kamera mengejek dan mengumpat pendukung West Ham. Tapi, tekanan itu ternyata tak membuatnya tampil buruk dalam pertandingan Liga Champions itu.

Gol Rooney tercipta berkat kerja sama dengan gelandang kiri Ryan Giggs. Rooney yang mendapat umpan dari Giggs langsung menyambar bola. Tendangan keras Rooney kemudian membentur tiang dalam dan bergetarlah gawang Chelsea.



Meski bermain di kandang lawan, dalam pertandingan itu Setan Merah berhasil tampil lepas. Mereka justru mendominasi pertandingan. Ini hal yang tak lazim bagi MU saat bermain melawan musuh bebuyutan mereka Chelsea, apalagi ini bermain di kandang The Blues. Tapi, Rooney dan kawan-kawan tampil prima. Rooney memberikan banyak inspirasi bagi lini tengah dan depan MU. Kerja kerasnya pun berbuah kemenangan dan itu membuat Chelsea punya PR sulit pada pertandingan Liga Champions putaran kedua di Old Trafford Selasa depan. Kemenangan itu juga membuka peluang MU untuk melaju ke semi final Liga Champions.

"Wayne dalam kondisi luar biasa," kata bos United Alex Ferguson dalam sebuah wawancara televisi. "Dia memberi kami sebuah kesempatan hebat untuk sampai ke semi final Liga Champions.”



"(Ia) bermain sangat baik, benar-benar luar biasa. Keinginannya untuk bermain mengagumkan," Ferguson menambahkan. Ferguson tahu Rooney banyak mendapat pelecehan pada malam pertandingan itu. Dia mendapat banyak tackle. "Ttapi dia bangkit dan bermain. Ini menunjukkan keberanian pemain. Dia mendapat penghargaan yang besar."

Bagi Chelsea, kekalahan ini adalah pukulan telak. Harapan mereka untuk mengejar gelar di ajang Liga Primer sudah pupus. Mereka tak bisa mengejar Manchester United yang duduk di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Mereka juga tak bisa menggeser Arsenal yang ada di posisi kedua. Piala Liga Champions adalah satu-satunya kesempatan yang tersisa bagi Chelsea dan pasukan asuhan Carlo Ancelotti itu. Sayangnya, dalam permainan Kami itu, Chelsea bermain terlalu datar. Hanya sesekali tercipta peluang gol. Di antaranya saat tembakan Frank Lampard dihadang Patrice Evra sebelum turun minum.



Kemenangan MU itu juga sekaligus menorehkan rekor baru. United belum pernah menang di Stamford Bridge sejak 2002. MU terakhir kali mengalahkan Chelsea saat final Liga Champions pada2008 melalui adu penalti.

Hasil pertandingan putaran pertama perempat final Liga Champions :

Chelsea 0 - Manchester United 1
Tempat: Stamford Bridge, London
Pencetak gol: Wayne Rooney 24
Babak pertama: 0-1



Chelsea : Cech 1-Petr, 17-Jose Bosingwa (12-John Obi Mikel 79), 2-Branislav Ivanovic, 26-John Terry, Cole 3-Ashley; 7-Ramires, 8-Frank Lampard, Essien 5-Michael, 18 Yuri Zhirkov-Malouda 15-Florent 70); 11-Didier Drogba (39-Nicolas Anelka 70), Torres 9-Fernando.



Manchester United : van der Sar 1-Edwin; da Silva 21-Rafael (17-Nani 51), 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, Patrice Evra 3-; Valencia 25-Antonio, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-sung (12-Chris Smalling 90 +4), 14-Javier Hernandez (9-Dimitar Berbatov 78), 10-Wayne Rooney.

Wasit : Alberto Undiano Mallenco (Spanyol)



(REUTERS | ERWIN Z | TEMPO INTERAKTIF)
source
read more...

 

Home | Van Port All | Van Music

Season 2011/2012 © Template Design by Van RaYen